Sabtu, 10 Agustus 2013

AHLUSSUNAH WAL-JAMA’AH AKAN MENAGIS DI SELURUH DUNIA


AHLUSSUNAH WAL-JAMA’AH AKAN MENAGIS DI SELURUH DUNIALEBIH BAIK MENDUKUNG PEMERINTAHAN YANG SYAH DARI PADAMENDUKUNG PEMBERONTAK DIBAWA KENDALI ZIONIST MSIS RAKSASA ILUMINATI



Mendukung Negara yang berdaulat yang dihasilkan secara demokratis itu yang tepat.Pristiwa di suriah buat kita serba bingung,disatu sisi kita,memang tidak menyetujui dipimpin syi'ah (banyak pejabat syi’ah dalam pemerintahanya),disisi lain kita memikirkan Ahlussunnah Wal-Jama'ah,yang membuat kita benci adalah kok dicampurtangani oleh Saudi ,fakistan degan kekuatan Yahudi,Inggris dan Amerika.Yang utama bela Negara bagi warganya baik syi’ah maupun Aswajah bagi Negara suria,bagi Ahlussunnah Wal-Jama'ah mati syahid karena Bela Negara,sementara bagi syi’ah sebagai wargan Negara berkewajiban ikut bela negara,meskipun umat nasrani di Negara suria wajib bela Negara .Untuk kemudian berjuang lagi secara demokrasi,agar yang memimpin orang Ahlussunah Wal-Jama'ah.

Ya…kalo yang terpilih orang wahabi di suria itu memangkeinginan Bani Saud.
Menurut kabar Assad itu Ahlussunnah Wal-Jama’ah,hanya saja pendukungnya banyak warga syi’ah.Menurut sumber berita bahwa :Sebetulnya antara Iran (Syi’ah), Amerika (Nasharani) dan Israel (Yahudi) adalah satu tubuh dan bersekongkol. Untuk memuluskan rencananya menguasai dunia, akhirnya mereka membuat sebuah “pencitraan” bagi dunia islam. Digambarkan seakan-akan Iran bermusuhan dengan Israel yang dibantu Amerika. Ini hanya topeng saja untuk menutupi kebengisan Syi’ah yang hobi membantai kaum muslimin sejak zaman Nabi Muhammad saw hingga saat ini (Report: Iran officials told Assad to focus on Israel to divert attention from Syria crisis. www.haaretz.com 14 Mar 2012).

Sebagaimana kita ketahui baik Bani Saud maupun Iran adalah sama-sama zionnist milik Yahudi di bawa misi raksasa ILUMINATI.dan kesan yang didapat terjadinya pemberontakan,dan kempemipinan suria sa’at ini tidak terlepas dari trick entrick Yahudi,Amerika dan Inggris. Mungkin analog yang bisa dipakai dalam kemenagan Basar Al-Assad adalah dukungan Syi’ah Iran,kemudian diciptakan kebencian kepada Syi’ah di Suria “ Kau yang berjanji kau yang mengingkari” ,sehingga pemberontakan itu terjadi .

Kemudian dibalik layar Iran tampil perkasa bersama esrail,dan pada ahirnya Iran akan meluluh lantahkan Mekkah dan madina degan menciptakan issue politik Hizbnu Tahrir,dibawa sekenario busuk antara Wahabi, syi’ah dalam misi ILUMINATI Bangsa Yahudi,dan yang menagis adalah kaum muslimin yang berpegang teguh kepada Sunnah Rasulullah dan Chulafairosidin dan Al-Ulamak Warisatul Ambiak.Dimana kita ketahui bahwa misi Iran,hendak meleyapkan Mushaf Ustman di muka bumi,mencabik-cabik jasad Sayyidina Abu Bakar dan Umar ra,dan sementara Wahabi menghilangkan asset-aset monumental Rasulullah Saw dan segala hal yang dianggapnya Musrik dan,mengantikanya degan asset-aset Jahiliyah seperti yang sudah terlihat sampai sekarang ini,Astagfirullah….. bahkan lebih musrik dari apa yang dikatakan Musrik oleh Wahabi dimana kita telah ketahui bahwa Bani Saud telah kembali ke Lata dan Uzza .

Look at You Tube : LATA DAN UZZA AKAN DISEMBAH KEMBALI http://www.youtube.com/watch?v=k8kMXasJdkI , dan termasuk mengeluarkan Makam Rasulullah Saw dari masjid Nabawi dll.Dan mengelu-elukan Nabi Bani Saud Muhammad bin Abdul Wahab. Sehingga benar-benar AHLUSSUNAH WAL-JAMA’AH MENAGIS Di Seluruh dunia.Astagfirullahal “aziem….Allahuakbar !

Apapun Alasanya membela Suria itu lebih penting untuk mengalakan pemberontak dinegaranya yang didukung Mujahidin Bani Saudi dan Mujahidin Fakistan yang bekerjasama degan Zionist,dan yang telah memberi bala bantuan militer ,mendukung Bughot (pemberontakan)degan kekuatan Bangsa Yahudi,Amerika dan Ingrris ,yang semata-mata menciptakan komplik ditegah kaum muslimin dalam negaranya sendiri.Mustinya tak ada turut campur tangan dari pihak manapun,bagi suriyah menyelesaikan pemberotakan kepada pemerintahan yang sah dan telah melewati pemilihan Presiden secara demoratis,Biarkan pemeintahan Suria mengatasi para pembrotak di Negaranya .

Bila tidak suka kepada masa kepemimpinan Bassar Al-Assad ,sebagaimana kita ketahui masa jabatan presiden ada jangka waktunya,dan bisa melakukan Pemilihan Umum kembali. Jagan sampai melalui pemberontakan kepada Negara yang berdaulat.seperti sekarag ini. Jika Mujahidin Bani Saud dan Mujahidin Fakistan masih merasa Islam.Tapi apa hendak dikata karena pada keyataanya kedua kubu baik Wahabi maupun Syi’ah sama-sama berlatar belakang itikod dan syari’at Yahudi dan milik Zionist di Jazira Arabia.Lahaula wala qowata ila bilahil ‘aliyil’aziem.

Kesimpulanya lebih baik mendukung Presiden Basar Al-Assad jika perlu dari pada mendukung pemberontak,setidaknya tidak member bantuan apapun kepada pemberontak,yang dalam keyataanya mereka adalah dalam sekenario cengkaraman misi Iluminati misi politik dunia akan memonopoli ekonomi,keuangan,minyak milik zionist (Aramco) melalui Saudi dan perdagangan senjata Yahudi,Amerika dan inggris di Suria,sebagai roduk Srigala Yahudi,Amerika dan Inggris.Untuk itu saudara-saudaraku jagan mau diadu domba untuk medukung para pemberontak,karena hukum Kudeta/Bughot itu sangat jelas dilarang keras/diharamkan.

BARANG SIAPA MELAKUKAN KUDETA/PEMBEROTANKAN/BUGHOT,MAKA MATINYA MATI JAHILIYYAH DAN MATI JAHILIYYAH,CARA MATI YANG DICIPTAKAN YAHUDI DAN PENGIKUT NABI-NABI PALSU,UNTUK ITU MENGHINDARLAH DARI MEREKA.

Kudeta :Dari Abu Ruqayyah Tamim ad-Dari, bahwa Nabi telah bersabda, “Agama (Islam) itu adalah nasehat.” (beliau mengulanginya tiga kali), Kami bertanya, “Untuk siapa, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Untuk Allah, kitab-Nya, rasul-Nya, imam-imam kaum muslimin, dan kaum muslimin umumnya.” [HR Bukhari, Muslim, Ahmad]Arfajah Ibnu Syuraih Ra berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa datang kepadamu ketika keadaanmu bersatu, sedang ia ingin memecah belah persatuanmu, maka bunuhlah ia.” Riwayat Muslim.Dari Abu Said al Khudriy bahwa Rasulullah saw bersabda,”Apabila ada baiat kepada dua orang khalifah maka bunuhlah yang terakhir dari keduanya.” (HR. Ahmad).

KEWAJIBAN TA’AT KEPADA PEMERINTA :

Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma dari Nabi s.a.w., sabdanya: “Wajib atas seorang Muslim untuk mendengar dengan patuh serta mentaati, baik dalam hal yang ia senangi dan yang ia benci, melainkan jikalau ia diperintah untuk sesuatu kemaksiatan. Maka apabila ia diperintah -oleh penguasa pemerintahan- dengan sesuatu kemaksiatan, tidak bolehlah ia mendengarkan perintahnya itu dan tidak boleh pula mentaatinya.” (Muttafaq ‘alaih)Dari Ibnu Umar r.a.

pula, katanya: “Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: Barangsiapa yang melepaskan tangan ketaatan -yakni keluar dari ketaatan terhadap penguasa pemerintah-, maka orang itu akan menemui Allah pada hari kiamat, sedang ia tidak mempunyai hujjah -alasan lagi untuk membela diri dari kesalahannya itu-. 

Adapun yang meninggal dunia sedang di lehernya tidak ada pembai’atan -untuk mentaati pada pemerintahan yang benar-, maka matilah ia dalam keadaan mati jahiliyah.” (Riwayat Muslim) .Dalam riwayat Imam Muslim yang lain disebutkan: “Dan barangsiapa yang mati dan ia menjadi orang yang memecah belah persatuan umat -kaum Muslimin-, maka sesungguhnya ia mati dalam keadaan mati jahiliyah.”

Dari Anas r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Dengarlah olehmu semua dengan patuh dan taatlah pula, sekalipun yang digunakan -yakni yang diangkat sebagai pemegang pemerintahan- atasmu semua itu seorang hamba sahaya keturunan Habsyi -orang berkulit hitam-, yang di kepalanya itu seolah-olah ada bintik-bintik hitam kecil-kecil.” (Riwayat Bukhari)Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Wajiblah atasmu itu mendengar dengan patuh serta mentaati baik engkau dalam keadaan sukar ataupun lapang, juga baik engkau dalam keadaan rela menerima perintah itu ataupun dalam keadaan membencinya dan juga dalam hal yang mengalahkan kepentingan dirimu sendiri.” (Riwayat Muslim)


KABAR ISLAM ;

Ada video Syekh Muhammad Al Arifi yang menceritakan kekejaman kaum Syi’ah di Suriah yang menurutnya membantai dan memperkosa Muslim Sunni di sana:Video M Al ArifiPertama-tama kita harus paham bahwa di Suriah itu 75% penduduknya adalah Muslim Sunni. Ada pun Syi’ah hanya 13%. Logiskah jika kaum minoritas menzalimi mayoritas? Apa bukan malah babak belur dizalimi oleh mayoritas?Apalagi Suriah itu bukan Negara berdasarkan Agama Syi’ah seperti Republik Islam Iran. Suriah adalah negara Nasionalis yang memberi tempat yang nyaman dan aman bagi semua penduduknya. Apa pun agama dan aliran agamanya.

1.Sumber Kabar Islam :http://kabarislam.wordpress.com/2013/08/04/tanggapan-video-syekh-muhammad-al-arifi-dari-riyadh-najd/


2.MENEGGELAMKAN ASET SEJARAH RASULULLAH SAW,MENGGANTIKANYA KE ASET JAHILIYAH :http://radarmatahari.blogspot.com/2013/07/meneggelamkan-aset-sejarah-rasulullah.html
------------------
3.MAULID NABI DIHARAMKAN,KELUARGANYA DIKAFIRKAN,NA'UZUBILAH MIN ZALIK ,MAULID MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB DIGALAKAN.http://radarmatahari.blogspot.com/2013/07/maulid-nabi-diharamkankeluarganya.html(4 foto)

                                                   Gb1. Mujahidin Fakistan

                                                    Gb.2 Mujadidah Fakistan      
                                                   Gb.3     Mujahidah Syi'ah
                                                     Gb.  Mujahidin Wahabi

                                                  Gb.5 Ulamak Wahabi di Suria,yang menghalalkan pemerkosaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar