Kamis, 04 Juli 2013

SALAFI WAHABI DAN AL-MUJADID SALAFUSSALEH MODERENISASI

SALAFI WAHABI DAN AL-MUJADID SALAFUSSALEH MODERENISASI UNTUK RENUNGAN DI AHIR ZAMAN INI


DARI PADA MEMPERTAHANKAN GENSI LEBIH BAIK MENCARI SELAMAT ,KARENA TANDA-TANDA DAJJAL SUDAH SANGAT NYATA.

Salafy Wahabi = Ibnu Tamiyyah + Muhammad bin Abdul Wahab inilah yang sisebut salafussoleh.

Gerankan ini sejak awalnya timbul selalu dlawan oleh Ahlussunnah Wal-Jama'ah dan selalu KO.Tapi mereka tetap berjuang merubah icon-nya karena nama Wahabi sudah mendapat kecaman ulamak sedunia,kemudian mereka meng-updatenya degan Nama Salafy Wahabi,penganut dokrin ini disebut Salafussoleh,tapi tak akan pernah berhasil total,sasaran mereka anak-anak remaja dan atau orang awam.dan meskipun disembuyikan dan meruba casingnya tetap dapat diketahui,karena ajaranya tak dapat disembunyikan yakni Musabiha.Mereka bertauhid tauhidnya Yahudi.

Adapun perso'alan salaf di Jaman Tabi watabi'in dibangun Ummu Salamah,istri Nabi dan Abu Sofyan Al-maliki,pemahaman Aliran kedua tokoh ini masih sagat sederhana.aliran Salaf ,Ummu Salamah dan Abu Sofyan tidak mengartikan ayat-ayat musabiha seperti Ibnu Tamiyah . Gerankan Islam Tanpa mazhab seperti ini berlakupula ke Ahmadiyah,karen telah dikafirkan seluruh ulamak bahwa Amadiyah itu bukan Islam, yang dibawa Nabi Muhammad Saw,seperti Salafy Wahabi ( Ibnu Taimiyah dan Muhammad bin Abdul Wahab) Sang Mujadid penyempurna Syari’at Islam ,menjadi syari’at islam salafy Wahabi.

Seprti Amadiyah qodiyan,karena ditolak oleh seluruh ulamak pindah ke Fakistan dan berpusat disana,melahirkan Islam Sunni dari sini mewujudkan gerakan Jihad yang disebut Mujahidin Afganistan untuk terjun ke meda laga,kemudian mewujudkan gerakan Dakwanya yang disebut Majelis Karkun melakukan dakwa khutuj ,untuk lebih dapat diterima dunia menamakan dirinya Jama’ah Tabligh,gerakan ini cukup lumayan sukses karena dapat merekrut orang-orang Ahlussunah Wal-Jama’h,karena amalan ibadahnya agak mirip terutama pada sufistic mereka,yang sangat abid lagi mengagumkan kesuhudan-nya.

Seperti Ahmadiyah Lahore,menukar kesingnya Lemkari di Indonesia,kemudian Lemkari dinilai gagal,karena dagn icon itu,tak mungkin lagi setelah mendapat kecaman kaum muslimin wal-Muslimat,maka jema’at Ahmadiya merubah casing-nya degan Nama Lembaga Dakwah Indonesia atau disingkat LDII,Umat islam banyak terkagum karena Nama itu LDII,padahl itu semua dari Agama Mirza Gulham Ahmad. Seoran Mujad India.

Nah yang diambil oleh Ahlussunah wal-Jama’ah aliran Salaf yakni golongan Umu Salamah dan Abu Sofian Al-Maliki.

Sementara aliran Khalaf,yakni golongan Sayyidina Ali,Sayyidina Abbas,Abu Mansur Al-Maturidi dan Assya’ri,inilah yang diambil oleh seluruh dunia dalam Jajaran Ahlussunnah Wal-Jama’ah, dari sinilah mengenal Mazhab secara keseluruhan yakni Mazhab Maliki (aliran Salaf umu Salama dan Abu Sofian Al-Maliki ),Mazhab Hanafi,Mazhab Hambali dan Mazhab Syafi’I,muara dari segala pengetahuan Abu Bakar ra,Umar ra ,Ustman ra dan Ali ra, sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw:

1.Rasulullah Saw bersabda : Tidak ada Nabi sesudahku,kalau masih ada ,Abu Bakar dan Umar-lah Orangnya.Lalu kenapa mengenyampingkan mereka yang dimuliakan Rasulullah ?,dan menyatakan diri lebih mulia dari mereka,menyatakan diri " kami bukan pengikut Abu Bakar dan Umar !, kami pengikut Nabi Muhammad Saw. Jagan kita warisi Si Muhammad bin Abdul Wahab.

2. Nabi shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan kita untuk mengikuti jejak para Khulafa` al-Rasyidin. Dalam sebuah hadis disebutkan :

عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ مِنْ بَعْدِي

“Ikutilah sunnahku dan sunnah al-Khulafa` al-Rasyidin setelahku!” (HR. Ahmad, Abu Dawud, al-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan al-Hakim).

Dalam hadis yang lain disebutkan :

اقْتَدُوا بِاللَّذَيْنِ مِنْ بَعْدِى أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ

“Ikutilah orang-orang setelahku, yaitu Abu Bakar dan Umar!” (HR. Ahmad, al-Tirmidzi, Ibnu Majah dan lain-lain).

Dalam hadis yang lain juga disebutkan :

إن الله جعل الحق على لسان عمر وقلبه

“Sesungguhnya Allah menjadikan kebenaran pada lisan dan hati Umar.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, al-Hakim, al-Tirmidzi dan lain-lain).

Rasulullah saw. berkata kepada Ali bin Abu Thalib: Sesungguhnya kedudukanmu terhadapku adalah seperti kedudukan Harun terhadap Musa, hanya saja tidak ada seorang nabi pun sesudahku. (Shahih Muslim No.4418).

Rasulullah saw. berkata kepada Ali bin Abu Thalib: Sesungguhnya kedudukanmu terhadapku adalah seperti kedudukan Harun terhadap Musa, hanya saja tidak ada seorang nabi pun sesudahku. (Shahih Muslim No.4418).

3. Ikuti Para Ulamak Ahlusuunah Wal-Jama'ah,Karena Rasulullah telah bersabda : Al-Ulama Warisatul Ambiak.

Para ulamak itu sangat teliti,waspada dan bertanggung jawabkepada Allah dan Rasul-Rasul-Nya,dan Nabi-Nabin-Nya.

NabiMuhammad Saw bersabda :Al-Ulama'mushobihul ardhie wa khulafaulambiyakwawarosyati wawarosyatul ambiya'.Artinya :" Ulama' itusebagailampu-lampu di bumi,penganti para Nabi,pewarisku danpewaris paraNabi.'.( HR.Ibnu Ady dari Ali).

Nabi Muhammad Saw bersabda :Al-Ulama-uwarosyatulambiyak,Tuhibbuhumahlussama'watastagfirulahumul khitanu filbahrie iza matu ila yaumilqiyamah.Artinya :Ulama itu pewaris para Nabi,Ahlilangi/para malaikat mencintaimereka danikan-ikan di laut memintakan ampun untukmereka bila mana mereka itumatihingga hari qiyamat.(HR.Ibnu Najjar dari Annas).

RasulullahSaw Bersabda :Manakroma 'aliman faqodakromani,wamanakromani,waman akromani faqod akramallahfma'wahul jannah.Artinya : barangasiapa memuliayakan orang alim,bearti diatelah benar-benartelah memuliayakanaku,dan barang siapa telah memuliakanaku,maka Allah akanmemuliakanya,sehinggatempatnya adalah surga. (Al-Hadist).

Fatwa Wahabi [Mudzakaratu Ushuulil-Fiqh hal. 306 – Cet. Multaqaa Ahlil-Hadiits]]
"Dan sebagian perkataannya [Muhammad bin Abdul Wahhab], “Aku menganggap bathil kitab [fikih] empat madzhab, dan aku katakan bahwa manusia dalam kurun waktu 600 tahun mereka tidak beada atas sesuatu [kebenaran], dan aku mengajak untuk berijtihat dan aku keluar dari taqlid [mengikuti ulama = ”Menerima satu perkataan tanpa mengetahui dalilnya” [Mudzakaratu Ushuulil-Fiqh hal. 306 – Cet. Multaqaa Ahlil-Hadiits]

Dan aku katakan bahwa perbedaan pendapat ulama adalah kemarahan, dan aku mengkafirkan orang yg bertawasul kepada orang-orang shalih, aku mengkafirkan Bushairi karena ucapannya. ‘Hai orang yg paling mulia-semulianya makhluk [Muhammad] ,’ dan aku katakan jika aku mampu untuk menghancurkan kubah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam niscaya akan aku hancurkan, dan sekiranya aku mampu juga atas ka’bah, niscaya aku ambil talangnya dan aku buatkan talang dari kayu, dan aku haramkan berziarah ke makam Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan aku mengingkari untuk berziarah ke makam kedua orang tua dan selain dari keduanya.

KITAB FADHOIHUL WAHABIYYAH SYEKH FATHI AL-MISHRI AL-AZHARI HAL.17-19
Al-QONUJI salah seorang ulama wahabi di dalam kitabnya Ad-Dinul Kholish juz 1 hal 140 mengatakan :taqlid terhadap mazhab –madzhab adalah syirik .jadi menurutnya seluruh umat islam pada masa sekarang kafir karena mereka penganut mazhab yang empat .Menurut orang-orang wahabi mereka adalah kafir

Ali bin Muhammad bin Sanan seorang pengajar pada mesjid Nabawi dan perguruan tinggi wahabi yang bernama universitas islam dalam kitabnya yang bernama Al-Majmul Mufid min 'aqidatit-tauhid hal.55 ,mengatakan :"wahai umat islam ,islam kalian tidak akan bermamfaat kecuali jika kalian mengumumkan perang terhadap torekat-torekat sufi dan menghabisi mereka ,perangilah mereka sebelum kalian memerangi orang-orang yahudi dan majusi.

Orang Wahabi mengkafirkan seluruh penduduk negara-negara islam dan para ulamanya sebagaimana mereka sebutkan dalam kitab yang berjudul fathul majid ,mereka mengatakannya:khususnya jika telah diketahui bahwa kebanyakan ulama dimana mereka berada pada masa sekarang tidak mengetahui tauhid kecuali apa yang diyakini orang-orang musyrik."Kemudian pengarang kitab tersebut mengatakan:"Penduduk mesir kafir karena mereka menyembah Ahmad Al-Badawi,Penduduk Irak dan sekitarnya seperti penduduk Amman kafir ,karena mereka menyembah Al-Jilani,dan penduduk Syam kafir karena mereka menyembah Ibnu Arobi ,demikian penduduk Nejd dan Hijaz sebelum munculnya dakwah wahabi dan begitu juga penduduk yaman."

Dalam kitab yang lain yang berjudul :"I"shoorut Tauhid karya Nabil Muhammad mereka mengkafirkan orang-orang sufi dan penganut torekat ,penduduk negara-negara islam seperti penduduk Mesir ,Libia ,maroko, India ,Irak,Asia Barat dan negara-negara Syam (Suria ,Libanon,Yordania dan Palestina)Nigeria ,Turk ,Afganistan dan negara Tukistan, Cina ,Sudan, Tunisia ,Marakiz dan Al-Jazair.

Husam Al-'Aqqad salah seorang ulama wahabi yang anti dzikir .mengafirkan orang yang membaca Sholawat sebanyak 10.000 kali atau mengatakan laailaaha illalloh 1000 kali. Dalam koran As-Safir edisi sabtu tanggal 30 Mei 2001(hal.11).

Muhammad Hasanain Haikal merilis ini sebuah dokumen yang mengatakan bahwa seseorang pembesar wahabi mengatakan:""tidak seyogyanya ada peperangan antara orang-orang islam pilihan (wahabi)kecuali melawan orang-orang musyrik dan orang kafir,orang kafir yang musyrik pertama kali adalah orang-orang turki usmaniyah dan juga keturunan bani Hasyim dan ringkasnya seluruh pengikut nabi Muhammad SAW selain kelompok wahabi."

Bahkan Sayyidah Hawa ,istri Nabi Adam AS tidak luput dari pengkafiran kelompok Wahabiyyah sebagaimana dituturkan oleh al-qonuji (ulama wahabi):"yang benar aalah bahwa syirik telah terjadi pada Hawa saja tidak pada Adam AS . Dengan ini berarti Wahabiyyah telah menjadikan seluruh manusia sebagai anak-anak zina ,karena menurut mereka Nabi Adam AS kawin Dengan Hawa yang Syrik itu."


(KITAB FADHOIHUL WAHABIYYAH SYEKH FATHI AL-MISHRI AL-AZHARI HAL.17-19)


Sekarang mulai mengristal Fatwa Muhammad bin Abdul Wahab penganut Fatwa Ibnu Taimiyah dan diteruskan oleh Albani dan ulamak -ulama bangsa saud Salafi Wahabi : Dengan mesin super Bid'ah dolalah /haram jadah. Mesin pembunuh Aqidah,syari'ah dan Nyawa atas Rukun Islam tambahanya sebagai alat penyempurnaan Syari'at yang disampaikan Nabi Muhammad Saw " Barang siapa mengikuti Fatwa Wahabi maka Mu'min dan mingingkarinya Kafir,Halal darahnya ( dibunuh),halal Hartanya ( dirampas ).

Tidak ada mahluk yang terjahat di bawah kolong langit ini yang mengatakan Nabi muhammad Saw belum sempurna menyampaikan dan menjalankan syari'atnya,lantaran Rasulullah mencontokan kepada ummatnya " bertawasul" ,dan mengkafirkan mazhab 4,dan seluruh ulamak Ahlussunah Waljama'ah yang mengikuti sunnah Rasulullah,chulafairosidin dan ulamak-ulamak yang mewarisinya.

yang memposisikan dirinya lebih mulia dari segala mazhab 4,memposisikan dirinya lebih mulia dari Nabi Muhammad Saw,dengan katanya Kafir bagi siapa yang menaggap bahwa Nabi Muhammad Saw semulia-mulia mahluk,Nabi Muhammad Saw belum sempurna menjalankan syari'atnya,lalu disempurnakan oleh Ulamk Salafi Wahabi demi pemurnian Tauhid,Nabi Muhammad Saw mencontohkan bertawasul begitu pula para shabatnya,dan mengankat Abu Jahal lebih bertauhid atas siapa saja yang mengucapkan 'Lailahaillah muhammad darasulullah"sementara ia masih bertawasul,coba bayangkan ?....masak Abu Jahal yang bukan Islam dinobatkan lebih mulia dari orang yang bertawasul,yakni Nabi Muhammad Saw,Para shabatnya,para ulamak Mazhab 4,dan para waliyullah.dengan Fatwahnya :

" Barang siapa menolak Fatwa Wahabi maka kafir ( halal darahnya untuk dibunuh) dan halal Hartanya ( untuk dirampas),Fatwah inilah yang dijadikan untuk menyempurnakan tauhid,dan sebagi rukun Islam yang ke 6 (tambahan dari rukun Islam hanya 5. para ulamak wahabi mengagnkat status dirinya lebih mulia, lebih suci dari Nabi Muhammad Saw.

Para pengikut Nabi Palsu Muhammad bin Abdul Wahab ! Sang penyempurna Syari'at Nabi Muhammad Saw. Produk Fatwa-fatwanya selalu menghebohkan. Melitir hadist itu kebiasaannya buat melegalkan Fatwahnya,kalao buat hadist dan hadist terlalu cepat kelihatan. Fatwah Wahabi itu bersifat mutlak setara dengan Al-Qur'an dan hadist ,untuk itu sudah sepantasnyala bila sudah diketahui maka larilah dari padanya.

BANYAK YANG TERKECOH ATAS KEBANGGAAN MENJADI MANHAJ SALAFUSSALEH

Dalam kitab Najm al-Muhtadi Wa Rajm al-Mu’tadi, h. 588, mengutip perkataan al-Khalifah ar-Rasyid ‘Ali ibn Abi Thalib, menuliskan sebagai sebagai berikut:

“Sebagian golongan dari umat Islam ini ketika kiamat telah dekat akan kembali menjadi orang-orang kafir”. Seseorang bertanya kepadanya: “Wahai Amir al-Mu’minin apakah sebab kekufuran mereka? Adakah karena membuat ajaran baru atau karena pengingkaran? Sahabat ‘Ali ibn Abi Thalib menjawab: “Mereka menjadi kafir karena pengingkaran. Mereka mengingkari Pencipta meraka (Allah) dan mensifati-Nya dengan sifat-sifat benda dan anggota-anggotabadan”.
(Diriwayatkan oleh Ibn al-Mu’allim al-Qurasyi dalam kitab Najm al-Muhtadi Wa Rajm al-Mu’tadi, h. 588),

Nah inilah yang dikatakan Aliran /manhaj Khalaaf...Sayyidina Ali,Ibnu Abas,A; Maturidiyah dan Asya'riyaah ( Mahab Imam Syafi'i),takwil nya sangat rinci dan dalam,otak-otak briilian dan diberi hidayah oleh Allah, Dalam masalah thasauf dari Al-Maturidiayaj,so'al fiqih Imam Syafi'i,Imam Hambali,Imam Imam hanafi dan Imam Hambali,golongan Ahlussunah Wal-jama'ah,Untuk ulamak aliran salaf tokohnya Umu Salamah ( istri Nabi Muhammad Saw),dan Imam Malik ra yang tidak sedalam takwil ulamak khalaf,banyak yang terkecoh,degan konsep Salafussaleh ( Umu Salama dan Imam Malik ra). kedua mahadj itu Ahlussunah Wal-Jama'ah. Ulamak syalaf belum semutahir ulamak khalaf,masih sederhana sekali pengetahuaanya, karena Gudang ilmu itu ada pada sayyidina Ali,dan Ibnu Abas :

Hadis riwayat Saad bin Abu Waqqash ra., ia berkata:

Rasulullah saw. berkata kepada Ali bin Abu Thalib: Sesungguhnya kedudukanmu terhadapku adalah seperti kedudukan Harun terhadap Musa, hanya saja tidak ada seorang nabi pun sesudahku. (Shahih Muslim No.4418) .

Umat Islam jadi kacau :

Kalo yang dimaksudkan Wahabi akan salafussaleh ituyakni Ibnu Taimiyah,Al-Mujadid-nya Muhammad bin Abdul Wahab. Ibnu Tamiyah,si pengumpul hadis-hadis mungkar,banya menginfirasai kisa-kisa nabi palsu,ahirnya ditaklukan oleh ulamak-ulamak Ahlussunnah Wal-jamah,dan dia mengakui,menulis dan membenarkan tahlilan,tawasulan,istiqosah ,talqin,sehingga banyak bukunya dimanfa'atkan di kalangan Ahlussunah Wal-Jama'ah menukil dari karanganya yang sama degan ulamak Ahlussunnah Wal-Jama'ah,tapi itu diletakan di sisi kiri dan belakangnya,untuk sekedar mencari aman saja,yang gencar difatwahkanya adalah apa yang dia fatwakan sebelumnya, Sehinnga umat pun jadi bingung.

Sementara yang dari kalangan Ahlusuunah Wal-Jama'h akan bilang hati-hati lho kalo bicara,Ibnu Taimiyah gak begitu !

Dan sering pula dibabatkan kepada pengikut wahabi, Ni...khan Ibnu Taimiyah Tahlilan juga dsb..dsb. para wahaber bengong ,celigak-celinguk! karena sepengetahuan mereka Ibnu Taimiyah itu Mujadid kaum mutasyabiha ,ulamak besarnya Muhammad bin Abdul Wahab,yang disebut salafussaleh ..

Nah Muhammad Adbdul Wahab juga mengikuti trik Mujadinya ( Ibnu Taimiyah),maka wahaber jadi bingung mana kala kaum Ahlussdunna Wal-Jama'ah,mengatakan kasian deh elo,nyatanya Muhammad bin Abdul wahab doyan Tahlilan juga sebagaimana dalam Buku putih Muhammad bin Abdul Wahab,dan sala satu karangan KH.Ahmad Dahlan,maka Wahbers jadi bingung,Kok bisa ya ...??.

Sikap dan trik Ibnu Taimiyah dan Muhammad bin Abdul Wahab,ditiru oleh tokoh-tokoh genderasi berikutnya sampai kini. Degan kata lain TOBAT SAMBAL.

Allahumma soli.ala sayyidina muhammad wa’ala alihi wa ashabihi ajma’in.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1380842018797766&set=a.1376791252536176.1073741824.100006159425575&type=1&theater

AMBILAH YANG TERBAIK DI MASA TAUBATNYA IBNU TAIMIYAH DAN MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB,MESKIPUN MEREKA TAUBAT SAMBAL,TAPI SEJARAH TELAH MENCATAT MEREKA.,TAKLUK DITANGAN PARA ULAMAK AHULUSSUNAH WAL-JAMA'AH KARENA KEBENARAN AH-AHLUSSUNNAH WAL-JAMA'AH.

Sang Mujadid mustinya memberikan pengumuman,agar meninggalkaan Fatwa-fatwa sesatnya,yatanya tidak ditemukan diberbagai tulisanya,bisa jadi karena gengsi atas setatus yang telah dicapainya

Sebagai SANG MUJADID ATAU SANG PEMBAHARU ISLAM.

Ambilah apa yang disampaikan Ibnu tamiyah setelah takluknya ditangan Ulamak Ahlussunnah Wal-jama'ah begitupula degan Muhammad bin Abdul Wahab dalam buku putihnya,jagan mengambil kesesatanya yang dilanjutkan dan berlanjut lalu diperkuat Yahudi dikerajaan Yahudi di Riyadh untuk menghancurkan Islam.

Sabda Nabi Muhammad Saw : Mereka keluar dari islam bagai anak fanah yang melesat dari busurnya dan tidak akan pernah bisa kembali (kebusurnya). Jadi Maluna akmalauna malukum 'akmalukum lakukm dinukum waliyadin ' bagi kami amal kami bagimu amal kamu,bagi kami agama kami bagimu agamamu. jagan mengkafirkan, Ahlussunah Wal-Jama'ah,kafirkanlah yang kafir.

Allahu akabar..!

Allahumma soli'ala sayyidina Muhammad wa'ala alihi wa ashabihi ajma'in

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=571637932883017&set=a.347085785338234.79207.100001104453827&type=1&theater
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=571540662892744&set=a.347085785338234.79207.100001104453827&type=1&theater

Nih tontonan maut ,Selamat nonton di you tube.

-http://www.youtube.com/watch?v=k8kMXasJdkI

Akhirul Kalam :

MEREKA AL-MUJADID MENTANG NABI MUHAMMAD SAW,

Untuk itu :

Allah berfirman :"Dan barang siapa yang menen¬tang Rasul sesudah jelas ke¬benaranbaginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, kami biarkania leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu (Allah biarkan merekabergelimang dalam kesesatan) dan kami masukkan ia ke dalam jahannam, danjahannam itu seburuk-buruk tempat kembali (QS: An-Nisa 115)

BERFIKIRLAH KITA 1000 X UNTUK MEGIKUTI FATWA ISLAM TANPA MAZHAB,DAN PERTAHANKAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA,BERBHENIKA TUNGGAL IKA DARI ENTRIK BEBERAPA ISLAM TANPA MAZHAB.

INDONESIA TELAH MEMENUHI SYARI'AT ISLAM RAHMATAN ALAMIN,JAGAN MAU DIPERALAT TRIK INTRIK YAHUDI UNTUK KEPENTIKAN POLITIKNYA.MELAUI PENGKRISTALISASIAN SARAH. BERSYUKURLAH KEPADA ALLAH ATAS NEGARA RI.

Walau kita masih tak pernah puas,dan berupaya serta berdo'a agar bangsa kita aman damai serta trus maju.

Semoga bermanfa’at .
 
 

Selasa, 02 Juli 2013

SUJUD TILAWAH BIKIN SYETAN KETAKUTAN



SUJUD TILAWAH  BIKIN SYETAN KETAKUTAN,PANTAS SAJA ULAMAK WAHABI  MENGHARAMKAN MENCIUM,EMBACA SHODAQOLLAHULAZIM TERHADAP AL-QUR'AN.


"Sesungguhnya orang yang benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong."
[Surah 32: as-Sajdah, Ayat 15]


Sujud Tilawah ialah sujud ketika bertemu degan ayat-ayat “ Sajadah” dalam bacaan ayat Al-Qur’an .
Nabi Muhammad Saw :

Dari Ibnu Umar ra Bahwasanya Nabi Saw membacakan Ayat Al-Qur’an kepada kami maka bila beliau

Membaca ayat  “ Assajadah” beliau takbir dan sujud,kemudian kami mengikuti mengikuti sujud  bersama beliau.(H.R Abu Daud  dan Hakim).

Nabi Muhammad Saw bersabda :

Ya Ayyuhannas,Sesunggunya kita tidak diwajibkan untuk sujud tilawah,maka siapa saja yang sujud betulah ia, dan siapa tidak sujud maka tidak berdosa,dan dalam lafaz  yang diriwayatkan Bukhari dinyatakan: Bahwasanya Allah mewajibkan sujud itu,tetapi jika kita mau. (HR.Bukhari).
Pada surat-suarat “Assajadah itu bisa kita dapatkan tanda “ Assajadah” dipinggir halaman Al-Qur’an,Silahkan buka Musha Ustman ( Al-Qur’an). Lihat di buku Fiqih Islam lengkap oleh Drs.H.Moh.Rifa’i. hal 147.

Kemudian bisa di Lihat Buku Fiqih Islam oleh H.Sulaiman Rasid hal 107 :
Rasulullah Saw bersabda : 

Dari Abu Hurairoh,telah berkata Nabi Saw : ‘ Apabila manusia membaca ayat  “Assajadah”,kemudian dia sujud,menghindarlah syetan dan ia menagis seraya berkata : Hai Celaka ! Anak Adam (manusia) disuruh sujud,lantas ia sujud,maka baginya surga,dan saya disuruh sujud juga,tetapi saya engan ( tidak mau),maka bagi saya neraka. ( HR.Muslim).

Dari Ibnu Umar: Sesungguhnya Nabi Saw,pernah membaca Al-Qur’an di depan kami,ketika beliau melalui (membaca)  ayat Sajadah beliau takbir,lalu sujud,kami pun sujud pula bersama beliau. (H.R.Tarmizi).

Ayat-Ayat Sajadah itu :
1. Qs. Al-‘Araf di ahir Ayat.
2.Qs. Ar-Ra’d ayat 16
3. Qs.An Nahl,Ayat 50
4.Qs.Al-Isra’ Ayat 109
5.Qs. Maryam Ayat 58
6. Qs.Al-Hajj,Ayat 18
7.Qs.Al-Haj,j Ayat 77
8.Qs.Al-Furqon ,Ayat 60
9.Qs.An-Naml,Ayat 26
10.Qs.As-Sajjadah,Ayat 15
11.Qs.As-Shad ,Ayat  24
12.Qs. Hamim,Ayat  38
13.Qs.An-Najm,di ahir Ayat.
14.Qs.Al-ansyiqoq,Ayat 21
15.Qs.Al-“Alaq,di Akhir Ayat.

Silahkan buka Al-Qur’an,dipingiran halaman tertulis “ Assajadah” atau lambang kubah masjid.


http://shafiqolbu.wordpress.com/2012/08/16/sujud-tilawah-sajadah/


Bacaan Sujud Sajadah/Tilawah

Sujud Sajadah atau Sujud Tilawah ialah sujud yg dilakukan apabila kita membaca ayat-ayat sajadah di dalam al-Quran. Ayat-ayat tersebut 

"Sesungguhnya orang yang benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong."
[Surah 32: as-Sajdah, Ayat 15]


Pada kebiasaanya, para imam di masjid akan memberitahu para jemaah jika beliau akan membaca ayat tilawah dan akan dilakukan sujud sajadah pada rakaat sekian sekian. Maksudnya, apabila pada rakaat yg disbut, apabila imam menyebut takbir, akan terus sujud kerana telah membaca ayat sajadah. Sewaktu sujud itu, ini adalah bacaannya:

"Telah sujud wajahku kepada yang telah menciptanya, yang telah memberi rupa baginya dan telah memberi pendengaran dan penglihatan dengan kehendakNya dan dengan kekuatanNya, Tuhan yang penuh limpah keberkatanNya telah menjadikan manusia dengan sebaik-baik kejadian."
Selepas sujud tersebut, kita akan terus bangun semula dan sambung membaca ayat al-Quran dan teruskan dengan rukuk seperti biasa. Jika ayat sajadah dibaca di luar solat, rukunnya adalah

1. Niat - “Sahaja aku sujud sajadah kerana Allah Ta’ala”
2. Takbiratul Ihram
3. Sujud - baca bacaan sujud sajadah di atas
4. Salam

Hukum sujud sajadah di luar ialah SUNAT kepada pembaca dan juga pendengar bacaan ayat sajadah, dan sujud si pendengar itu tidak tergantung sama ada pembaca (qari) itu turut sujud atau tidak. Jika sedang solat berjemaah, makmum WAJIB mengikuti imam jika imam melakukan sujud sajadah.

Semoga ini menjadi penambah amalan kita dalah kehidupan.


Sujud tilawah adalah sunnat mu'akkad, tak pantas ditinggalkan. Jika seseorang membaca ayat sajdah, baik dalam mushaf atau dalam hati, di dalam shalat atau di luar shalat, hendaklah ia sujud.

Sujud tilawah tidaklah wajib dan tidak pula berdosa bila tertinggal, sebab terdapat keterangan bahwa ketika Umar bin Khattab berada di atas mimbar, ia membaca ayat sajdah dalam surat al-Nahl, lalu ia turun dan sujud.

Tetapi pada Jum'at yang lainnya ia tidak sujud walau membaca ayat sajdah. Lantas ia berkata : "Sesungguhnya Allah tidak mewajibkan kita agar bersujud kecuali jika mau". Hal ini disampaikan di hadapan para sahabat.

Juga diterangkan bahwa Zaid bin Tsabit membacakan ayat sajdah dalam surat al-Najm di hadapan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam namun ia tidak sujud, tentu Zaid akan disuruh sujud oleh Nabi jika hal itu wajib.

Dengan demikian, sujud tilawah adalah sunnat mu'akkad, yakni jangan sampai ditinggalkan walau terjadi pada waktu yang dilarang, setelah Fajar umpamanya, atau ba'da Ashar, sebab sujud tilawah, termasuk sujud yang punya sebab, sama halnya dengan shalat tahiyyatul mesjid atau lainnya.

[Disalin dari buku Fatawa Syekh Muhammad Al-Shaleh Al-'Utsaimin, edisi Indonesia 257 Tanya Jawab, Fatwa-Fatwa Al-'Ustaimin, oelh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, terbitan Gema Risalah Pres, hal. 136-137,146-148 dan 158-159 alih bahasa Prof.Drs.KH Masdar Helmy]

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : "Jika saya membaca ayat sajdah, wajibkah saya sujud atau tidak ..?"

MAU CARA NYA ? CLIC SAJA  :



كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ

Kamu (wahai umat Muhammad) adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan bagi (faedah) umat manusia, (kerana) kamu menyuruh berbuat segala perkara yang baik dan melarang daripada segala perkara yang salah (buruk dan keji),  serta kamu pula beriman kepada Allah (dengan sebenar-benar iman).  (Surah Ali `Imran: 110)


                             MONUMEN KERAJAAN DAJJAL YAHUDI DI SAUDI ARABIAYA

                                               ASTAGHFIRULLAH HAL'AZIM





Senin, 01 Juli 2013

TAWASUL DIPROTEST HABIS,DIHUKUM KAFIR,MUSYRIK/DASAR ISLAM PROTESTAN



TAWASUL DIPROTEST HABIS,DIHUKUM KAFIR,MUSYRIK/DASAR ISLAM PROTESTAN


TAWASUL DIPROTEST HABIS,DIHUKUM KAFIR,MUSYRIK/DASAR ISLAM PROTESTAN MENGAPA TAWASUL (DENGAN MENYEBUTKAN KEDUDUKAN/DERAKJAD/KEBESARAN) ATAU MINTA DIDO’AKAN KEPADA ALLAH DIHUKUM KAFIR DAN MUSYRIK OLEH WAHABI,HAL INI MEZHALIMI PARA NABI. WALI-WALI ALLAH,SELURU NABI DAN RASUL DAN SELURUH ULAMAK. TAWASUL /ISTIQOSAH


Bukan Bid'ah Hasanah Tawasul,TAWASUL  adalah Sunnah Nabi Muhammad Saw.dan Perintah Allah. Setiap manusia yang membutuhkan Allah Sw,sadar atau tidak sadar tidak ada yang lepas dari Tawasul,yang ada mengkafirkanya. Karena Allah Swt juga memerintahkan kita meminta degan melalui pertologan Sholat Wasta'inu bisobri washolah ! lanjutkan bacanya ya ! Berdo’a langsung kepada Allah,ya itu seharusnya.Di do’akan oleh orang lain,atau minta dido’akan orang lain,mala lebih hebat,karena anda dan orang lain sama-sama mendo’akan anda,ibart mobil ini mengunakan doubl Gardan. Lah kalo kita mendo;akan Nabi apa salah ?,didoakan Nabi apa salah ? mintak di do’akan oleh Nabi apa salah ? lah kalau ini yang dihukum Kafir /Musrik,ini pemahaman orang gila,atau pemahaman misinya Iblis.


Allah berfirman : Hai orang-orang yang beriman ! Patuhlah kepada Allah dan Carilah jalan yang mendekatkan kepada-Nya dan berjuanglah di jalan Allah,supaya kamu jadi beruntung. (Qs.Almaidah Ayat 35). Firman Allah Swt didalam Al-Qur’an : Dan kalau mereka pada ketika telah menganiyaya dirinya ( dengan Berbuat dosa) datang kepada engkau ( Hai Muhammad),lalu mereka bermohon ampun kepada Tuhan dan Rasul,Dan Rasul) meminta ampunkan pula utuk mereka kepada Allah.Sesunnguhnya Tuhan penerima Taubat lagi Penyayang. Qs. Anisa’ Ayat 64).

Wahai saudaraku! Bertawasul artinya berdo'a melalui (berperantaraan menyebut derakjad) diawal pada Do’anya BihaqI Shalawat,bisa dengan bihaqi Qura'an,bisa dengan Ulamak,bisa dengan Wali-Waliyullah,bisa dengan Ibu bapak (Nabi Adam Juga bertawasul kepada Asmak Nabi Muhhamad Saw,Nabi Adam as ,berfikir bahwa alangkah mulianya Muhammad itu bersanding dengan nama Allah.terukir indah ditiang arasy,lalu Nabi Adam as berdo'a tawasul,: Ya Allah Demi kemulian Muhammad Rasul Engkau,kau sandingkan namanya dengan namaMu,maka ampunilah aku ! maka dengan bertawasul demikian,Do'a Nabi Adam as dikabulkan sehinnga Nabi Adam as dipertemukan kepada Siti Hawa di Padang Arafah,Bertawasul dengan Ayat AlQur'an ada do'anya yakni Allumma bihaqil Fatiha,wasirril fatiha...dst,

Kemudian dalam kalimat "Auzubika limatillahi tammati minsyarima Kholaq,yakni Aku berlindung kepada Engkau ( Allah),DENGAN kalimat Mu yang sempurna dari segala kejahatan yang Engkau ciptakan.hampir setiap hari kita mengucapkan kalimat Tawasul ini,tapi ya jarang disadari saja,apa itu ? yakni Bismillahirohman Nirrohim,kalimat tawasul itu dimulai dengan kata DENGAN atau DEMI ( KEBENARAN/DERAKJAD/KEDUDUKAN/KEBESARAN ),yakni menyebut keutamaan Asmaknya yakni Allah , Arrahman dan Arrahim,kalimat Tawasul ini banyak dijumpai dalam Kalimat Nabi Muhammad Saw di ketika beliau mengobati orang sakit. Ingatlah do'a Tawasul Nabi Adam Alaihi Wassalam kepada Asmak Nabi Muhammad Saw,Beliau belum hadir di Muka Bumi ini,yang ada yakni Adam dan Hawa,cobalah renungkan ! kalau kalian mungkin pernah mendengar ornag berdo'ah dengan kalimat Bihaqil Qur'anil'azim ,ini kalimat tawasul,denagan arti Demi kebenarannya Al-Qur'an " Saudra Alvan sendri sudah berkata,Demi Tuhan !!! ajaran itu bacaan Istqosah ,mendekatkan kepada musrikan . Yang saudra katakan itu kalimat Tawasul,karena saudra mengatakan Dengan Nama Tuhan ( maksudnya),seharusnya saudra menggunakan kalimat Yaaa Allah !!! persaksikanlah !!!,Nah kalau saudra menggunakan kalimat ini saudra terbebas dari kalimat Tawasul.

Coba renungkan dalam-dalam, coba kamu bandingkan kalimat BISMILLAHIRROHMANIRROHIM dengan 'AUZUBILLAHIMINASYAITONIROJIM, pada kalimat "auzu billah " artinya aku berlindung kepada Allah,nah kalimat ini terbebas dari kalimat Tawasul,hal seperti ini pemahamanya tidak akan diberikan Allah kepada hati nyang jahil,dan ini masih sangat kecil,jika suatu sa'at saudara mendapat hidaya khusus dari Allah Swt,saudra akan tau bahwa kalimah BISMILLAHIROMAN NIROHIM meliputi sementa alam yakni 7 lapis bumi, lapis langit beserta segenap isinya semua sudah termaktub dalam kalimat Bismillahirrohmannirrohim baik alam mikrokosmos maupun makrokosmos , beda dengan kalimat, “Auzubillah “ muatanya lebih kecil yakni Saudara sendiri secara vertikal ( Aku berlindung ). Cobalah renungkan ! insyak Allah saudara sampai kepada status Ulul Albab jika mau membuka diri berfikir yang dalam seperti Imam Ghozali,dan tidak tergesah-gesa menghakimi oranang lain seperti kalmat komentar saudra tadi “ Demi Tuhan,,!!! Kalimat itu sangat luar biasa,sementara saudar cuman berkomentar sebatas itu tanpa memberikan alasan apapun,sehingga telah menyakiti orang yang saudra maksud,kecuali saudra memaparkan dengan jelas hujah yang saudra ajukan untuk jadi pertimbangan orang lain,sehingga tidak menyakiti hati kiyai/ustad disini.

Bangan saja setiap hari saudara mindirikan Shloat,mudah-mudahan saudra lebih bagus Sholatnya sperti Ustad disini. Coba Saudra perhatiaka Perintah Allah Aza wajallah dalam firmanNya, “ WASTA’INU BISOBRI WASSHOLAH !,Artinya : Pintalah pertolangan padaKu dengan Sabar dan Sholat., Kalimat perintah Allah disini kalimat Tawasul ( perantara),yakni SABAR DAN SHOLAT’.

Nah..kalau kalimatnya “ Ud’uni astajiblakum ! Pintalah padaku niscaya Aku kabulkan ! lalu saudra berdo’a, dalam tingkatan ini hilanglah makna tawasul,akan tetapi amatlah halus walaupun itu tidak terlepas dari Tawasul itu sendiri karena saudra berdo’a menggunakan perantara juga yakni dengan adanya mulut dan hati. Pada hakekatnya puji muhadas kepada Kodim tidak terlepas dari makna Tawasul.tapi saya mengajak saudra untuk memahami tawasul yang lebih nyata,karena perso’alan yang halus tersebut keterkaitannya dengan Ilmu Ma’rifat,mungkin akan terlalu dalam kalau saya sampaikan disini,, memadailah seperti beberapa uraian saya di atas, jika sampai ketahapan ilmu hakekat yang luasnya lebih luas darl langit dan bumi maka lidah saudra akan kelu,Allah berfirman dalam hadist Qudsi ; man’abidal asama’ dunal makna faqod kafar ! Artinya siapa menyembah nama ( menyebut) nama Allah tiada dengan makana maka kufurlah ia,untuk mencapai hakekat Alif Lam Lam Ha ( Allah),sebagaimana yang dicapai Arifin Billah,tidaklah dimaksudkan untuk itu dalam perkara ini.

kita kembali pada titik perso’alan tadi, so’al Tawasul yang nyata,Saudra mungkin sudah memaklumi, sabda Nabi Muhammad Saw ; Barang siapa berdo’a kepada Allah tidak berselawat padaku,maka do’anya terkatung-katung antara lagit dan bumi (tertolak ), saudra harus sadari bahwa itu adalah tawasul ( perantara ).yakni berperantara dengan bershalawat kepada Rasul-Nya. Di yaumil mahsyar seluruh nabi-nabi bertawasul kepada Nabi Muhammad Saw,yakni minta pertologan kepada Nabi Muhammad Saw,untuk dilaporkan dan dido’akan kepada Allah Swt perkaranya,yang di sebut Syafa’at dengan keistimewaan kedudukan Nabi muhammad Saw,berupa MAKOM MAHMUDHA, Adapun kalimat tawasul dan kafiatnya yang disajikan ustad pada posting ini yakni untuk orang yang telah memperlakukan tahapan Ibadah Syari’at,menuju ibadah thorikat,belum meninjak ke makom Hakekat apa lagi Ma’rifat dalam tahapan ibadahnya kepada Allah swt.

Jarak antara Syariat dengan Makrifat,sangatlah jauh antara lagit dengan bumi.Baiklah apa yang saya uraikan ini mungkin terlalu dalam,kembali lagi kita pada perso’alan Tawasul yang nyata berdasarkan hadist dan al-Qur’an :

1. Ingatlah akan sabda Nabi Muhammad Saw,yang tersebut dalam hadist : Bersabda Nabi Muhammad Saw : Barang siapa keluar dari rumahnya hendak pergi sembahyang lalu ia mendo’a ; Ya Allah,Saya meminta kepadaMu dengan “ Haq”seluruh orang yang mendo’a kepadaMu dan saya mohon dengan ‘ Haq”perjalanan ini ( pergi Sholat) kepadaMu,Saya tidak keluar karena bermegah diri,tidak pula karena Sombong,tidak pula karena hendak riak,dan hendak dipuji,saya keluar karena Takut kepda marah-Mu dan hendak menuntut keredo’an-Mu,saya mohon dijauhakan saja dari neraka dan diampuni dosa-dosa saya,karena tidak ada yang sanggup mengampuni melainkan Engkau. Lalu Nabi menyatakan : Bahwa tuhan mengatakan “ Saya ampuni Baginya. ( HR.Ibnu Majah).

2. Ingatlah akan sabda Nabi Muhammad Saw : Dari Ibnu Umar,dari Nabi Muhammad Saw beliau berkata: Adalah dulu kala ada 3 orang dalam perjalanan,tiba-tiba mereka kehujanan,mereka masuk berteduh kedalam sebuah gua pada suatu bukit,kebetulaan runtuh abtu-batu dan menutupi pintu gua mereka,salah seorang dari mereka berkata pada kawanya: Mendo’alah kepada Tuhan dengan berkat amal sholeh yang pernah engkau kerjakan. Lalu salah seorang mendo’a : Ya Allah dulu ada dua orang ibu bapak saya yang sudah tua ( Almarum,almarhumah).Saya keluar mengembala dan saya perah susu gembalaaku,lalu saya bawa susunya pulang,saya beri minum ibu bapakku,anak-anakku,,familiku dan Istriku dengan susu itu.Pada suatu hari saya terlambat pulang,saya dapati ibu bapakku sudah tidur,saya tidak suka mengganggu mereka dengan membangunkanya,padahal anak-anak sudah bertangisan,meminta susu dibawah kakiku,begitulah saya tunggu sampai pagi. Ya Allah kalau Engkau tau bahwa saya berbuat amal itu karena semata-mata menuntut keredho’an Engkau,maka bukakanlah pintu Gua ini.Sehingga kami dapat melihat langit,Nabi Muhammad Saw menjelaskan lebih lanjut bahwa pintu gua itu di buka oleh Tuhan. Yang berdua lagi mendo’a pula dengan bertawasul dengan amal sholeh mereka masing-masing. (HR. Imam Buhari dan Muslim-Shahih buhari Juz 11 halaman 24 dan Shahih Muslim Juz 2 halaman 448,lafaz hadist ini dinuqil dari Kitab” Al’lu’lu wl Marjan fima ittafaqo’Alaihis Syaikhan Jus III halaman 305-306).

Ahli Gua ini bertawasul dengan amal sholeh yang telah mereka kerjakan,tidak langsung mereka menyebut: Ya Allah bukalah pintu ini ! tetapi dengan menyebutkan Berkat amal shaleh yang telah ,saya kerjakan;Bukakanlah pintu gua ini.

3.Ingatlah ! Dari Annas bin Malik shahabat Nabi,,berkata bahwasanya, sayyidina Umar bin Khatab Rda adalah apabila terjadi kemarau beliau mendo’a bertawasul degan Abas bin Abdul Mutholib ( Paman Nabi),Umar bin Khatab berdo’a: Ya Allah ! Bahwasannya kami pernah mendo’a dengan bertawasul kepada Engkau dengan nabi Engkau (masih hidup),maka engkau turunkan hujan,dan sekarang kami bertawasul dengan paman Nabi kami maka ya Allah turunkanlah Hujan,berkata Anas: Maka turunlah hujan kepada kami. ( Hadist Shahih,Riwayat Imam Bukhari,lihat Fatul bari jilid III,halaman 150) 4.

Ingatlah baik –baik ini ! Dari Anas Bin Malik ia berkata : Datang seorang laki-laki badui kepada Nabi Muhammad Saw,maka ia berkata,: Hai Rasulullah ! kami datanga kepada Engkau karena tidak ada lagi onta yang merigis,tidka ada lagi bayi yang mendengkul.kemudian dia membacakan sebuah sajak : Kecuali tak kemana kami akan pergi,kemankah manusia akan meminta akan bantuan,kalu tidak kepada Rasul Ilahi, Mendengar permintaan itu Nabi lantas berdiri menarik selimut beliau dan lantas naik mimbar,lalu mendo’a ; Ya Allah,Turunkanlah hujan ! ( HR.Imam Bahaqi dalam kitab Dalail,Hadist ini dinuqil dari kitab Fathul Bari Syarah Bukhari pada Juz III halaman 148.

5.Ingatlah ! tersebut dalam kitab hadist Bersabda Nabi Muhammad Saw: Tatkala Nabi Adam as membuat kesalahan lalu beliau berdo’a kepada Tuhan : Ya Tuhanku,Saya mohon ampun kepada-Mu degan “ Haq” Muhammad supaya diampuni saya,Maka Tuhan bertanya : Hai Adam,dari mana engkau tahu tentang Muhammad padahal ia belum dilahirkan ?,Menjawab Adam: Hai Tuhanku ! Setelah Engkau menjadikan saya dengan kekuasaan Engkau.,maka saya angkat kepala saya,lantas saya lihat tertulis di atas tiang “arasy kalimat ; LAILAHA ILALLAH MUHAMMADARASULULLAH, Ketika itu tahu lah saya bahwa Engkau tak akan meletakkan nama Engkau,kecuali dengan orang-orang yang Engkau kasihi.Ketika itu Tuhan menjawab : Itu benar.,Hai Adam,Dialah mahluk yang paling Aku sayangi,,Kalau Engkau memohon dengan Saya dengan “Haq” nya,maka saya mengampuni engkau.. ( H.R. Imam baihaqi-Shaih).,

Ketahulah saudaraku kata HAQ itu dengan DERAJATNYA ,oleh karena itu salah satu nama yang sama dimiliki Nabi Muhammad Saw dan Allah Azawajallah yakni ‘ AL-HAQ “.

6.Firman Allah Swt didalam Al-Qur’an : Dan kalau mereka pada ketika telah menganiyaya dirinya ( dengan Berbuat dosa) datang kepada engkau ( Hai Muhammad),lalu mereka bermohon ampun kepada Tuhan dan Rasul,Dan Rasul) meminta ampunkan pula utuk mereka kepada Allah.Sesunnguhnya Tuhan penerima Taubat lagi Penyayang. Qs. Anisa’ Ayat 64).

7.Allah berfirman : Mereka mencari jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Qs.Al-Isra’ Ayat 57 ).

8.Allah berfirman : Hai orang-orang yang beriman ! Patuhlah kepada Allah dan Carilah jalan yang mendekatkan kepada-Nya dan berjuanglah di jalan Allah,supaya kamu jadi beruntung. (Qs.Almaidah Ayat 35).

9.Allah berfirman : dan setelah datang kepada mereka Kitab ( Al-Qur’an) dari Tuhan,dimana kitab itu membenarkan yang ada pada mereka ( Taurat),yang mereka masa dulunya ( Sebelum datang nabi Muhammad Saw) minta pertolongan kemenangan dengan dia (bertawasul kepada nabi Muhammad Saw) untuk mengalahkan orang-orang kafir,tetapi manakala telah datang ( Nabi Muhammad Saw) apa yang telah mereka ketahui ( dalam Taurat),mereka Ingkar pula kepadanya ( Nabi Muhammad Saw),Maka kutuk Tuhan atas orang kafir itu. ( QS.Al-Baqoroh Ayat 89 ).

10.Rasullulah Saw ,tersebut dalam kitab Hadist ; ANNAN NABIYA SHALLAHU’ALAIHI WASSALAM ,Qola fidu’aihi, Bihaqi Nabiyika,wal Ammbiyak min qobly. Artinya : Dengan Haq Nabi Engkau dan Nabi-Nabi seblum aku’ ( HR Imam Thabrani), Dan sayyidina Umar ra,juga bertawasul dengan meziarahi Makan Rasulullah Saw dan mengatasi musim kemarau,dan seketika itu pula turun hujan Nah memadailah uraian saya di atas so’al bertawasul hadis-hadist berkenaan dengan Tawsul banyak,berkaitan pula dengan Hadist Talqien dan Keutama’an Bershalawat.

SAYA POSTINGKAN LAGI ,SEMOGA ADA MANFA'ATNYA, karena ada saja Rekan di Fb,saya belum tau itu kalo ada hadistnya dsb..dsb meskipun telah berulang-ulang dijelaskan dari jawaban Si Islam Protestant.karena memang banyak yang dipostkan sudah hampir satu tahun yang lalu sedangkan kwan-kawan di FB,bayak juga yang masih anak-anak,yang betul-betul polos tidak tau apa itu Wahabi dan sebagainya.karena mau tidak mau ada juga usia mereka di bawa 20 th,ada yan 17 th,bahkan ada yang 13 th. Dan ada yang memang belum tau sama sekali,walaupun orang Dewasa, Hadist dan Nas Al-Qur'an sudah disertakan,untuk itu Tawasul bukan Bid'ah Hasanah. Tapi Sunnah Nabi Muhammad Saw. Allahumma soli'ala sayyidina Muhammad wa'ala alihi wa ashabihi ajma'in. Herman Maulana on FB https://twitter.com/HERMANMAULANA14 Mencium Al-qur’an kok diharamkan,musyrik,bahkan lebih dari sekedar mencium Al-Qur’an,justru diperintahkan sujud Tilwah setidaknya membaca Subhanallahi wal-hamdulillah wala ilahaillah wallahu akbar.


1.https://www.facebook.com/notes/herman-maulana/gimana-sih-mencium-al-quran-diharamkanmusyrikkhan-memuliakan-kalam-allah/543701272343350 http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=155147147025963714#editor/target=post;postID=3634167186854527072;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=7;src=postname

2.https://www.facebook.com/notes/herman-maulana/mari-istiqomah-melaksanakan-maulid-nabiitu-perintah-dan-disunatkan/543934982319979
3.https://www.facebook.com/notes/herman-maulana/acara-maulid-nabi-muhammad-bin-abdul-wahab-nabinya-salafi-wahabi/502824289764382
4.https://www.facebook.com/notes/herman-maulana/hanya-bangsa-yang-terkutuk-yang-tidak-menghargai-nabi-nyayakni-yahudi/544451252268352

MAULID NABI MUHAMMAD SAW,MENURUT ULAMAK AHLUSSUNAH WALJAMA’AH

Memuliakan Nabi Muhammad Saw adalah perentah Allah Swt

Ke1.Hukum dalam Mahab Syafi'i,banyak ulamak dalam linkunganMahab Syafi'i memfatwakan bahwa adalah sunnat hukumnya merayakan hari hariperingatan maulid Nabi dan hari peringatan Isra'wal mikraj,merayakan harimaulid Nabi itu boleh dengan amalan apa saja asal semuanya diniatkan untukmembesarkan dan untuk menagungkan junjugan kita Nabi Muhammad Saw. tetapi harusdijaga jagan ada dalam perayaan amalan maulid Nabi itu suatu pekerjaan yangterlarang dalam agama.seperti berjudi,dansa-dansa,dan atau mabuk-mabukan ,baiklah saya kemukakan Fatwa dari para ulamak, Baerkata Imam Jalaludin Sayuthi" Bahwasanya beliau ditanya orang tentang amalan maulid Nabi pada bulanRabiul Awal,Apakah hukumnya menurut syara',apakah pekerjaan itu dipuji ataudicela ?,Apakah si pelakunya diberi pahala atau tidak ? Jawab saya : kata ImamSayuthi: pokok dari amal maulid itu ialah,bahwa manusia berkumpul,lalu merekamembaca sekedarnya ayat-ayat suci,kemudian membaca kisah-kisah sejarah Nabi dankisah-kisah bagaimana situasi bagaimana Nabi dilahirkan,kemudian mereka makanbersama dan bubar,tidak lebih dari itu.Ibadat semacam itu adalah Bid'ah Hasanah(baik),yang diberi pahala mengerjakanya,karena dalam amal ibadat itu terdapatsuasana membesarkan Nabi.Melahirkan kesukaan dan kegembiraan atas lahirnya NabiMuhammad Saw yang mulia". I'anatut Thalibin III halaman 363.


Note "Imam Syayuthi adalah ulamak besar dalam Mazhab Syafi'i jarangtandinganya,Beliau lahir tahun 849 H di Desa Asiyuth Mesir dan Wafat tahun 911H. karangan beliau ini lebih dari 500 kitab dalam berbagai macam ilmupengetahuan Islam.tentang Tafsirhadist,Fiqih,Mustalah,Nahu,Usul,Bayan,Sejarah,adab dan ilmu kedokteran danlain-lain. di antara karangan beliau adalah 1. Syarah kitab HadistNasai.2.Syarah kitab hadist Muwatha' Imam Malik.3.Separo tafsir Jalalein.4.AlItqan fi ulumilqur'an.5. Al Asybah wan Nazhair dan lain-lain.

Ke 2. BerkataSayid Ahmad bin Zaini Dahlan, Mufti Syafi'i di Mekkah Al-Mukarromah dalam kitabSIRATUN NABI" begini : Telah berlaku kebiasaan orang apabila mendengarkisah Nabi dilahirkan,maka ketika Nabi Lahir itu mereka berdiri bersama-samauntuk menghormati,membesarkan Nabi Muhammad Saw.Berdiri ini adalah suatu halyang muhtasan (baik),karena dasarbya ialah membesarkan Nabi Muhammad Saw.dansesungguhnya telah mengerjakan hal serupa itu banyak dari ulamak-ulamak ikutanummat. ( Ianatut Thalibin Juz III,halaman 363). Note: Sayid Zaini Dahlan adalahMufti besar,Imam Syafi'i di Mekkah wafat tahun 1304 H. diantara karangan beliau:1.Al-Futuhatul Islamiyah. 2.Tarihk Daulatul Islamiyah.3.Ad Durarus Saniyahfirraddi Alal Wahabiyah.Ingat ini sudah menjadi protesan Wahabi jauh sebelumkita ada sa'at ini.

Ke 3.Terebut dalam kitab Sirah,karangan Syeikh Al Halabi:Berkata Al Halabi " dalam kitab Sirah.Telah dikabarkan bahwa dihadapanImam Subki pada suatu kali berkumpul banyak ulamak-ulamak pada zamanitu,kemudian salah seorang dari padanya mereka membaca perkataan Sharsharidalam memuji Nabi,pada ketika itu Imam Subki dan sekalian ulamak yang hadirberdiri serempak menghormati Nabi' (I'anatut Thalibin Juz III halaman 364).Note: Imam Taqiyyudin Subki adalah salah seorang ulamak besar dalam Mazhab Syafi'ipengarang kitab Takmilah Almajmu' kelanjutan dari kitab Al Majmu',SyarahMuhazhab karangan imam Imam Nawawi,anak beliaupun seorang ulamak besar,namanyaTajudin As Subkti pengarang kitab Jam'ul Jawami, Kitab Usul fiqih yang besardipakai oleh dunia Islam dalam mempelajari usul Fiqih,beliau wafat tahun 657Hbeliau juga berpendapat,bahwa berdiri mendegar kisah Nabi dilahirkan adalahsuatu pekerjaan baik demi menghormati Nabi. Lanjut ya yang ke 4 ya !

Ke 4. Berkata Imam Abu Syamah : Suatu hal yang baik,ialahapa yang dibuat tiap tahun berkenaan dengan hari maulud Nabi MuhammadSaw,memberi sedekah,membuat kebajikan,melahirkan kegembiraan dan kesenagan,makahal itu selain berbuat baik bagi fakir miskin,juga mengingatkan kita untukmengasihi junjugan kita Nabi Muhammad Saw,membesarkan beliau dan syukur kepadaTuhan atas karunia-Nyayang telah mengirim seorang Rasul,yang dirasulkan untukkebahagiaan seluruh mahluk. ( I'anatut Thalibin ,Juz III,halaman 364. Note :Imam Abu Syamah adalah seorang ulamak besar dalam lingkungan MahabSyafi'i,beliau hidup di Abad VII H dan beliau adalah guru Imam Nawawi. beliauberpendapat :1. Merayakan Maulid Nabi degan suatu perayaan dengan memperbayaksedekah dan bhakti pada hari Maulid,dan melahirkan kegembiraan atau Maulid Nabiadalah suatu Bid'ah Hasanah,yaitu bid'ah yang baik,yang berpahala dikerjaan. 2.Merayakan Maulid Nabi adalah manifestasi dari kecintaan kita kepada Nabi kita,Nabi Muhammad Saw. Thus mengharamkan ,mengkafirkan memperingati Maulid NabiMuhammad Saw,sama halnya Musuh Nabi Muhammad Saw. dan kalo wahabi memang tidakpercaya adanya Syafa'at Nabi muhammad Saw....makan dulu ah... nanti ditambahsampai tuntas lebih banyak lagi.

Ke 5.Walaupun amal Maulid Nabi itu belum ada dikerjakan padaZaman Nabi,tetapi pekrjaan itu dianjurkan oleh Allah secara umum,meskipun tidakada Nas yang nyata,tetapi secara tersirat Allah dan Rasul-Nya memang menyuruhkita untuk merayakan sesuatu hari yang menjadi peringatan-peringatan bagikita,yakni Maulid Nabi,hari Turunnya Al-Qur'an,hari tahun baru Islam hariasyura' dan lain-lain,bacalah dalil-dalil umum berikut ini : 1. Dari Ibnu AbbasRda,beliau berkata Bahwasanya Rasulullah Saw ketika tiba di Madinah beliaudapati di sana orang Yahudi,puasa pada hari Asyura'.Maka Nabi bertanya "kepada mereka : Hari apakah yang kamu puasakan ini ?.Jawab mereka " inihari besar dimana Allah telah membebaskan Nabi Musa as dan kaumnya dan telahmengkaramkan(menengelamkan Fir'un dan kaumnya maka Nabi Musa as berpuasa padahari semacam ini (untuk mengenang).karena bersyukur kepada Allah dan kami punmempuasakanya pula.

Lalu Rasulullah Saw berkata : Kami lebih berhak dan lebihpatut menghormati Musa as dibandikan kalian.Maka Nabi berpuasa pada hariAsyura'(untuk mengenang dan bersyukur kepada Allah) dan beliau menyuruh umatnyaberpuasa pada hari itu ( Asyura') ( HR.Buchari dan Muslim) Lihat di Juz 1halaman 459 Bukhari juz 1 halaman 241.bermanfa'at gak ya karena Wahabi telahmengkafirkan Imam Buchari ra. Al-Hafiz Ibnu Hajar Al Asqalani yakitu pengarangsyarah Buchari yang bernama Fathul Bari,mengatakan bahwa dari hadist ini dapatdipetik hukum : !.Umat Islam dibolehkan bahkan dianjurkan agar memperingatihari-hari yang dianggap besar umpama hari Maulid ,Mikraj dan lain-lain.2.Nabipun memperingati karamnya Fir'aun dan bebasnya Musa as, dengan melakukan puasaAsyura' dengan bersyukur hapusnya yang Bathil dan tegaknya yang Hak. Gak Taudah Wahabi nerima gak akalnya,dan Ibu Hajar Asqolani ini dikafirkan olehWahabi. lanjut ya...masih banyak kok.

Mari Istiqomah melaksanakan Maulid Nabi Muhammad Saw setiapTahun. Allahumma soli ala sayyidina muhammad wa’ala alihi wa ashabihi ajma’in

Memuliakan Nabi adalah perentah Allah Swt. Sunat melakukanyabegitu kesimpulan seluruh ulamak Mahab Imam Sayafi’i.

Allah berfirman yang tidak asing lagi ditelinga kita padawaktu Jum’atan :

Innallaha wa mala ikatahu yusoluna alan Nabi ya ayuhalazina amanuyusollu alaihi wasalim mutaslima
Allah Swt memuliakan dan berselawat kepada Nabi MuhammadSaw,Hamba-Nya,kekasih-Nya,kok Wahabi begitu sih !

Allah Swt Berfirman : Qulazina amanubihi (Muhammad) wa’azuruhu wattaba’unur alazi unzila ma’ahuwaulaika humul muflihun “ Artinya:  Makaorang yang beriman kepadanya (Nabi Muhammad Saw),memuliakanya,menolongnya, danmengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an) merekaitulah yang beruntung. ( Al’Araf : 157)

Allah Swt berfirman : Waqollahu inni ma’akum lain aqomtumusholah waaimuzakah wa amantumubirusulihi wa ‘azzartumu hum wa aqrothtuhumullah qordhan hasanah laukaffiruna ‘ankumsayii atikum wala udhilannakum jannatin tajri mintahtihal anhar : Artinya : Danberkata Allah,Sesungguhnya Aku besertakamu,kalau kamu mengerjakan sembahyang(sholat),menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasulKu,dan kamu muliakanmereka dan kamu memberi pinjam kepada Tuhan dengan apa saja yang baik,niscayaakan Aku ampuni dosa-dosa kamu.dan Akan Aku masukan kamu kedalam syurga yangmengalir didalamnya beberapa sungai ( Qs Al-Maidah,ayat 14).

Arti : Azzratumuhum,Ialah memuliakan mereka. Maka orang yangmemuliakan Nabi  akan dimasukan ke dalamsyurga.

Allah Swt berfirman : Dan barang siapa memuliakan tanda-tanda Tuhan,sesungguhnya itu adalah sesuatumanifestasi dari hati yang bertakwa kepada Tuhan.( Qs. Al-Haj,Ayat 12).

Nabi Muhammd Saw bersabda : Layu'minu ahadukum hatta akunaahaba ilaihi min walidihi wawalidihi wannas ajma'in Artinya : Belum sempurnaiman seseorang kamu kecuali kalau saya lebih dikasihinya, dibanding dengankeluarganya dengan hartanya dan dengan manusia keseluruhanya" ( HR. ImamBukhari dan Muslim,Lihat syarah Muslim Juz II hal 15). Allahuma soli wasalimwabarik alaih.

Nabi kita,yakni Nabi Muhammad Saw adalah Syi’ar tanda Tuhanyang terbesar,karena dengan munculnya Nabi Muhammad Saw,dunia mengetahui  bahwa Allah Maha Esa.Maka memuliakan tandaAllah itu adalah membuktikan hati yang takwa kepada Allah.Orang yang tidakbertakwa kepada Allah tidak akan mau memuliakan Nabi Muhammad Saw dan merayakanMaulid Nabi Muhammad Saw

Semoga bermanfa’at

Allahumma soli’ala sayyidina muhammad wa’ala alihi waashabihi ajma’in

Herman Maulana on FB
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=570340069679470&set=pcb.570340513012759&type=1&theater