Sabtu, 03 Agustus 2013

KENAPA SALAFI WAHABI HANYA MENGGUNAKAN ISTILAH AHLI SUNNAH ?



KENAPA SALAFI WAHABI HANYA MENGGUNAKAN ISTILAH AHLI SUNNAH ?
TIDAK MEMAKAI AHLI SUNNAH WAL-JAMA’AH ? HAYO ! BACA TUNTAS YA BRO !

Ulamak Salafy wahabi,anti pati dengan kata Al-Jama’ah,mereka mengunakan Ahli sunnah,kenapa ?.

Karena mereka mempedomani Al-Qur’an dan Hadist langsung degan pemahaman mereka sendiri,tidak mengikuti aliran Al-Jama’ah yakni ulamak syalaf yang dibagun oleh Umu salamah rdh,IstriNabi Muhammad Saw dan Abu Sopian Al-Maliki,yang anti musyabiha,dan menggunakan takwil ijmali (umum) tidak menyerupakan Tuhan kepada sifat mahluk.Mereka sangat anti dengan aliran ulamak Khalaf yang dibangun oleh Sayyidina Ali Kwh dan Sayyidina Abbass,Abu Masyur Al-Maturidi dan Asya’riyah,yang mengunakan Tawil tafsili ( secara detail). Sehingga mereka menamakan diri Ahli sunnah yakni degan maksud mengikuti hadist dan Al-qur’an secara langsung tanpa memperhatikan pendapat-pendapat Ulamak Salaf dan Khalaf.yang menghimpun seluruh sunnah Chulafairosidin.

Kaum wahabi tidak menindahkan hadist-hadist Nabi sebagai berikut :

1.Nabi Muhammad Saw bersabda :

Barang siapa yang mengartikan Al Quran hanya denganpendapatnya atau dengan dasar yang ia tidak mengetahuinya, maka tempatnyaadalah neraka.” (HR. Tirmidzi, An Nasai)

2.Dari Jundab ra berkata: Rasulullah saw bersabda:
“Siapa yang mengartikan ayat Al Quran semata-mata denganpendapatnya. Maka ia telah bersalah.” (HR. Ibnu Jarir)

3.Rasulullah Saw bersabda : Wahai Abu Juhaifah bertanyalah kepada paraulama,bersahabatlah dgn org-org bijak dan duduklah dgn org-orgbesar.(HR.Ath-Thabrani dari Abu juhaifah).

4.RASULULLAH SAW bersabda :  Barang siapayg memulai perbuatan baik dalam islam maka ia akan memperoleh pahalanya, dan pahala orang2 yg melakukannya sesudahnya tanpa di kurang sediki tpun pahala dari mereka dan barangsiapa yg memulai perbuatan jelek maka ia akan memperoleh dosanya dan dosa orang-orang yg melakukan sesudahnya tanpa di kurangi sedikitpun dari dosa mereka (HR.Muslim 1017)

Imam Syafi’i:

Sesuatu yang diada-adakan (dalam agama) ada dua macam:Sesuatu yang diada-adakan (dalam agama) bertentangan dengan Al-Qur’an, SunnahNabi SAW, prilakuk sahabat, atau kesepakatan ulama maka termasuk bid’ah yangsesat; adapun sesuatu yang diada-adakan adalah sesuatu yang baik dan tidakmenyalahi ketentuan (al Qur’an, Hadits, prilaku sahabat atau Ijma’) makasesuatu itu tidak tercela(baik). (Fathul Bari, juz XVII: 10)

Kaum wahabi sangat membenci aliran ulamak Salf dan Khalaf hal ini telah diperingatkan oleh Allah Swt dalam Firman-Nya

Dalam Al Qur’an Allah SWT berfirman: “ Wahai orang-orang yg beriman hendaklah kamu sekalian menjadi orang-orang yg tegak membela(kebenaran) karna Allah menjadi saksi (pengukur kebenaran) yg adil dan janganlah kebencian kamu pada suatu qaum menjadikan kamu berlaku tidak adil. Berbuat adillah karena keadilan itu lebih mendekatkan pada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, karna sesungguhnya Allah maha melihat apa yg kamu kerjakan” (QS. Al Maidah:08). Nah Ulamak -ulamak Ahlussunah Wal-Jama'ah dihukum kafir,dan telah berbuat jahil demi pendapatnya sendiri,mempereteli kitab-kitab Mazhab 4.

Wahabi mengklaim bahwa dirinyalah yang bermanhaj Salaf,yakni langung seolah olah dari Nabi,jamannya mereka bagaimana? mempedomani Al-Qur’an dan sunnah dengan cara mereka sendiri,angkuh dan sombong degan para ulamak,meniadakan Aliran Al-Jama’ah (ulamak Salaf) yakni : Ummu Salamah rdh, istri Nabi Muhammad Saw dan Abu Sopian Al-Maliki danAliran Al-Jama’ah (ulamak Khalaf) yakni Sayyidina Ali kwh,SayyidinaAbbass,paman Rasulullah Saw,Abu Mansyur dan “Asyari’yah. Yakni GolonganAhlussunah Wal-Jama’ah .

Ulamak Khalaf,ulamak yang memiliki Gudangnya ilmusyari’at,Thorikat,Hakekat dan Ma’rifat ,dan hukum-hukum usul fiqih-nya yangmumpuni dan dimanifestasikan dalam 4 Mazhab,yang sangat dibenci oleh kaum Wahabi. Kaum Wahabi sangat membenci para ulamak sebagai pewaris Nabi sebagaimana Sabda Nabi Muhammad Saw “ Al-UlamakWarisatul Ambiyak “ Ulamak itu pewaris nabi-nabi”. Dan semua itu dikafirkan oleh Wahabi.

KESIMPULAN

Kesimpulan Wahabi menamakan dirinya Ahli sunnah,tanpaWal-Jama’ah,tanpa ulamak Salaf dan ulamak Khalaf,Tanpa takwil,mereka literlak,mereka melanggar rambu-rambu hukum diantaranya : Barang siapa yang mengartikanAl Quran hanya dengan pendapatnya atau dengan dasar yang ia tidak mengetahuinya, maka tempatnya adalah neraka.” (HR. Tirmidzi, An Nasai) dan.Dari Jundab ra berkata: Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang mengartikan ayatAl Quran semata-mata dengan pendapatnya. Maka ia telah bersalah.” (HR. IbnuJarir) Pake Ahli Sunnah gak tidak memakai Wal-Jama'ah.

Ibarat besyahadat ,shadatnya cacat (ditolak),hanya pakai"Ashadu ala ilahaillah " tidak memakai Ashadu anna muhammaddarasulullah"

Oleh karena itu Bro kita dapat melihat bahwa Wahabi itu kaum Khawarij yang berpatwa " Lahukma ila lillah " tiada hukum kecualiAl-Qur'an,Khawarij yang bersembunyi pada tubuh Wahabiyah ini lebih Licik,licindan cerdik dan efeknya lebih dahsyat dari Khawarij suku kurdi di Iraq. paratentara Dajjal.paham ya Bro ?! coba betapa hebat Fatwahnya itu Barang siapa menerima Fatwa Wahabi maka mukmin,menolaknya kafir,halal darahnya (untukdibunuh) halal hartanya (untuk di rampok),ingat ya sabda Nabi Muhammad Saw,akanJidad hitam,plontos dan tanduk syetan dari Al-Nedj.orang awam ya makanan empuk mereka,bisa digulainya,makanya sangat benci degan maulid Nabi Muhammad Saw,tapi mereka merayakan maulid Muhammad bin Abdul Wahab.

Ini salah satu contoh pemahaman anti ta'wil,akibat anti degan para Ulamak !

Buat Abu ,tidak ada mazhab Ta'wil, yang ada Aliran Shalaf melakukan Ta'wil Ijmali(umum),seperti katanya "Allah Swt yang lebih tau akan maksudnya'. seperti itu takwil aliran Shalaf ,tidak diartikan seperti wahabi diartikan sama dengan mahluk tapi tak serupa.Nah Aliran Ta'wil Tafsili,yang yakni ta'wil yang terbit dari otak-otak brilian dan diberihidayah oleh Allah,mereka Arifin Billah.yakni dari Sayyidina Ali Kwh,Sayyidina Abass (paman Nabi Muhammad Saw),Abu Masyur,dan "Asy'ariah ( imam Syafi'i ra).

Buat Abu ya sekali lagi ,tentunya untuk kita juga :

Wahabi mengajukan pendapat bahwa Tuhan itu punya kedua tagan.

ISLAM PROTESTANT DAN KRISTEN PROTESTAN SEMUANYA BERHALUAN YAHUDI

Kalo Hadis so'al talqin banyak,kalo larangan dan mengharamkannya tidak ada ? yang ada Wahabi yang mengharamkanya, karena Nabinya Bukan Nabi Muhammad Saw,buat apa didengarkan lagi,Umat kristen melarang tahlilan,melarang talqinan ya.. wajar saja.

Seperti wahabi melarang talqinan,tawasulan ,melarang maulid Nabi,melarang Nuzul-Qur’an,Melarang memperingati Isrok wal mikraj, mengkairkan eluruh Nabi ,waliyullah ,ulamak dan kaum muslimin seluruhnya ya...wajar saja, orang mereka hanya misi dalam hidupnya untuk menghancurkan Islam.
Dajal,Jidad Hitam,Al-Nedj.dan sangat jelas dalam hadist mereka pengikut Dajjal,jadi tidak akan mungkin bisa sama dengan anak Ummat Nabi Muhammad Saw,dan semua sudah tau kok,dunia sudah tau kalo Wabi itu seperti itu,pengikut Dajjal,pengikut Yahudi tidak ada yang bisa memungkiri itu ,lambangnya saja MATA SATU.

Salafy Wahabi jelas dan nyata bekerja sema degan Yahudi dan Nasrani,cuman dalam perjalanannya Wahabi ,Syi’ah dan Nasrani pun begitu juga Yahudi ribut dan bermusuhan tapi itu juga tetap sama,benderanya MATA SATU ( ILUMINATI).

Hadist untuk Talqin,tawasul cukup banyak,larangan dan mengharamkanya tidak ada. memang wahabi p tau kalo Nabi Muhammad Saw,mengharamkan Tawasul,mengharamkan talqinan,ada hadist dan Ayat mengkafirkan dan memusrikanya ?

Untuk itu jagan dengarkan bisikan dan rayuan para utusan iblis itu,mereka licik memfa’atkan ayat Al-qur’an dengan akal liciknya untuk tidak beriman kepada Al-Qur’an ,coba pikir mencium Al-Qur’an saja diharamkan,mengatakan “ Mahan benar Allah degan Segala Firman-Nya” diharamkan,mengambil hikmah Ayat-ayat Allah di haramkan.

Dan juga untuk tidak beriman kepada Nabi Muhammad Saw untuk membenci seluruh Nabi-nabi waliyullah dan Ulamak. Dan dipaksa untuk beriman kepada Muhammad bin Abdul Wahab,tunduk ke Al-Bani dan Ustaimin dan patuh degan Fatwa-Fatwa ulamak Saudi sa’at ini.

sampai qiyamat tidak akan berhenti mereka berupaya mau memurtadkan anak Ummat Nabi Muhammad Saw,yang telah murtad sebagaimana Sabda Nabi Muhammad Saw : Mereka keluar dari Islam (murtad) dan tidak akan pernah bisa akan kembali kepada Islam,untuk itu mereka berupaya memurtadkan yang lain supaya jadi pengikut mereka,ini sangat jelas,siapa lemah maka ia jadi pengikut Dajjal itu.

Mereka selalu mencari akal bagaimana cara memurtadkan Umat Islam,agar mudah dikuasai dan dipecah belah, Hem Jagan mimpi terlalu banyak !. Allah Swt Akan melindungi Ahlussunah Wal-Jama’ah bersam balatentara nyata dan ghaib akan menghukum Dajjal itu kelak Sabar saja dulu ini ujian bagi kaum muslimin dan muslimat dan untuk memacu mempercerdas terhadap apa dan bagaimana yang disampaikan Nabi Muhammad Saw,kepda para shabatnya,dan para ulamak mazhab 4.mereka Islam Protestan yang berhaluan Yahudi sama persis dengan Kristen Protestant degan berhaluan Yahudi.
Tidak punya malu mengklaim Umat Nabi Muhammad Saw,sementara mereka pengikut Muhammad bin Abdul Wahab,dan Rakyat Dajjal.
Sumber : https://www.facebook.com/herman.maulana.332/posts/548365695210241

MISIONARIST YAHUDI DAN NASRANI,MEGHANCURKAN ISLAM MELALUI WAHABI

8 Juli 2013 pukul 3:58
PEWARIS MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB,QUR'AN DAN HADIST YANG MENGUTUK YAHUDI DAN NASRANI,DIKENDALIKAN UNTUK MENGHANCURKAN ISLAM,TAPI ISLAM ITU KUAT.

Inilah satu conoh Hadist dan Ayat-ayat yang khusus di tujukan untuk Yahudi dan Nasrani,dihantamkan kepada Ilsam,penghancur Islam. Maafkan ana bila jawaban ana menyinggung bapak U dan semua yg ngecam ana...perlu di ketahui saudaraku semua....;alloh melaknat orang2 yahudi dan nashoro [karna ]menjadikan kuburan para nabi mereka sebagai tempat ibadah [HR bukhori,muslim,ahmad ]dan dalilnya ;tdk boleh mengadakan safar /perjalanan [dgn tujuan beribadah ] kecuali ketiga masjidku ini yaitu nabawi,masjidil haram,masjidil aqsa [HR bukhori dan muslim ]

nah ini sandarannya..tdk ada satupun kuburan yg keramat di atas muka bumi ini yg mengandung berkah,sehingga orang yg sengaja kesana untuk mencari keramat dan barokah[ngalab berkah ] mereka telah jatuh dlm perbuatan bid'ah dan ke syirikan..dalam islam tdk di benarkan mengadakan safar ziarah [dgn tujuan ibadah ] kekubur2 tertentu seperti kubur para wali kyai ,habib.....dgn niat mencari berkah dan keramat ,perbuatan ini adalah perbuatan BID"AH dan KESYIRIKKAN...dan pelakunya ini bukanlah seorang yg di katakan muslim karna mereka tdk ber I T I B A dgn rosululloh ....[kaum kuburiyun.] jazakalloh ya saudaraku yg ana cintai..

Maafkan ana bila jawaban ana menyinggung bapak U dan semua yg ngecam ana...perlu di ketahui saudaraku semua....;alloh melaknat orang2 yahudi dan nashoro [karna ]menjadikan kuburan para nabi mereka sebagai tempat ibadah [HR bukhori,muslim,ahmad ]dan dalilnya ;tdk boleh mengadakan safar /perjalanan [dgn tujuan beribadah ] kecuali ketiga masjidku ini yaitu nabawi,masjidil haram,masjidil aqsa [HR bukhori dan muslim ]

nah ini sandarannya.. Tdk ada satupun kuburan yg keramat di atas muka bumi ini yg mengandung berkah,sehingga orang yg sengaja kesana untuk mencari keramat dan barokah[ngalab berkah ] mereka telah jatuh dlm perbuatan bid'ah dan ke syirikan..dalam islam tdk di benarkan mengadakan safar ziarah [dgn tujuan ibadah ] kekubur2 tertentu seperti kubur para wali kyai ,habib.....dgn niat mencari berkah dan keramat ,perbuatan ini adalah perbuatan BID"AH dan KESYIRIKKAN...dan pelakunya ini bukanlah seorang yg di katakan muslim karna mereka tdk ber I T I B A dgn rosululloh ....[kaum kuburiyun.] jazakalloh ya saudaraku yg ana cintai..  https://www.facebook.com/abu.marwan.71653?fref=ts

===========================
PERHATIKANLAH BAIK-BAIK !!!!

MENGHANCURKAN MAKAM PARASHAHABAT,ULAMAK DAN WALIYULLAH ADALAH MISI AGAMA ZIONIS YAHUDI MELALUI SALAFI WAHABI PENGIKUT MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB.NABI PALSU SI DAJJAL LAKNATULLAH MESIN PEMBUNUH DARI WAHABI SEBAGAIPENYEMPURNAAN SYARI’AT ISLAM YANG DIBAWA NABI MUHAMMAD SAW.

Mesin pembunuh Aqidah ciptaan Ibnu Taimiyah digunakanoleh Wahabi BID'AH HARAM JADDAH terdahsyat di Bumi,dijadikan rukun islam yangke 6, Berbunyi ' Barang siapa mengikuti Fatwa Wahabi maka MU"MIN danmengikarinya Kafir ( halal darahnya) halal Hartanya ( dibunuh),program mereka membunuh seluruh Jama'ah AhlussunnahWal-Jama'ah,terutama ustad,kiyai dan ulamaknya dulu,karena ini dianggapnya lahirnya Bid'ah-bid'ah itu.

Mereka Dajjal Laknatullah. Matanya Satu,jidad-nyahitam(KFR) karena Takfiri.Apapun BID"AH haram jaddah yang mereka keluarkan malah itulahyang Wajib.Membuat JIDAD HITAM ini tidak ada contohnya dari Nabi dan para Shabatnya. tapi mereka tetap begitu. Dasar MATA SATU tanduk Syetan.

Kalau terdesak mereka keluarkan Fatwah Murji’ah untuk bersilat lidah. ----------------------

Mereka hendak menghancurkan Makam Rasulullah Saw dengan alasan ,fatwa Ibnu Taimiyah :

1.'Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernahberwasiat kepada Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu, “Janganlah kamu biarkansatu patung pun melainkan harus kamu hancurkan, jangan pula kubur yangditinggikan melainkan harus kamu ratakan.“ (Hadits ini shahih. DiriwayatkanMuslim (3/61),

Dalam hadist ini bekaspeninggalan Jahilia.Yahudi dan Nasrani ,berupa patung-patung,gambar-gambar yangmenjadi sesembahan mereka,kuburan orang jahiliah itu jugadiratakan,tempat-tempat ibadah mereka yang dikuasai muslimin dirubah untukdijadikan masjid dan dihapus semua yang berbau simbul-simbul agama mereka,baik peninggalandari Jahilia,Yahudi dan Nasrani.

2.Sabda Nabi Muhammad Saw :Lanallahu ‘ala yahuda wannasoroh itakhozu quburo Ambiyaihim masajidah. Artinya: Mengutuk Tuhan kepada orang Yahudi dan Narani yang menjadikan kubur Nabi-Nabimenjadi Masjid. ( HR.Buchari –Muslim). Coba baca lagi dan baca lagi,pelototkan mata kalian ! ,

Siapa yang dikutuk ?yang dikutuk Yahudi dan Nasrani,yang telah mengusur kuburan Nabi-Nabi,yang meratakan,mengikis kuburan,menghilangkan aset kemuliaan Islam dan tanah lokasi itu didirikan tempat ibadah mereka. Nabi-nabi dan Rasulul-rasul semuanya mereka bunuh,apa lagimakam-makamnya dan kuburanya, gimana sih Wahabi ? memang Salafy Wahabi agama ciptaan Yahudi.

Jangan dipelintir makna yang sebenarnya untuk menghancurkanmakam para shahabat Nabi,Makam Nabi Muhammad Saw,Makam para Ulamak,makam paraAuliyak,makam kepala Negara,makam Kaum muslimin dan muslimat. Ini khan untuk Yahudi dan Nasrani,la kok diterapkanuntuk Umat Islam.Sinting ! Rupaya Agama Salafi Wahabi seluruh Umat Islam diDunia disamakanya dengan Agama Yahudi dan Nasrani.Dasar Dajjal Laknatullah !.

Mereka mengunakan Hadist-hadist untuk peninggalalan Jahiliah lalu diterapkan kepada pemakaman Umat Islam,jadi begitulah sepanjang sejarah,sehinnga orang amam terhasut,tanpa tau akar permasalahanya,dan yang awam begitu bertemu dengan hadist itu,langsung bergidik,walau hati menolak tapi tak kuasa menjawab,karena itu hadist,tapi salah menempatkan,salah pada sasaranya.inilah kebiasaan Wahabi,islam dirugikan yang tiada tara.

Semoga mereka cepat sadar khususnya di Indonesia,agar segera kembali ke Ahlussunah wal-Jama'ah,Sebagaimana perintah Nabi Muhammad Saw : Ikutilah sunnahku dan Sunah Chulafairosidin,yang mendapat hidayah,dan Gigitlah dengan gerahamu (jagan sampai lepas) dan bahwa ulamak itu " Al-Ulama'warisatul ambiyak.Amin ya Allah. Mereka mengunakan hadist ini dalam pengertian yang tipis dan dijadikan alat untuk menghina Nabi Muhammad Saw. Cobalah perhatikan.

1.Siapa Nasrani lalu siapaNabi-Nabi ?.Apakah mungkin Orang Yahudi membagun mesjid untuk umat islam ,Umat
Nabi Muhammad Saw ?. 2.Apakah mungkin orang Nasranimembangun Masjid untuk umat Islam,Umat Nabi Muhammad ? ,

Ketahuilah saudra-saudaraku : Perbutanan Ahlul Kitab Yahudidan Nasrani terhadap Kuburan Nabi-Nabi , untuk diketahui diatasnya dijadikan rumah peribadatan mereka,lalu dibuat gambar-gambarnya dan patung-patungnya,gamabar Nabi musa,gambar Nabi isa yang di salip sesuai dengan petunjuk para Ahlul Kitabnya.

Setelah dikuasai oleh kaum muslimin gereja-greja itu dirubah menjadi Masjid,patung-patung dan gambar-gambarnya dihancurkan.Makam Nabi-Nabi dimuliakan,dibagun dengan baik dan indah,untuk dapat di ziarahi.Untuk inilah yang dimaksudkan hadist Nabi MuhammadSaw seperti ini,untuk menghapus simbul-simbul jahilia,Yahudi dan Nasrani : 'Rasulullah shalallahu ‘alaihiwasallam pernah berwasiat kepada Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu,“Janganlah kamu biarkan satu patung pun ( jahiliyah/kaum kafir) melainkan harus kamu hancurkan, jangan pula kubur orang Jahiliya dan kaum kafir ) yang ditinggikan melainkan harus kamu ratakan.“ (Hadits ini shahih.Diriwayatkan Muslim (3/61),

Awas jagan lupa pengertian diatas, memang Salafy wahabi 100 % salahTafsir,dan itu disengaja untuk mencuci otak umat islam yang awam,dan diprogram secara intelek oleh Zionist Yahudi Qobala dalam organisasi ILUMINATI,jagan mau kita dibodohi mereka,setelah datang petunjuk Dari Allah dan Nabi Muhammad Saw.

Tersebut dalam sebuah hadist : Qolannabiyu shallahu’alaihiwassalam lama zukirodlahu kaniatun bil khabasati inna ula ika izakanafihimrajulu shalihu famata banau ‘ala qobrihi masjidan wasauwaru fihi tilka suwarofa ula ika syrorul kholqi ‘indallahi yaumil qiyamah.( HR. Buchari dan Muslim).

Artinya :Berkata nabi Muhammad Saw tatkaladikabarkan kepada beliau situasi gereja di Habsyi : Mereka( Disini bukan Umat Nabi Muhammad Saw) apabila meninggal orang shaleh diantara mereka lantas dibuatnya diatas pekuburanya masjid,kemudian mereka bikin patung-patung,(gambar-gambar) orang-orang itu,itulah mahluk yang paling buruk pada sisi Allah pada hari Qiyamat.( HR.Buchari-Muslim).

Di dalam kitab Fathul Bari’ Syarah Buchari jilidIII,halaman 71,diterangkan Gambar-gambar itu ahirnya mereka sembah.

Sangat jauh dengan ajuran Rasulullah Saw kepada Umatnya. Coba perhatikan lagi disini: Terdapat dalam Shahih Al-Bukharidan Muslim. Bahwa Nabi ketika berhijrahdari Makkah ke Madinah, awal mula yang beliau lakukan adalah membangun Masjid Nabawi yang ada sekarang ini.

Dahulu di sana ada kebun milik anak yatim dari kalangan Anshar dan di dalamnya terdapat kuburan orang-orang musyrik. Maka Rasulullah mengatakan kepada mereka: ثَامِنُونِيحَائِطَكُمْ “Hargailah(MEMBELI)) kebun kalian untukku.” Yakni, juallah kebun kalian untukku. Mereka menjawab: “Itu adalah untuk Allah Subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya.Kami tidak menginginkan hasil penjualan darinya.”

Karena di situ terdapat reruntuhan dan kuburan musyrikin, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun memerintahkan agar kuburan musyrikin tersebut dibereskan (dibongkar). Maka (dibongkar) dan diratakanlah, serta beliau memerintahkan agar reruntuhan itu dibereskan untuk selanjutnya diruntuhkan. Lalu beliau mendirikan Masjid Nabawi di atas tanah kebun tersebut.

Awas hati hati Otak kaum muslimin akan selalu dirancuni melalui intelektual mereka ! Awas ! Awas! Awas ! berbahaya.

Allahu akbar ! Allahuakbar ! Allahuakabar ! Fisabilillah ! http://kabarwashliyah.com/2013/05/05/makam-sahabat-nabi-saw-di-suriah-dihancurkan-iran-murka/#

Salah satu contoh KAROMAH dari ribuan karomah kepada Auliyak di Tanah air dan orang-orang sholeh,dibeahan dunia ini. Wahabi pasti tdk percya,Dikawasan Wisata Religi,Sunan Ampel di Surabaya,Jawa timur, sebuah keajaiban yang tak ada duanya, ada seorang manusia yang di kubur hingga sembilan kali.

Di samping Masjid Agung Sunan Ampel ada 9 kuburan yang berjajar. Itu bukan kuburan 9 orang, tapi hanya makam 1 orang yaitu murid Sunan Ampel yang bernama Mbah Sholeh. Mbah Sholeh adalah tukang sapu Masjid Ampel di masa hidupnya Sunan Ampel.

Apabila menyapu lantai masjid sangatlah bersih sekali. Ketika Mbah Sholeh wafat beliau dikubur di depan Masjid. Ternyata tidak ada santri yang sanggup mengerjakan pekerjaan Mbah Sholeh yaitu menyapu lantai masjid hingga bersih sekali. Kemudian terucaplah kata-kata dari bibir Sunan Ampel, “Bila Mbah Sholeh masih hidup tentulah masjid ini menjadi bersih”.

Mendadak Mbah Sholeh ada di Pengimaman sedang menyapu lantai.Seluruh lantaipun menjadi bersih lagi. Orang-orang keheranan mengetahui Mbah Sholeh hidup lagi. Beberapa bulan kemudian Mbah Sholeh wafat lagi. Masjid kotor lagi, lalu terucaplah kata-kata Sunan Ampel seperti dulu, Mbah Sholehpun hidup lagi.

Hal ini berulang-ulang sampai kuburannya ada 8. Pada saat hidupnya yang kesembilan kali, Sunan Ampel meninggal dunia.Beberapa bulan kemudian Mbah Sholeh juga wafat lagi.

Sehingga kuburan Mbah Sholeh ada sembilan. Sumber mengenai Karomah Sunan Ampel :

https://www.facebook.com/imam.s.aljawi SEMOGA BERMANFA’AT ! ALLAHUMMA SOLI’ALA SAIYIDINA MUHAMMAD WA’ANZALALMUKOROBA ‘INDAKA YAUMIL QIYAMAH.ALLAHUMMA SOLLI WASSALIM WABARIK
‘ALAIH.

Salam hormat dari saya : LATAKHOFU WALA TAHZAN INNALLAHA MA ANNA


Herman Maulana on Fb


https://www.facebook.com/notes/herman-maulana/menghancurkan-makam-parashahabatulamak-dan-waliyullah-adalah-misi-agama-zionis-y/544557012257776






SAYA TIDAK PERNAH MENDEGARNYA ZIKIR “ ALLAH’ ALLAH”


SAYA TIDAK PERNAH MENDEGARNYA ZIKIR “ ALLAH’ ALLAH”

 



Judul di atas keadaan sa’at ini…..!

Itulah.. kelak di ahir zaman dan (detik ini pun sudah terjadi) kata Rasullah,mereka berkata ,Oh..dulu saya pernah degar nenek moyang kami menyebut kalimat itu..Zikirullah " Allah,Allah,Allah....

inilah keadaanya sekarang dan merupakan kesuksesan Ust-ust Muhammadiyah di masa silam sejak era th 60-an memerengai jama'ah Tahlilan dan thoriqod di Indonesia sehingga sampai pada genderasi ini yang ,menamakan diri Salafy Wahabi. Mereka menghardik jama'ah Tahlilan,zikir-zikir dalam Thoriqod. Mereka menolaknya sebelum tau ,menutup mata sebelum melihat, menutup telinga sebelum medegar,menutup mulut sebelum mengucapkanya ,hati mereka bengkak bila mendegar Zikirullah “ Lailahaillah dan Allah-Allah-Allah “ dikumandagkan ,mereka justru menilai lebih baik berzina dari Tahlilan bahkan mereka itu berbuat bermula sejak dari hal yang kecil seperti biji tasbihnya, sampai biji tasbihnya tak lagi menghiasi tagan mulim wa muslimah “untu berzikirullah”,dan sampai ahirnya tidak terdegar lagi zikirullah ‘ LAILAHA ILLAH’ DAN “ALLAH-ALLAH-ALLAH “ dimana-mana dan sa'at ini sepi dari majelis Zikirulah memungkinkan Tuhan Dajjal Turun dan bersama mereka rakyat dan pengikutnya Dajjal,dari golongan umat nabi-nabi palsu Wahabi,syi’ah ,dari Nasrani dan Yahudi.

Sejak dulu,berpeci putih,bergelar HAJI,bersorban,hal yang sangat menjijikan para ust-ust cendikiawan mereka,Na'uzubillah minzalik.

Dan kini zikirullah yang demikian sudah asing,sudah sunyi senyap,tak lagi dijumpai di sudut-sudut desa,di sudut -sudut kota,kecuali sedikit dan sudah menjadi barang antik,semakin ia (Zikirullah; Allah-Allah) tengelam maka semakin dekatlah masanya Dajjal dan Qiyamat ditegakan,dan Qiyamat yang telah terjadi pada muslim-muslimah sudah tidak mengenal Zikirullah; Allah-Allah ,untuk itulah dajjal sudah berada ditengah-tengah kita sa’at ini tidak ada negeri yang tidak di injak mereka,merekalah para pengikut Nabi-Nabi Palsu ,dan genderasi mereka yang terahir bersama Tuhanya Dajjal bernama Ibnu Samira.Sesungguhnya Islam itu asalnya asing (di Arab) dan kelak akan asing lagi, sampai ke Indonesia sudah sangat asing akan “Zikirullah izmuzzat “ dll..

Mari kita hidupkan Zikirullah ,agar para utusan Dajjal berupa Ulamak ,Ust-Ust ,ahli fiqih,dan para pejabat untusan Dajjal,akan ketakutan dan Gentar kepada kita.

La tahouf wala tahzan innallaha ma’ana.( Jagan takut ,dan Jagan pula gentar,sesuggunya Allah beserta kit).
Firman Allah :

ALAA INNA AULIYAK ILLAH LA CHAUFUN ‘ALAIHIM WALAHUM YAGHZANUN

Ingatlah bahwa sesungguh-Nya Wali-Wali Allah itu tiada merasa takut dan tidak pula berduka cita (Qs.Yunus Ayat 62

Jadi mari kita cerdaskan diri Karena merekapun tidak bias menemukan jalan keluar lagi dari Manhaj Salafy Wahbi,sebagimana jamininan Rasulullah Saw : Mereka keluar dari Islam bagai anak panah yang melesat dari busurnya,tidak bias kembali ke Islam (murtad). Namun kita tetap berdo’a agar saudara kita itu menyadari jalan kesesatanya dan berharap agar Tobatnya diampuni Allah Swt.

KLAIM ABU RUMAISHA

Abu Rumaisha menglaim hadist berikut buat klompok wahabi,padahal yang dimaksudkan hadist berikut ini,ditujukan bagi AL-MUFARIDUN.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Terus menerus ada sekelompok kecil dari umatku yang senantiasa tampil di atas kebenaran. Tidak akan memudharatkan mereka orang- orang yang menghinakan mereka, sampai datang keputusan Allah dan mereka dalam keadaan seperti itu.” (Shahih, HR Al Bukhari dan Muslim, lafadz hadits ini adalah lafadz Muslim dari sahabat Tsauban, hadits no. 1920).

Inilah hadist kelompok kecil itu yakni dimaksudkan kepada Ahlul Haq ( Al-Mufaridun) bukan Bani Saud,yang benabikan Muhammad bin Abdul Wahab.itulah akibatnya jauh dari para ulamak.
Hadist berikut adalah Al-Mufaridun itu :

Nabi Muhammad Saw Bersabd : Al-mufaridun ,Qolu wamalmufaridun ya Rasulullah ?, Qola Azzaqirun “Allah” kasyiron wazzaqirutu

Artinya : Yang terdahulu masuk surga adalah orang-oran mufaridun,sahabat bertanya : Siapakah mufaridun itu ya Rasulullah ?,Nabi menjawab: yakni orang-orang banyak berzikir “Allah”,laki-laki maupun wanita.( HRs Muslim-Saheh Muslim )






Jumat, 02 Agustus 2013

MUTTLA’AH ITIQOD MUSHABIHA,DAN KESIMPULAN MAZHAB



MUTTLA’AH ITIQOD MUSHABIHA,DAN KESIMPULAN MAZHAB

Kumpulan kometator atas postinga Abu Rumaisha,ini dikumpulkan, semoga ada manfa’atnya :
Simak selanjutnya !

ABU RUMAISHA MENGEFLOORKAN :

Imam Abu Hanifah, dalam kitab Mukhtashar al-Uluw, adz-Dzahabi, di sebutkan, Imam Abu Hanifah ditanya tentang seseorang yang berkata, “Aku tidak mengetahui Tuhanku, apakah Dia di langit atau di bumi?” Imam Abu Hanifah menjawab, “Dia kafir, karena Allah berfirman, ‘Tuhan Yang Maha Pemurah, Yang bersemayam di atas Arsy.’(Thaha: 5), dan ArsyNya di atas langitNya.” Imam Abu Hanifah ditanya lagi, dia berkata, “Aku berkata, Allah bersemayam di atas Arsy, tetapi aku tidak mengetahui apakah Arsy di langit atau di bumi?” Imam Abu Hanifah menjawab, “Jika dia mengingkari bahwa ia di langit maka dia kafir.”

Kita melihat di sini Imam Abu Hanifah menetapkan sifat istiwa` bagi Allah, bahwa Allah bersemayam di atas ArsyNya, di atas langitNya, beliau menetapkan kekufuran orang yang mengingkari hal ini.

Menetapkan sifat istiwa` bagi Allah sesuai dengan keagunganNya tanpa takyif, tanpa tamtsil dan tanpa tahrif merupakan akidah salaf shalih di bidang Asma` dan Sifat Allah, Ahlus Sunnah wal Jamaah meyakini bahwa Allah bersemayam di atas Arsy, bahwa Allah di langit sesuai dengan kebesaranNya

1.Abu Rumaisha menjelaskan Postinganya :


Imam asy-Syafi'i, dalam kitab Itsbat Shifat al-Uluw, Ibnu Qudamah, disebutkan bahwa Imam asy-Syafi'i berkata, “Allah Taala memiliki nama2 & sifat2 yg dihadirkan oleh kitabNya, diberitakan oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada umatnya, tidak seorang pun makhluk Allah di mana hujjah telah tegak atasnya patut untuk menolaknya karena al-Qur`an turun dengannya, & pengucapannya dari Rasulullah adalah shahih melalui periwayatan rawi2 yg adil, jika dia menyelisihi setelah itu, setelah tegaknya hujjah atasnya maka dia kafir. Adapun sebelum tegaknya hujjah atasnya maka dia dimaklumi karena tidak tahu, sebab ilmu tentang hal ini bukan melalui akal, bukan pula melalui perenungan, hati dan pemikiran. Kami tidak mengkafirkan seseorang dengannya karena dia tidak tahu kecuali setelah sampainya berita kepadanya. Dan kami menetapkan sifat2 ini, kami menafikan tasybih darinya sebagaimana kami menafikan tasybih dariNya firmanNya, “Tidak ada sesuatu pun yg serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.” (Asy-Syura: 11).

2.Kamal Com :

Emang abu hanifah ngerti istilah bsemayam? Lancang skali menerjemahkan istawa sama dngn bsemayam. Ente kra quran itu bible y bsa diambl tjemahanny doang

3.Zon Jongol :

mas Abu Rumaisha memang anda mengutip perkataan ulama terdahulu namun permasalahannya anda memahaminya secara otodidak (shahafi) dengan makna dzahir

4.Abdullah Alsyghar :

lucu nih wahabi menyandarkan diri kepada imam abu hanifah.. padaal imam abu hanifah mengayakan

قُلْتُ: أرَأيْتَ لَوْ قِيْلَ أيْنَ اللهُ؟ يُقَالُ لَهُ: كَانَ اللهُ تَعَالَى وَلاَ مَكَانَ قَبْلَ أنْ يَخْلُقَ الْخَلْقَ، وَكَانَ اللهُ تَعَالَى وَلَمْ يَكُنْ أيْن وَلاَ خَلْقٌ وَلاَ شَىءٌ، وَهُوَ خَالِقُ كُلّ شَىءٍ.

“Aku katakan: Tahukah engkau jika ada orang berkata: Di manakah Allah? Jawab: Dia Allah ada TANPA PERMULAAN DAN TANPA TEMPAT, Dia ada sebelum segala makhluk-Nya ada. Allah ada tanpa permulaan sebelum ada tempat, sebelum ada makhluk dan sebelum segala suatu apapun. Dan Dia adalah Pencipta segala sesuatu” (Lihat al-Fiqhul Absath karya Imam Abu Hanifah dalam kumpulan risalah-risalahnya dengan tahqiq Muhammad Zahid al-Kautsari, h. 20).

baca nih perkataan imam ibnu hajae alhaytami :

وَمَا اشْتُهِرَ بَيْنَ جَهَلَةِ الْمَنْسُوْبِيْنَ إلَى هذَا الإمَامِ الأعْظَمِ الْمُجْتَهِدِ مِنْ أنّهُ قَائِلٌ بِشَىءٍ مِنَ الْجِهَةِ أوْ نَحْوِهَا فَكَذِبٌ وَبُهْتَانٌ وَافْتِرَاءٌ عَلَيْهِ.

“Apa yang tersebar di kalangan orang-orang bodoh yang menisbatkan dirinya kepada madzhab Hanbali bahwa beliau telah menetapkan adanya tempat dan arah bagi Allah, maka sungguh hal tersebut adalah merupakan kedustaan dan kebohongan besar atasnya” (Lihat Ibn Hajar al-Haitami dalam al-Fatawa al-Haditsiyyah, h. 144)

KAUM MUJASSIMAH INI MEMANG SUKA MENYELENGKAN MAKSUD PERKATAAN PARA ULAMA.

4.Si Pitung :

AQIDAH WAHABI..ko bisa sama dengan AQIDAH YAHUDI..
YAH..mohon pencerahan nya..dr para sesepuh ustad2 wahabi.. *Akidah Yahudi : Di dalam naskah kitab Taurat yang sudah dirubah yang merupakan asas akidah Yahudi yang mereka namakan “ SAFAR AL-MULUK “ Al-Ishah 22 nomer : 19-20 disebutkan : و قال فاسمع إذاً كلام الرب قد رأيت الرب جالسا على كرسيه و كل جند السماء وقوف لديه عن يمينه و عن يساره “ Dan berkata “ Dengarkanlah, ucapan Tuhan..aku telah melihat Tuhanku duduk di atas kursinya dan semua pasukan langit berdiri di hadapannya dari sebelah kanan dan kirinya “. Dalam kitab mereka yang berjudul “ SAFAR AL-MAZAMIR “ Al-Ishah 47 nomer 8 disebutkan : الله جلس على كرسي قدسه “ Allah duduk di atas kursi qudusnya “. * Akidah wahabi-salafi : Di dalam kitab andalan wahabi-salafi yaitu Majmu’ al-Fatawa Ibnu Taimiyyah al-Harrani imam wahabi juz 4 halaman 374 : إن محمدا رسول الله يجلسه ربه على العرش معه “ Sesungguhnya Muhammad Rasulullah didudukkan Allah di atas Arsy bersama Allah “. Di dalam kitab “ Syarh Hadits an-Nuzul “ halaman 400 cetakan Dar al-‘Ashimah disebutkan bahwasanya Ibnu Taimiyyah berkata : فما جاءت به الأثار عن النبى من لفظ القعود و الجلوس فى حق الله تعالى كحديث جعفر بن أبى طالب و حديث عمر أولى أن لا يماثل صفات أجسام العباد “ Semua hadits yang datang dari Nabi dengan lafadz qu’ud dan julus (duduk) bagi Allah seperti hadits Ja’far bin Abi Thalib dan hadits Umar, lebih utama untuk tidak disamakan dengan anggota tubuh manusia “. *Dalam halaman yang sama Ibnu Taimiyyah berkata : إذا جلس تبارك و تعالى على الكرسي سمع له أطيط كأطيط الرحل الجديد “ Jika Allah duduk di atas kursi, maka terdengarlah suara suara saat duduk sebagaimana suara penunggang bintang tunggangan karena beratnya ” Kitab tersebut dicetak di Riyadh tahun 1993, penerbit Dar al-‘Ashimah yang dita’liq oleh Muhammad al-Khamis. *Akidah Yahudi : Di dalam kitab taurat yang sudah ditahrif yang mereka namakan dengan “ SAFAR ISY’IYA “ Ishah 25 nomer 10, Yahudi berkata : لأن يد الرب تستقر على هذا الجبل “ Sesungguhnya tangan Tuhan istiqrar / menetap di gunung ini “ *Akidah wahabi : dalam kitab Fatawa al-Aqidah karya Muhammad bin Shalih al-Utsaimin yang diterbitkan oleh Maktabah as-Sunnah cetakan pertama halaman 90, al-Utsaimin berkata : و على كل فإن يديه سبحانه اثنتان بلا شك ، و كل واحدة غير الأخرى ، و إذا وصفنا اليد الأخرى بالشمال فليس المراد أنها أنقص من اليد اليمنى “ kesimpulannya, sesungguhnya kedua tangan Allah itu ada dua tanpa ragu lagi. Satu tangannya berlainan dari tangan satunya. Jika kita sifatkan tangan Allah dengan sebelah kiri, maka yang dimaksud bukanlah suatu hal yang kurang dari tangan kanannya “.


5.Abdullah Alsyghar :

“واعلم أن القَرَافي وغيره حكوا عن الشافعي ومالك وأحمد وأبي حنيفة رضي الله عنهم القول بكفر القائلين بالجهة والتجسيم، وهم حقيقون بذلك”

“Ketahuilah bahwa al-Qarafi dan lainnya telah meriwayatkan dari al-Imâm asy-Syafi’i, al-Imâm Malik, al-Imâm Ahmad dan al-Imâm Abu Hanifah bahwa mereka semua sepakat mengatakan bahwa seorang yang menetapkan arah bagi Allah dan mengatakan bahwa Allah adalah benda maka orang tersebut telah menjadi kafir. Mereka semua (para Imam madzhab) tersebut telah benar-benar menyatakan demikian. ( al-Minhâj al-Qawîm ‘Alâ al-Muqaddimah al-Hadlramiyyah, h. 224)
HAYOO.. MASIH BERANI MENETAPKAN ARAH DAN TEMPAT SERTA JISM BAGI ALLAH...????



HERMAN MAULANA :

Sangat jelas apa yang disampaikan Abdullah Al Asyghar,Si Pitung, Awal tiada permulaan ahir tiada kesudahan,itu ujudullah,awal ada permulaan ahir tiada kesudahan,itu ujud Muhammd,yakni Nur Muhammad,Abul Arwah,Awal ada permulaan,ahir ada kesudahan,yakni ujud Adam,atau baharu, mereka megkafirkan kajian ilmu tauhid sifat 20,sehinga tidak mengenal alif ujud alif maujud dan alif amir hamzah.ahirnya mereka bertuhankan kepada mahluk,berjizim.nauzubillah minzalik,katanya mereka menggunakan akal nyatanya tidak. Coba bayangkan Allah Swt ini menciptakan 7 lapis langit dan 7 lapis bumi dalam 6 masa pada bulan syawal, bulan syawal sudah ada disisi perthiungan Allah,bumi dan lagit serta isinya saja belum diciptakan bulan syawal itu sudah ada,,kalao mereka mau berfikir dan meg-iyakan akal mereka degan baik,masyak Allah tergantung pada tempat,tempat seperti arasy adala tempat di mana Tajjali Allah begitu dahsyat,lagi tempat keagungan Allah,padahal tempat itu pada diri manusia itu sendiri secara alam mikrokosmosnya adalah hati orang mukmin.sebagaimana Firmanya Qolbu muk'min baitullah artinya Hati orang mukmin itu arasy Allah tempat tajjali Allah.dialah yang mampu bermakrifat kepada Allah,yang tidak disangupi oleh bumi dan langit sekalipun.

Perkara itu ,pada perso’alanduduk,berdiri,bertagan,bertelinga,bermata,bermulut,dan berada di tempat yang terbatas ,tapi tidak serupah degan mahluk ,coba bayangkan kalo terbatas gerak dan tempat serta nnaik turunya Allah dari langit ke bumi dari bumi ke langit,lebih parah lagi tuhan berambut kerting,gimbal ke emasan. Untuk itulah Yang banyak tersesat umat ini berasal dari Mazhab Hanafi.dan Al-Nedj rujukan asal mazhabnya Mazhab Hanafi dan Hambali yang dibelokan oleh Wahabi ..karena kesempurnaan Mazhab-Mazhab itu ada pada Ahlussunah wal jama'ah yang dibagun oleh Asy'ariyah dan Almaturidiya,sebagimana atau selayakya Kitab Zabur,Kitab Taurot dan Kitab Jinjil kesempurnaanya pada Al-Qur’an,kita mengimani Zabur,taurot dan ijil tapi yang kita pakai adalah Al-Qur’an,karena inti-inti yang haq pada ketiga kitab itu telah melalui proses filterisasi (penyaringan) dan hasil penyaringan itu semua sudah dimasukan dalam Al-Qur’an,demikian pula Mazhab,yakni Mazhab Maliki,Hanafi dan hambali masuk semua hasil filterisasinya ke Mazhab Syafi’I ra.dan ke 4 Mazhab itu adalah Mazhab Ahlussunnah Waljama’ah ,tidak mengitiqodkan seperti itiqod Mutasabiha , Untuk itulah telah bersepakat seluruh ulamak “ Apa bila dikatakan Ahlussunnah Wal-Jama’ah itu adalah Mazhab Asyariyah wal Maturiyah ( mutafaqun alih/Sepakat para ulamak Ahlussunah Wal-Jama’ah).

Munculnya Ahlussunnah Wal-Jama’ah,sebagai riaksi banyaknya firqoh-firqoh yang sesat,pada ahir Abad III Hijriayah,timbulah golongan yang bernama Ahlussunnah Wal-Jama’ah,yang dipimpin oleh Ulama besar dalam usuludin,Sheihk Abu Hasan’Ali Al-Asya’ri dan sheikh Abu Mansur Al Maturidi.

Nama lengkap Imam syafi’I adalah Abu Hasan “Ali bin Ismail bin Abdillah bin Abi Basyar bin Ishaq bin Salim bin Ismail bin Abdillah bin Musa bin Bilal bin Abi Burdah bin Abi Musa Al Asya’ri,ketahuilah bahwa Abi Musa Al Asy’ri adalah seorang sahabat Nabi Muhammad Saw. Imam syafi’I di lahirkan di Basrah,Iraq tahun 260 H,yakni 55 tahun sesudah meninggalnya Imam Syafi’I rda,yang juga meninggal di Basrah tahun 324 H,dalam usia 64 tahun.

Abu Hasan “Ali Asya’ri berlajar kepada Ayah tirinya seorang ulamak besar Firqoh Muta’zilah,yakni Sheikh Abu ‘Ali Muhammad bin Abdul Wahab Al-Jabal ( bukan Wahabi Al-Nedj) yang wafat tahun 303 H,dan beliau bertaubat dari firqoh Mu’tazilah. Kalo Muhammad bin Abdul Wahab Al-Nedji lahir 1115,wafat tahun 1206 H,pembagun Mazhab baru bernama Mazhab Wahabi Al-Nedji) Pidato Abu Hasan ‘Ali Asya’riyah :

Saudara-saudaraku yang terhormat,siapa yang sudah mengetahui saya,baiklah,tetapi bagi yang belum mehetahui maka saya ini adalah Abu Hasan ‘Ali Asy’ari anak dari Isma’il bin Abi Basyar.,Dulu saya berpendapat bahwa Al-Qur’an itu Mahluk,bahwa Tuhan Allah tidak bisa dilihat dengan mata kepala di akhirat,dan bahwasnya manusia menjadikan,menciptakan perbuatanya serupa degan kaum Mu’tazilah.
Nah sekarang saya nyatakan terus terang bahwa saya telah bertaubat dari faham Mu’tazilah itu seperti saya melemparkan baju saya ini ( ketika itu beliau buka baju dan dilemparkanya) dan saya setiap sa’at siap untuk menolak faham Mu’tazilah yang salah dan sesat itu.(tercatat pada kitab Zhumrul Islam IV hal 67) dari mulai tanggal itu Imam Abu hasan ‘Ali ‘Asy’ri berjuang melawan kaum Mu’tazilah degan lisan dan tulisan,berdebat dan bertanding degan kaum Mu’tazilah di mana-mana,merumuskan dan menuliskan dalam kitab-kitabnya I’tiqod-I’tiqod Ahlussunnah Wal-Jama’ah sehinga nama beliau mashur sebagai seorang ulamak Tauhid yang dapat menundukan dan menghancurkan faham Mu’tazilah yang salah dan sesat itu.

Beliau mengumpulkan sebaik-baiknya dari Al-Qur’an dan Hadist,faham-faham,atau ‘itiqod Nabi Muhammad Saw dan shabat-shahabat Nabi,dipericinya degan sebaik-baiknya,Beliau mengarang buku-buku usuludin banyak sekali,Berkata Imam Zabidi,pengarang kitab Ittihaf Sadatil Muttaqien syarah kitab Ihya’Ulumuddin, Imam Asya’ri ini mengarang sekitar 200 kitab (lihat Ittihaf jilid II halaman 7) diantaranya :

1. Kitab Ibanah fi ushuludiyanah,3 jilid besar
2. Maqaalatul Islamiyin
3. Al-Mujaz,3 jilid besar dan lain-lain

Keistiwemwaan Imam Abu Hasan ‘Ali Asy’ri dalam menegakkan Fahamnya ialah degan menegakkan dalil-dalil Al-Qur’an dan Hadist dan juga degan pertimbangan Akal dan fikiran,tidak seperti kaum Mu’tazilah yang berdasarkan pikiranya kepada Akal dan falsafah yang berasal dari Yunani dalam membicarakan usuludin dan juga tidak seperti kaum Mujasimmah ( kaum yang menyerupakan tuhan degan mahluknya) yang memegang arti dari lahiriah dari Al-Qur’an dan Hadist sehinngga sampai mengatakan bahwa Tuhan bertangan,Tuhan bermuka,Tuhan duduk-duduk di “arasy dan lain-lain sebagainya.

Alhamdulillah ,Imam Abu hasan ‘Asya’ri dapat menegakan faham yang kemudian yang dinamai Faham Ahulussunnah Wal-Jama’ah,yakni Faham yang di ‘itiqodkan Nabi Besar Muhammad Saw, chulafairosidin ( Shahabat-shahabat Nabi Muhammd Saw). Pada Abad-abad berikutnya muculah ulamak-ulamak besar kaum Ahlussunnah Wal-Jama’ah yang menyebar luaskan pengajian –pengajian Imam Abu Hasan ‘Ali ‘Asya’ri di antaranya :

1.Imam Abu Bakar Al Qaffa ( wafat 365 H)
2.Imam Abu Ishaq Al-Asfarani ( Wafat 411 H)
3.Imam Hanifah Al-Baihaqi ( Wafat 458 H)
4.Imam Haramain Al-Juaini ( Wafat 460 H)
5.Imam Al-Qosim Al-Qusairi ( Wafat 465 H)
6.Imam Al-Baqilani ( Wafat 465 )
7.Imam Ghazali ( Wafat 505)
8.Fakhrudin Ar-Razi ( Wafat 505 H)

9.Imam Izzudin bin Abdussalam ( Wafat 660 H) dari ke 9 Imam Besar ini sebagai penerus Faham Ahlussunnah Wal-Jama’ah yang dibagun Imam Hasan Abu ‘Ali ‘Asya’ri menyebar luas keseluruh dunia
Seperti :

10 Syeichul Islam Shaihk Abdullah As Sarqowi. ( wafat 1227 H),yakni pengarang kitab Tauhid Sayrqowi
11. Shekh Ibrahim Al Bajuri ( Wafat 1272 H),pengarang Kitab tauhid Tahqiqul Maqom fil kifayatil A’wam dan kitab Tuhfatul Murid Ala Jauharatut Tauhid.
12.Al-Alama Shaick Muhammad Nawawi Bantan,Seorang ulamak Indonesia yang mengarang kitab Tauhid Tijamul Darari ( Wafat 1315 H)
13.Shaikh Zainal Abidin bin Muhammad Al-Fathani,pengarang kitab Tauhid bernama Aqidatun Najiin fi usuludin .
14. Shaikh Husein bin Muhammad Al Jasar Al Thalabilisi,pengarang kitab yang terkenal Hushunul Hamidiyah

Adapun Imam Abu Mansur Al-Maturidiyah,juga pengembag Mazhab Ahlussunnah Wal-Jama’ah dalam usuludin,nama beliau Muhammad bin Muhammad bin Mahmud,lahir di Desa Samarqan bernaman Maturid wafat di sana ( wafat th 333 H) yakni 10 tahun sesudah Wafatnya Imam Abu Hasan Ali ‘Asya’ri,beliau berjasa besar dalam mengumpulkan,merinci dan mempertahankan “itiqod Ahlussunnah Wal-Jama’ah ,”tiqod Nabi besar Muhammad Saw serta para shahabatnya,seperti Imam Abu Hasan ‘Ali ‘Asya’ri,makamnya di ziarahi di samarqan. Dunia islam sepakat bahwa kedua Imam Besar ini adalah pembagun Mazhab Ahlussunnah Wal-Jama’ah,Maka berkata Sayyid Az Zabidi,pengarang kitab itihaf Sadatul mutaqien,kitab yang mensyarah Kitab Ihya Ulumudin,karangan Imam Ahlussunnah Wal-Jama’ah,yakni Imam Ghazali ra :

Izza utliqo Ahlussunnah falmuraadubihi Al-‘Asya’irotu wal maturidiyah.

Artinya :

Apablah disebut” Ahlussunah Wal-Jama’ah,maka yang dimaksudkan degan ucapan itu ialah Faham atau fatwa-Fatwa yang diajarkan oleh Imam ‘Asy’ari dan Abu Mansur Al- Maturidi.( Ittihaf jilid II,halaman 6) dinukil dari Kitab ‘Itiqod Ahlussunah Wal-Jama’ah KH. Sirajuddin Abass hal 30-34. Penerbit PUSTAKA TARBIYAH JAKARTA 1989.

Allahuma soli’ala sayyidina Muhammad wa’ala alihi wa ashabihi ajma’in


Semoga bermanfa'at

Sumber :

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=584967964883347&set=a.347085785338234.79207.100001104453827&type=1&theater