Kamis, 01 Agustus 2013

Fatwa-fatwa ‘Aneh’ Ulama Saudi Membingungkan Rakyat





https://www.facebook.com/groups/ASWAJAKU/permalink/609141719130875/
Akibat Tidak Bermadzab : Fatwa-fatwa ‘Aneh’ Ulama Wahabi Saudi Membingungkan Rakyat
Posted on July 2, 2010 by admin


Fatwa-fatwa ‘Aneh’ Ulama Saudi Membingungkan Rakyat

Debat panas menyapu lingkaran keagamaan Saudi sewaktu salah satu ulama menyatakan bahwa musik sesuatu yang tidak terlarang dalam Islam dan ikhtilat diperbolehkan apabila seorang pria dewasa disusui oleh wanita yang bukan mahramnya.

Intelektual agama, hakim dan ulama dari garis keras dan kamp-kamp progresif di Arab Saudi mengatakan beberapa minggu terakhir tentang pengaturan aturan-aturan yang diterapkan di kerajaan Saudi harus sesuai dengan hukum Islam.

Sebagian besar perdebatan ini difokuskan pada sebuah fatwa yang dikeluarkan oleh Syaikh Adil al-Kalbani, seorang ulama dari Riyadh, yang menyatakan bahwa Islam tidak melarang musik atau bernyanyi.

Kalbani, imam kulit hitam pertama dari Masjidil Haram Mekkah, menyatakan bahwa tidak jauh berbeda antara resonansi suaranya dalam membaca Al-Quran dengan alunan musik.

“Tidak ada teks yang jelas atau tegas dalam Islam bahwa menyanyi dan musik dilarang,” kata Kalbani.

Semua jenis musik – dengan pengecualian musik rakyat dan dalam kesempatan tertentu – dilarang di Arab Saudi. Kalangan Ulama Konservatif berpendapat bahwa musik dan nyanyian dilarang dalam Islam dan bahwa ini tidak hanya berlaku untuk pertunjukan publik, tetapi bahkan di dalam rumah.

Kalbani mempertahankan pendapatnya dengan mengatakan bahwa jenis musik yang ia dukung mendukung adalah mutlak dengan syarat tanpa ada perbuatan tercela yang mungkin melanggar hukum Islam dalam syair maupun musik tersebut.

“Saya berbicara nyanyian yang layak, didengar yang berisi kata-kata yang bagus, dan mendukung moralitas,” katanya kepada surat kabar online Sabq.org.

Kalbani mengatakan dia bersedia untuk membahas masalah tersebut, namun mengeluh bahwa beberapa orang ulama tidak menerima untuk terlibat dalam perdebatan dalam kasus ini.

Dua fatwa yang juga telah memicu kemarahan di kalangan garis keras ulama Saudi dikeluarkan oleh Syaikh Abdul Muhsin al-Ubaikan, penasehat agama di istana Raja Abdullah bin Abdulaziz.

Pada fatwa pertama, Ubaikan mengatakan seorang dewasa dianggap anak jika seorang wanita menyusuinya. Jadi, pencampuran gender diperbolehkan dalam Islam jika wanita itu menyusui orang tersebut untuk menciptakan lingkungan seperti keluarga dan meminimalkan kemungkinan hubungan seksual yang tidak sah.

Ubaikan, yang dikenal mempromosikan pendekatan yang lebih ringan untuk syariat Islam, telah menimbulkan kemarahan para ulama-ulama Saudi yang lain ketika dia mengatakan bahwa shalat zhuhur dan Ashar dapat digabungkan bersama-sama pada waktu suhu yang sangat panas. Suhu di kerajaan Saudi melebihi 50 derajat Celcius di musim panas.

Kalangan ulama senior yang lain berpendapat bahwa menggabungkan dua shalat hanya dapat dilakukan dalam keadaan yang sangat spesifik seperti bepergian.

Fatwa-fatwa ‘aneh’ kedua ulama Saudi yang mumpuni dalam syariah Islam ini, telah menyebabkan kebingungan dikalangan warga Saudi dan ulama senior Saudi memutuskan untuk meng’klir’ kan masalah ini.

Syaikh Abdul Rahman Al-Sudais mengecam fatwa-fatwa ‘aneh’ tersebut dalam khotbah Jumat-nya yang digambarkan olehnya sebagai “penipuan” fatwa dan menyamakan hal itu dengan para pedagang yang menjual barang palsu. Menurutnya Fatwa-fatwa ini, ia dapat merongrong keamanan negara.

Sementara itu, Mufti besar Saudi, Syaikh Abdul Aziz Al al-Syaikh, memperingatkan pemrakarsa dari fatwa tersebut dan menyetakan bahwa mereka akan melakukan langkah-langkah yang serius terhadap mereka.

“Mereka yang menawarkan fatwa abnormal yang tidak memiliki dukungan dari Al-Qur’an dan Sunnah harus dihentikan,” katanya di televisi al-Majd Minggu lalu.

Mufti Saudi ini menambahkan bahwa pengeluaran fatwa tersebut tidak memenuhi syarat dan menyamakan ide-ide mereka dengan seorang dokter palsu yang mengobati pasien.

Kontroversi ini akhirnya menyoroti pentingnya penyatuan sumber fatwa dalam kerajaan Saudi. Pemerintah mendukung pembentukan satu wadah resmi yang akan bertugas mengeluarkan fatwa keagamaan di bawah pengawasan dewan ulama senior Saudi.(fq/aby)

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/fatwa-fatwa-aneh-ulama-saudi-bikin-bingung-rakyat-saudi.htm


PENASARAN INGIN TAU ...AH....INFORMASINYA. APA SIH SALAFI WAHABI DAN SUNNI FAKISTAN



PENASARAN INGIN TAU ...AH....INFORMASINYA.

1 Agustus 2013 pukul 11:30 by Herman Maulana

PENASARAN INGIN TAU ? ...
===================


(I).SIAPA ITU SALAFY WAHABI ???     MEREKA ADALAH KAUM KHAWARIJD  

Ini dia Hadistnya ! : Apa kata Syahabat Nabi ? Wakana bnu Umar ya rohum syiroro Kholqillah wa qolla innahum an tholaqu illa ayatin nazalat fil quffar faja’aluha ‘lal mukminun : Artinya Dan adalah shahabat Nabi Ibu Umar rda berpendapat,bahwa mereka(kaum Khawarij) makhluk Allah yang paling jahat,mereka mengambil Ayat-Ayat Qur’an yang sebenarnya turun untuk orang kafir,tetapi dipasangkanya (dihantamkan) kepada orang mukmin. (fathul Bari’ Juz XV hal-313-dalam kitab KH.Sirajuddin Abas itiqod Ahlussunnah Wal-Jama’ah hal 165) ==================== 

(II).SAYA MAU LIHAT SEPERTI APA SIH ?  

Klick saja You tube –nya di sini : LATA DAN UZZA AKAN DISEMBAH KEMBALI http://www.youtube.com/watch?v=k8kMXasJdkI  
================================= 

(III).LALU BAGAIMANA NIH ,SIKAP KITA ?  JAGAN MEMULAI..

Ini dia Hadist-hadistnya ! :

5 LANGKAH MELAWAN WAHABI SI MURTAD MENGAJAK MURTAD BERDASARKAN HADIST

1.DEBATLAH WAHABI ITU  

Rasulullah saw bersabda: “Jika ia (Dajjal) muncul dan aku ada ditengah2 kamu, aku akan mgalahkan dia degan Dalil. Dan, apabila ia muncul, sedangkan aku tidak ada di tengah-tengah kamu, hendaklah tiap-tiap orang berbantah (Debat) dengan dia” (HR Ath Thabrani ), dalam Al Kabir, Ibnu Asakir dari Hazrat Abdur Rahman bin Jabir ibnu Nufair r.h dari ayahnya dan dari datuknya ); dan Kanzul-Umal, Juz XIV/38790 Hadist ini telah dirasakan semua oleh kita sekarang, dan diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya melawan kaum takfiri (Wahabi).  

2.PERANGILAH WAHBAI ITU Nabi juga bersabda :

سَيَخْرُجُ فِي آخِرِ الزَّمانِ قَومٌ أَحْدَاثُ اْلأَسْنَانِ سُفَهَاءُ اْلأَحْلاَمِ يَقُوْلُوْنَ قَوْلَ خَيْرِ الْبَرِيَّةِ يَقْرَؤُونَ اْلقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمْ يَمْرُقُوْنَ مِنَ الدِّيْنَ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ ، فَإذَا لَقِيْتُمُوْهُمْ فَاقْتُلُوْهُمْ ، فَإِنَّ قَتْلَهُمْ أَجْراً لِمَنْ قَتَلَهُمْ عِنْدَ اللهِ يَوْمَ اْلقِيَامَة “

Akan keluar di akhir zaman, suatu kaum yang masih muda, berucap dengan ucapan sbeaik-baik manusia (Hadits Nabi), membaca Al-Quran tetapi tidak melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya, maka jika kalian berjumpa dengan mereka, perangilah mereka, karena memerangi mereka menuai pahala di sisi Allah kelak di hari kiamat “. (HR. Imam Bukhari 3342)  

Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إنَّ مِن بعْدِي مِنْ أُمَّتِي قَوْمًا يَقْرَؤُنَ اْلقُرآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَلاَقِمَهُمْ يَقْتُلُوْنَ أَهْلَ اْلإسْلاَمِ وَيَدَعُوْنَ أَهْلَ اْلأَوْثَانِ، يَمْرُقُوْنَ مِنَ اْلإسْلاَمِ كمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مَنَ الرَّمِيَّةِ، لَئِنْ أَدْرَكْتُهُمْ لَأَقْتُلَنَّهُمْ قَتْلَ عَادٍ “

Sesungguhnya setelah wafatku kelak akan ada kaum yang pandai membaca al-Quran tetapi tidak sampai melewati kerongkongan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala, mereka lepas dari Islam seperti panah yang lepas dari busurnya seandainya (usiaku panjang dan) menjumpai mereka (kelak), maka aku akan memerangi mereka seperti memerangi (Nabi Hud) kepada kaum ‘Aad “.(HR. Abu Daud, kitab Al-Adab bab Qitaalul Khawaarij : 4738)  


3.BUNUNUHLAH WAHABI ITU (ATAU TERBUNUH (MATID SYAHID))  

NABI MUHAMMAD SAW BERSABDA :

سَيَكُونُ فِى أُمَّتِى اخْتِلاَفٌ وَفُرْقَةٌ قَوْمٌ يُحْسِنُونَ الْقِيلَ وَيُسِيئُونَ الْفِعْلَ وَيَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينِ مُرُوقَ السَّهْمِ مِنَ الرَّمِيَّةِ لاَ يَرْجِعُونَ حَتَّى يَرْتَدَّ عَلَى فُوقِهِ هُمْ شَرُّ الْخَلْقِ وَالْخَلِيقَةِ طُوبَى لِمَنْ قَتَلَهُمْ وَقَتَلُوهُ يَدْعُونَ إِلَى كِتَابِ اللَّهِ وَلَيْسُوا مِنْهُ فِى شَىْءٍ مَنْ قَاتَلَهُمْ كَانَ أَوْلَى بِاللَّهِ مِنْهُمْ قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا سِيمَاهُمْ قَالَ : التَّحْلِيقُ “

Akan ada perselisihan dan perseteruan pada umatku, suatu kaum yang memperbagus ucapan dan memperjelek perbuatan, mereka membaca Al-Quran tetapi tidak melewati kerongkongan, mereka lepas dari Islam sebagaimana anak panah lepas dari busurnya, mereka tidak akan kembali (pada Islam) hingga panah itu kembali pada busurnya. Mereka seburuk-buruknya makhluk. Beruntunglah orang yang membunuh mereka atau dibunuh mereka. Mereka mengajak pada kitab Allah tetapi justru mereka tidak mendapat bagian sedikitpun dari Al-Quran. Barangsiapa yang memerangi mereka, maka orang yang memerangi lebih baik di sisi Allah dari mereka “, para sahabat bertanya “ Wahai Rasul Allah, apa cirri khas mereka? Rasul menjawab “ Bercukur gundul “. (Sunan Abu Daud : 4765)  


4.HARDIKLAH WAHABI ITU ,KARENA IA TITISAN MASIHID DAJJAL KENAPA WAHABERS ITU SEKAIPUN KALAH DALAM PERDEBATAN DEGAN DAIL ,SEBAGAIMNA DISAMPAIKAN RASULULLAH SAW,TAPI MATI-MATIAN TETAP DIA TAK KAN PERNAH DIAM,DAN AKAN MUNCUL LAGI,BAHKAN BIKIN HADIST PALSU ATAU HADIST KATROLAN MEREKA ? KARENA MEREKA TITISAN MASIHID DAJJAL,YANG KELAK TERTAUT DEGAN TUHANYA DAJJAL KELAK. Perhatikan ya !!!!

Ketika sayyidina Ali dan para pengikutnya selesai berperang di Nahrawain, seseorang berkata :

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَبَادَهُمْ وَأَرَاحَنَا مِنْهُمْ “

Alhamdulillah yang telah membinasakan mereka dan mengistirahatkan kita dari mereka “, maka sayyidina Ali menyautinya :

كَلاَّ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّ مِنْهُمْ لَمَنْ هُوَ فِي أَصْلاَبِ الرِّجَالِ لَمْ تَحْمِلْهُ النِّسَاءُ وَلِيَكُوْنَنَّ آخِرَهُمْ مَعَ اْلمَسِيْحِ الدَّجَّال “

Sungguh tidak demikian, demi jiwaku yang berada dalam genggaman-Nya, sesungguhnya akan ada keturunan dari mereka yang masih berada di sulbi-sulbi ayahnya dan kelak keturunan akhir mereka akan bersama dajjal “.


5.JAGA ZIKIRULLAH ! TEGAKKAN MEJELIS TAHLIL,ILMU TAUHID/ILMU KALAM /ILMU THASAUF APA ALASAN SALAFI WAHABI MEMERANGI MAJELIS TAHLILAN ? SUPAYA SEPI DARI ZIKIRULLAH DAN TUHANYA MUNCUL,MAKANYA MEREKA MENGHARAMKAN MEMBACA SOAQOLLAHUL'AZIM,SERTA MELAKUKAN PERINGATAN NUZUL-QUR'AN,MENCIUM AL-QUR'AN  

Rasulullah Saw bersabda :

لَا يَخْرُجُ الدَّجَّالُ حَتَّى يَذْهَلَ النَّاسُ عَنْ ذِكْرِهِ وَحَتَّى تَتْرُكَ الْأَئِمَّةُ ذِكْرَهُ عَلَى الْمَنَابِرِ “

Dajjal tidak akan muncul sehingga sekalian manusia telah lupa untuk mengingatnya dan sehingga para Imam tidak lagi menyebut-nyebutnya di atas mimbar-mimbar.” (HR. Ahmad 16073)  


INGAT INILAH KENYATAAN HADIST RASULULLHA SAW, TERUS ADAKAH MEREKA MENCEGAH RAJANYA MELAKUKAN PERSEMBAHAN DEGAN BERHALA ?....Mikir ya.....!

LATA DAN UZZA AKAN DISEMBAH KEMBALI

Click di sisni nyembah berhala : http://www.youtube.com/watch?v=k8kMXasJdkI

Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إنَّ مِن بعْدِي مِنْ أُمَّتِي قَوْمًا يَقْرَؤُنَ اْلقُرآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَلاَقِمَهُمْ يَقْتُلُوْنَ أَهْلَ اْلإسْلاَمِ وَيَدَعُوْنَ أَهْلَ اْلأَوْثَانِ، يَمْرُقُوْنَ مِنَ اْلإسْلاَمِ كمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مَنَ الرَّمِيَّةِ، لَئِنْ أَدْرَكْتُهُمْ لَأَقْتُلَنَّهُمْ قَتْلَ عَادٍ “  

Sesungguhnya setelah wafatku kelak akan ada kaum yang pandai membaca al-Quran tetapi tidak sampai melewati kerongkongan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala, mereka lepas dari Islam seperti panah yang lepas dari busurnya seandainya (usiaku panjang dan) menjumpai mereka (kelak), maka aku akan memerangi mereka seperti memerangi (Nabi Hud) kepada kaum ‘Aad “.(HR. Abu Daud, kitab Al-Adab bab Qitaalul Khawaarij : 4738)

Kenyataan hadist ! Emang wahabers mencegahnya ? gak khan ?... http://www.youtube.com/watch?v=k8kMXasJdkI

Mengapa kita diperintahkan memerangi,membunuh Wahabi ? karena mereka bukan Isam lagi,yakni orang-orang Murtad,jika membunuh mereka kita berpahala jika kita terbunuh maka kita mati Syahid. Yang penting jagan memulai !. Tahan degan kesabaran melalui tahapan-tahapanya terahir solusinya membunuh mereka !,Karena mereka wahabers sudah merancang diri sebagai pembunuh manusia khususunya umat Islam,dan untuk ditundukkanya kepada agama dan Tuhan Dajjal mereka .

(IV). LALU ? :

1.SIAPAKAH HIZBU TAHRIR DAN HIBNU TAHRIR INDONESIA ITU ? “SIY’AH IRAN DAN SYI’AH
   FAKISTAN”, BERDASARKAN HADIST MEREKA KAUM QODORIYAH,PARTAINYA DAJJAL.

2.APAKAH WAHABI BERMUSUHAN DEGAN HIZBU TAHRIR DAN HIZBU TAHRIR INDONESIA YAN G PENGIKUTNYA DAN PELOPORNYA ADALA JAMA’AH KARKUN ? “SO PASTI !.

3.LALU BAGAIMANA MEREKA ? “ MEREKALAH YANG AKAN SALING BUNUH DIBAWA KENDALI YAHUDI.

4.DARRI MANA SIH WAHABI ITU ? “ ASALNYA MAHZAB HAMBALI LALU DARI MANA SYI’AH FAKISTAN ,FIRQOH QODORIYAH ITU DARI MANA ? “ ASALANYA MAZHAB HANAFI. LALU NABINNYA SIAPA ? “ MIRZA GULHAM AHMAD.  


5.APA SIH ITIQOD FIRQOH MEREKA ? “ QODORIYAH ( TIDAK PERCAYA DEGAN TAKDIR)


  (V). LALU BAGAIMANA JADINYA ??? “ MEREKA GERAKAN PARTAI DAJJAL. ADA KETERANGANYA ? “SO PASTI… !

Ini dia hadistnya : Kaum qodoriyah Partai Dajjal "An khuzaifa Qola Qola Rasulullahi sholallahu'alaihi wassalam Li kulli ummatin majusu, Wama jusu hazihi ummati alazinaya qulun laqodr. Man mataa minhum fala tasyhadu janazatah,waman maridho minhum falata'uduhum wahum syaiah Addajjal wahaqqun 'alallah ayulhiqihum biddajjal. Artinya : Dari Huzaifah,beliau berkata : Bersabda Rasulullah Saw, Bagi tiap-tiap umat ada majusinya. Majusi ummat ini ilalah mereka yang tidak percaya kepada TAKDIR,Kalau mereka kematian jagan diziarahi,kalao mereka sakit jangan dijenguk,mereka adalah PARTAI DAJJAL,memang ada hak bagi Tuhan mengaitkan mereka degan Dajjal.(HR.Abu Daud-Sunan Abi Daud IV

(VI.)APA DAN BAGAIMANA PARTAI DAJJAL ITU ?  

Ini dia Jawabanya ! :

KESESATAN PENDIRI HIZBUT TAHRIR;TAQIYUDDIN IBROHIM AN-NABHANI --

MEREKA KAUM FIRQOH QODORIYAH------  

An-Nabhani:"Tidak ada kaitan Qadla'dan Qadar padanya (perbuatan manusia)". Lihat Nizham al Islam halaman 22.

An-Nabhani:"


Dan jika (penguasa) menyalahi syari'at atau tidak mampu mengurus negara, maka wajib dilengserkan saat itu juga". Lihat Nizham al Islam 68. An-Nabhani:"Nabi mewajibkan setiap muslim untuk membai'at seorang khalifah dan menyifati orang yang meninggal dan tidak membai'at bahwa matinya mati jahiliyah". Lihat Asy-Syakhshiyyah al-Islamiyyah Juz.2 halaman 9.

An-Nabhani:"Berpangku tangan dari mengangkat khalifah bagi umat Islam termasuk dosa besar". Lihat Asy-Syakhshiyyah al-Islamiyyah Juz.2 halaman 13.  


An-Nabhani:"Seluruh umat Islam berdosa besar karena berpangku tangan dari mengangkat khalifah bagi umat Islam. Bila umat Islam sepakat untuk tidak mengangkat khalifah maka masing-masing dari mereka berdosa". Lihat Asy-Syakhshiyyah al-Islamiyyah Juz.2 halaman 13.  


An-Nabhani:"Waktu yang diberikan kepada kaum muslimin untuk mengangkat khalifah adalah dua malam, maka tidak halal bagi umat Islam bermalam dua malam tanpa membaiat seorang khalifah". Lihat Asy-Syakhshiyyah al-Islamiyyah Juz.2 halaman 15.  

(VII.)AH..SAYA MAU BACANYA YANG LEBIH LENGKAP !!!!



(VII).LALU BAGAIMANA KITA ?  

  KEMBALILAH   KE  “ AHLUSSUNNAH WAL-JAMA’AH,IKUTI SUNNAH RASULULLAH,SUNNAH CHULAFA IROSYIDIN DAN PEDOMANI PERINGATANYA SUPAYA JAGAN BERFIRQOH-FIRQOH,IKUTI ULAMAK  SEBAGAI  MANA  SABDA  RASULULLAH : AL-ULAMAK WARISYATUL AMBIAYAK.



Allahumma soli’ala sayyidina Muhammad wa’ala alihi wa ashabihi ajma’in

Semoga bermanfa’at ! Click Link di sini :

https://www.facebook.com/notes/herman-maulana/penasaran-ingin-tau-ahinformasinya/584461331600677

CIRI-CIRI LAIN WAHABI/SALAFI MENURUT SABDA RASULULLAH !

DAN ITU SUNNAH LARANGAN DAN HARUS DIWASPADI !!

Oleh Von Edison Alouisci

Nabi s a w telah memberitakan tentang golongan Khawarij ini dalam beberapa hadits beliau, maka hadits-hadits seperti itu adalah merupakan tanda kenabian beliau s a w, karena termasuk memberitakan sesuatu yang masih ghaib (belum terjadi). Seluruh hadits-hadits ini adalah shahih, sebagaimana terdapat dalam

kitab shahih BUKHARI & MUSLIM

dan sebagian yang lain terdapat dalam selain kedua kitab tsb. Hadits-hadits itu antara lain :

1. Fitnah itu datangnya dari sini, fitnah itu datangnya dari arah sini, sambil memberikan ke arah timur (Najed-pen ).

2. Akan muncul segolongan manusia dari arah timur, mereka membaca Al Qur'an tetapi tidak bisa membersihkannya, mereka keluar dari agamanya seperti anak panah yang keluar dari busurnya dan mereka tidak akan kembali ke agama hingga anak panah itu bisa kembali ketempatnya (busurnya), tanda-tanda mereke bercukur kepala (GUNDUL - pen).

3. Akan ada dalam ummatku perselisihan dan perpecahan kaum yang indah perkataannya namun jelek perbuatannya. Mereka membaca Al Qur'an, tetapi keimanan mereka tidak sampai mengobatinya, mereka keluar dari agama seperti keluarnya anak panah dari busurnya, yang tidak akan kembali seperti tidak kembalinya anak panah ketempatnya. Mereka adalah sejelek-jelek makhluk, maka berbahagialah orang yang membunuh mereka atau dibunuh mereka. Mereka menyeruh kepada kitab Allah, tetapi sedikitpun ajaran Allah tidak terdapat pada diri mereka. Orang yang membunuh mereka adalah lebih utama menurut Allah. Tanda-tanda mereka adalah bercukur (GUNDUL - pen).

4. Di Akhir zaman nanti akan keluar segolongan kaum yang pandai bicara tetapi bodoh tingkah lakunya, mereka berbicara dengan sabda Rasulullah dan membaca Al Qur'an namun tidak sampai pada kerongkongan mereka, meraka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, maka apabila kamu bertemu dengan mereka bunuhlah, karena membunuh mereka adalah mendapat pahala disisi Allah pada hari kiamat.

5. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur'an namun tidak sampai mengobati mereka, mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka tidak akan bisa kembali seperti anak panah yang tak akan kembali ketempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur (GUNDUL - pen).

6. Kepala kafir itu seperti (orang yang datang dari) arah timur, sedang kemegahan dan kesombongan (nya) adalah (seperti kemegahan dan kesombongan orang-orang yang) ahli dalam (menunggang) kuda dan onta.

7. Dari arah sini inilah databgnya fitnah, sambil mengisyaratkan ke arah timur (Najed - pen).

8. Hati menjadi kasar, air bah akan muncul disebelah timur dan keimanan di lingkungan penduduk Hijaz (pada saat itu penduduk Hijaz terutama kaum muslimin Makkah dan Madinah adalah orang-orang yang paling gigih melawan profokator Wahabi dari sebelah timur / Najed - pen).

9. (Nabi s a w berdo'a) Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan Yaman, para sahabat berkata : Dan dari Najed, wahai Rasulullah, beliau berdo'a: Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan Yaman, dan pada yang ketiga kalinya beliau s a w bersabda : Di sana (Najed) akan ada keguncangan fitnah serta disana pula akan muncul tanduk syaitan.

10. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur'an namun tidak sampai membersihkan meraka. Ketika putus dalam satu kurun, maka muncul lagi dalam kurun yang lain, hingga adalah mereka yang terakhir bersama-sama dengan dajjal.

Dalam hadits-hadits tsb dijelaskan, bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul-pacul - pen). Dan ini adalah merupakan nash atau perkataan yang jelas ditujukan kepada kaum khawarijin yang datang dari arah timur, yakni para penganut Ibnu Abdil Wahab, karena dia telah memerintahkan setiap pengikutnya bercukur rambut kepalanya hingga mereka yang mengikut kepadanya tidaklah dibolehkan berpaling dari majelisnya sebelum melakukan perintah tsb (bercukur - gundul pacul). Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya dari aliran-aliran SESAT lainnya.

Oleh sebab itu, hadits-hadits tsb jelas ditujukan kepada mereka, sebagaimana apa yang telah dikatakan oleh Sayyid Abdurrahman Al-Ahdal, seorang mufti di Zubaid. Beliau r a berkata : "Tidak usah seseorang menulis suatu buku untuk menolak Ibnu Abdil Wahhab, akan tetapi sudah cukup ditolak oleh hadits-hadits Rasulullah s a w itu sendiri yang telah menegaskan bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul), karena ahli bid'ah sebelumnya tidaklah pernah berbuat demikian selain mereka.

Muhammad bin Abdul Wahhab (pendiri Wahabiisme - pen) sungguh pernah juga memerintah kaum wanitanya untuk bercukur (gundul - pen). Pada suatu saat ada seorang wanita masuk agamanya dan memperbarui Islamnya sesuai dengan infiltrasi yang dia masukkan, lalu dia memerintahkan wanita itu bercukur kepala (gundul pacul - pen). Kemudian wanita itu menjawab :"anda memerintahkan kaum lelaki bercukur kepala, seandainya anda memerintahkan mereka bercukur jenggot mereka maka boleh anda memerintahkan kaum wanita mencukur rambut kepalanya, karena rambut kaum wanita adalah kedudukannya sama dengan jenggot kaum lelaki.

Maka dia kebingungan dan tidak bisa berkata apa-apa terhadap wanita itu. Lalu kenapa dia melakukan hal itu, tiada lain adalah untuk membenarkan sabda Nabi s a w atas dirinya dan para pengikutnya, yang dijelaskan bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul). Jadi apa yang dia lalukan itu semata-mata membuktikan kalau Nabi s a w itu benar dalam segala apa yang disabdakan.

Adapun mengenai sabda Nabi s a w yang mengisyaratkan bahwa akan ada dari arah timur (Najed - pen) keguncangan dan dua tanduk syaithon, maka sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan dua tanduk syaithon itu tiada lain adalah Musailamah Al-Kadzdzab dan Muhammad Ibn Abdil Wahhab.

Sebagian ahli sejarah menyebutkan peperangan BANY HANIFAH, mengatakan : Di akhir zaman nanti akan keluar di negeri Musailamah seorang lelaki yang menyerukan agama selain agama Islam. Ada beberapa hadits yang didalamnya menyebutkan akan timbulnya fitnah, diantaranya adalah :

1. Darinya (negeri Musailamah dan Muhammad bin Abdul Wahhab) fitnah yang besar yang ada dalam ummatku, tidak satupun dari rumah orang Arab yang tertinggal kecuali dimasukinya, peperangan bagaikan dalam api hingga sampai keseluruh Arab, sedang memeranginya dengan lisan adalah lebih sangat (bermanfaat - pen) daripada menjatuhkan pedang.

2. Akan ada fitnah yang menulikan, membisukan dan membutakan, yakni membutakan penglihatan manusia didalamnya sehingga mereka tidak melihat jalan keluar, dan menulikan dari pendengaran perkara hak, barang siapa meminta dimuliakan kepadanya maka akan dimuliakan.

3. Akan lahir syaithon dari Najed, Jazirah Arab akan goncang lantaran fitnahnya.

Al-Allamah Sayyid Alwi bin Ahmad bin Hasan bin Al-Quthub As-Sayyid Abdullah Al-Haddad Ba'Alawi didalam kitabnya :"Jalaa'uzh zhalaam fir rarrdil Ladzii adhallal 'awaam" sebuah kitab yang agung didalam menolak faham wahabi, beliau r a menyebutkan didalam kitabnya sejumlah hadits, diantaranya ialah hadits yang diriwayatkan oleh Abbas bin abdul Muthalib r a sbb :

"Akan keluar di abad kedua belas nanti dilembah BANY HANIFAH seorang lelaki, tingkahnya seperti pemberontak, senantiasa menjilat (kepada penguasa Sa'ud - pen) dan menjatuhkan dalam kesusahan, pada zaman dia hidup banyak kacau balau, menghalalkan harta manusia, diambil untuk berdagang dan menghalalkan darah manusia, dibunuhnya manusia untuk kesombongan, dan ini adalah fitnah, didalamnya orang-orang yang hina dan rendah menjadi mulia (yaitu para petualang & penyamun digurun pasir - pen), hawa nafsu mereka saling berlomba tak ubahnya seperti berlombanya anjing dengan pemiliknya".

Kemudian didalam kitab tersebut Sayyid Alwi menyebutkan bahwa orang yang tertipu ini tiada lain ialah Muhammad bin Abdul Wahhab dari Tamim. Oleh sebab itu hadits tersebut mengandung suatu pengertian bahwa Ibnu Abdul Wahhab adalah orang yang datang dari ujung Tamim, dialah yang diterangkan hadits Nabi s a w yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abu Sa'id Al-Khudri r a bahwa Nabi s a w bersabda :

"Sesungguhnya diujung negeri ini ada kelompok kaum yang membaca Al Qur'an, namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka membunuh pemeluk Islam dan mengundang berhala-berhala (Amerika, Inggeris dan kaum Zionis baik untuk penggalian berhala purbakala atau untuk kepentingan yang lain - pen), seandainya aku menjumpai mereka tentulah aku akan membunuh mereka seperti dibunuhnya kaum 'Ad.

Dan ternyata kaum Khawarij ini telah membunuh kaum muslimin dan mengundang ahli berhala (Zionis dan konco-konconya - pen). Ketika Ali bin Abi Thalib dipenggal oleh kaum khawarij, ada seorang lelaki berkata : "Segala Puji bagi Allah yang telah melahirkan mereka dan menghindarkan kita dari mereka". Kemudian Imam Ali berkata : "Jangan begitu, demi Tuhan yang diriku berada didalam Kekuasaan-Nya, sungguh diantara mereka ada seorang yang dalam tulang rusuknya para lelaki yang tidak dikandung oleh perempuan, dan yang terakhir diantara mereka adalah bersama dajjal.

Ada hadits yang diriwayatkan oleh Abubakar didalamnya disebutkan BANY HANIFAH, kaum Musailamah Al-Kadzdzab, Beliau s a w berkata : "Sesungguhnya lembah pegunungan mereka senantiasa menjadi lembah fitnah hingga akhir masa dan senantiasa terdapat fitnah dari para pembohong mereka sampai hari kiamat".

Dalam riwayat lain disebutkan :

"Celaka-lah Yamamah, celaka karena tidak ada pemisah baginya" Di dalam kitab Misykatul Mashabih terdapat suatu hadits berbunyi sbb : "Di akhir zaman nanti akan ada suatu kaum yang akan membicarakan kamu tentang apa-apa yang belum pernah kamu mendengarnya, begitu juga (belum pernah) bapak-bapakmu (mendengarnya), maka berhati-hatilah jangan sampai menyesatkan dan memfitnahmu".

Allah SWT telah menurunkan ayat Al Qur'an berkaitan dengan BANY TAMIM sbb :

"Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar (mu) kebanyakan mereka tidak mengerti". (QS. 49 Al-Hujurat : 4).

Juga Allah SWT menurunkan ayat yang khitabnya ditujukan kepada mereka sbb : "Jangan kamu semua mengangkat suaramu diatas suara Nabi". (QS. 49 Al-Hujurat 2)

Sayyid Alwi Al-Haddad mengatakan : "Sebenarnya ayat yang diturunkan dala kasus BANY HANIFAH dan mencela BANY TAMIM dan WA"IL itu banyak sekali, akan tetapi cukuplah sebagai bukti buat anda bahwa kebanyakan orang-orang Khawarij itu dari mereka, demikian pula Muhammad bin Abdul Wahhab dan tokoh pemecah belah ummat, Abdul Aziz bin Muhammad bin Su'ud adalah dari mereka".

Diriwayatkan bahwa Nabi s a w bersabda : "Pada permulaan kerasulanku aku senantiasa menampakkan diriku dihadapan kabilah-kabilah pada setiap musim dan tidak seorangpun yang menjawab dengan jawaban yang lebih buruk dan lebih jelek daripada penolakan BANY HANIFAH".

Sayyid Alwi Al-Haddad mengatakan : "Ketika aku sampai di Tha'if untuk ziarah ke Abdullah Ibnu Abbas r a, aku ketemu dengan Al-Allamah Syeikh Thahir Asy-Syafi'i, dia memberi tahukan kepadaku bahwa dia telah menulis kitab guna menolak faham wahabi ini dengan judul : "AL-INTISHARU LIL AULIYA'IL ABRAR".

Dia berkata kepadaku : "Mudah-mudahan lantaran kitab ini Allah memberi mafa'at terhadap orang-orang yang hatinya belum kemasukan bid'ah yang datang dari Najed (faham Wahabi), adapun orang yang hatinya sudah kemasukan maka tak dapat diharap lagi kebahagiannnya, karena ada sebuah hadits riwayat Bukhari : 'Mereka keluar dari agama dan tak akan kemabali'. Sedang yang dinukil sebagian ulama yang isinya mengatakan bahwa dia (Muhammad bin Abdul Wahhab) adalah semata-mata meluruskan perbuatan orang-orang Najed, berupa anjuran terhadap orang-orang Baduy untuk menunaikan sholat jama'ah, meninggalkan perkara-perkara keji dan merampok ditengah jalan, serta menyeru kemurnian tauhid, itu semua adalah tidak benar.

Memang nampaknya dari luar dia telah meluruskan perbuatan manusia, namun kalau ditengok kekejian-kekejiannya dan kemungkaran-kemungkaran yang dilakukannya berupa :

1. Mengkafirkan ummat sebelumnya selama 600 tahun lebih (yakni 600 sebelum masa Ibnu Taimiyah dan sampai masa Wahabi, jadi sepanjang 12 abad lebih- pen).

2. Membakar kitab-kitab yang relatif amat banyak (termasuk Ihya' karya Al-Ghazali)

3. Membunuh para ulama, orang-orang tertentu & masyarakat umum.

4. Menghalalkan darah dan harta mereka (karena dianggap kafir - pen)

5. Melahirkan jisim bagi Dzat Allah SWT.

6. Mengurangi keagungan Nabi Muhammad s a w, para Nabi & Rasul a s serta para Wali r a

7. Membongkar makam mereka dan menjadikan sebagai tempat membuang kotoran (toilet).

8. Melarang orang membaca kitab "DALAA'ILUL KHAIRAT", kitab Ratib dan dzikir-dzikir, kitab-kitab maulid Dziba'.

9. Melarang membaca Shalawat Nabi s a w diatas menara-menara setelah melakukan adzan, bahkan telah membunuh siapa yang telah melakukannya.

10. Menyuap orang-orang bodoh dengan doktrin pengakuan dirinya sebagai nabi dan memberi pengertian kepada mereka tentang kenabian dirinya dengan tutur kata yang manis.

11. Melarang orang-orang berdo'a setelah selesai menunaikan sholat.

12. Membagi zakat menurut kemauan hawa nafsunya sendiri.

13. Dia mempunyai i'tikad bahwa Islam itu sempit.

14. Semua makhluk adalah syirik.

15. Dalam setiap khutbah dia berkara bahwa bertawasul dengan para Nabi, Malaikat dan para Wali adalah kufur.

16. Dia mengkafirkan orang yang mengucapkan lafadz : "maulana atau sayyidina" terhadap seseorang tanpa memperhatikan firman Allah yang berbunyi : "Wasayyidan" dan sabda Nabi s a w kepada kaum anshar : "Quumuu li sayyidikum", kata sayyid didalam hadits ini adalah shahabat Sa'ad bin Mu'adz.

17. Dia juga melarang orang ziarah ke makam Nabi s a w dan menganggap Nabi s a w itu seperti orang mati lainnya.

18. Mengingkari ilmu Nahwu, lughat dan fiqih, bahkan melarang orang untuk mempelajarinya karena ilmu-ilmu tsb dianggap bid'ah.

Dari ucapan dan perbuatan-perbuatanya itu jelas bagi kita untuk menyakini bahwa dia telah keluar dari kaidah-kaidah Islamiyah, karena dia telah menghalkan harta kaum muslimin yang sudah menjadi ijma' para ulama salafushsholeh tentang keharamannya atas dasar apa yang telah diketahui dari agama, mengurangi keagungan para Nabi dan Rasul, para wali dan orang-orang sholeh, dimana menurut ijma' ulama' keempat mazhab Ahlissunnah wal jama'ah / mazhab Salafushsholeh bahwa mengurangi keagungan seperti itu dengan sengaja adalah kufur, demikian kata sayyid Alwi Al-Haddad".

Dia berusia 95 tahun ketika mati dengan mempunyai beberapa orang anak yaitu Abdullah, Hasan, Husain dan Ali mereka disebut dengan AULADUSY SYEIKH atau PUTRA-PUTRA MAHA GURU AGUNG (menurut terminologi yang mereka punyai ini adalah bentuk pengkultus-individuan, mengurangi kemuliaan para Nabi dan Rasul tapi memuliakan dirinya sendiri - dimana kekonsistensiannya ? - pen). Mereka ini mempunyai anak cucu yang banyak dan kesemuanya itu dinamakan AULADUSY SYEIKH sampai sekarang. Hanya kepada Allah jualah kita pintakan semoga mereka diberikan petunjuk menuju jalan kebenaran (inilah pengikut Salaf yang sejati tidak pernah mendo'akan kejelekan kepada siapa saja yang telah mengucapkan kalimat Syahadat. mendo'a untuk kejelekan enggak pernah apalagi mengkafirkan atau memusyrikkan sesama muslim - pen)

- TAMAT -

Dari kitab : Durarus Saniyah fir Raddi alal Wahabiyah. Karya : Syeikhul Islam As-Sayyid Al-Allamah Al-Arif Billah Ahmad bin Zaini Dahlan Asy-Syafi'i.

Catatan : Kalau melihat 18 point doktrin Wahabi diatas maka jelaslah bahwa Muhammad bin Abdul Wahhab adalah seorang preman dan petualang akidah serta sama sekali tidak dapat digolongkan bermazhab Ahlissunnah Wal Jama'ah atau mazhab Salafush-Sholeh. Ada lagi doktrin yang tidak disebutkan oleh penulis diatas yaitu :

1. Melarang penggunaan alat pengeras untuk adzan atau dakwa atau apapun.

2. Melarang penggunaan telpon.

3. Melarang mendengarkan radio dan TV

4. Melarang melagukan adzan.

5. Melarang melagukan / membaca qasidah

6. Melarang melagukan Al Qur'an seperti para qori' dan qari'ah yakni yang seperti dilagukan oleh para fuqoha

7. Melarang pembacaan Burdah karya imam Busiri rahimahullah

8. Melarang mengaji "sifat 20" sebagai yang tertulis dalam kitab Kifatayul Awam, Matan Jauharatut Tauhid, Sanusi dan kitab-kitab Tauhid Asy'ari / kitab-kitab Ahlissunnah Wal Jama'ah, karena tauhid kaum Wahabi berkisar Tauhid "Rububiyah & Iluhiyah" saja.

9. Imam Masjidil Haram hanya seorang yang ditunjuk oleh institusi kaum Wahabi saja, sedang sebelum Wahabi datang imam masjidil Haram ada 4 yaitu terdiri dari ke 4 madzhab Ahlussunnah yaitu Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hanbali. Inilah apakah benar kaum Wahabi sebagai madzhab Ahlissunnah yang melarang madzhab Ahlissunnah, tepatnya Wahabi adalah : "MADZHAB YANG MENGHARAMKAN MADZHAB".

10. Melarang perayaan Maulid Nabi pada setiap bulan Rabiul Awal.

11. Melarang perayaan Isra' Mi'raj yang biasa dilaksanakan setiap malam 27 Rajab, jadi peraktis tidak ada hari-hari besar Islam, jadi agama apa ini kok kering banget ?

12. Semua tarekat sufi dilarang tanpa kecuali.

13. Membaca dzikir "La Ilaaha Illallah" bersama-sama setelah shalat dilarang

14. Imam dilarang membaca Bismillah pada permulaan Fatihah dan melarang pembacaan Qunut pada shalat subuh.

Jika demikian apa bedanya dengan kaum PRIMITIF ?. Dasar Baduy jahil, tahu agama sedikit sudah dimodifikasinya.

Doktrin-doktrin Wahabi ini tidak lain berasal dari guru Muhammad bin Abdul Wahhab yang adalah seorang orientalis Inggris bernama Mr. Hempher yang bekerja sebagai mata-mata Inggris di Timur Tengah guna mengadu domba kaum muslimin Imprealisme / Kolonialisme Inggris memang telah berhasil mendirikan sekte-sekte bahkan agama baru ditengah ummat Islam seperti Ahmadiyah dan Baha'i, jadi Wahabiisme ini sebenarnya bagian dari program kerja kaum kolonial.

Mungkin pembaca menjadi tercenggang kalau melihat nama-nama putra-putra Muhammad bin Abdul Wahhab yaitu Abdullah, Hasan, Husain dan Ali dimana adalah nama-nama yang tekait dekat dengan nama tokoh-tokoh ahlibait, hal ini tidak lain putra-putranya itu lahir sewaktu dia belum menjadi rusak karena fahamnya itu dan boleh jadi nama-nama itu diberi oleh ayah dari Muhammad bin Abdul Wahhab yang adalah seorang sunny yang baik dan sangat menetang putranya setelah putranya rusak fahamnya demikian pula saudara kandungnya yang bernama Sulaiman bin Abdul Wahhab sangat menentangnya dan menulis buku tentangan kepadanya yang berjudul :"ASH-SHAWA'IQUL ILAHIYAH FIRRADDI ALA WAHABIYAH". Nama-nama itu diberikan oleh ayahnya tidak lain untuk tabarukan kepada para tokoh suci dari para ahlilbait Nabi s a w. Kemudian nama-nama itu tidak muncul lagi dalam nama-nama orang yang sekarang disebut-sebut atau digelari Auladusy Syaikh tsb.

Diantara kekejaman dan kejahilan kaum Wahabi adalah meruntuhkan kubah-kubah diatas makam sahabat-sahabat Nabi s a w yang berada di Mu'ala (Makkah), di Baqi' & Uhud (Madinah) semuanya diruntuhkan dan diratakan dengan tanah dengan mengunakan dinamit penghancur. Demikian juga kubah diatas tanah dimana Nabi s aw dilahirkan, yaitu di Suq al Leil di ratakan dengan tanah dengan menggunakan dinamit dan dijadikan tempat parkir onta, saat ini karena gencarnya desakan kaum muslimin international maka kabarnya dibangun perpustakaan. Benar-benar kaum Wahabi itu golongan paling jahil diatas muka bumi ini. Tidak pernah menghargai peninggalan sejarah dan menghormati nilai-nilai luhur Islam

Semula Alkubbatul Khadra atau kubah hijau dimana Nabi Muhammad s a w dimakamkan juga akan didinamit dan diratakan dengan tanah tapi karena ancaman international maka orang-orang biadab itu menjadi takut dan mengurungkan niatnya. Semula seluruh yang menjadi manasik haji itu akan dimodifikasi termasuk maqom Ibrahim akan digeser tapi karena banyak yang menentang termasuk Sayyid Almutawalli Syakrawi dari Mesir maka diurungkanya.

Setelah saya memposting 2 kali tentang Wahabi ini seorang ikhwan mengirim email ke saya melalui Japri dan mengatakan pada saya bahwa pengkatagorian Wahabi sebagai kelompok Khawarij itu kurang tepat, karena Wahabi tidak anti Bany Umaiyah bahkan terhadap Yazid bin Muawiyahpun membelanya. Dia memberi difinisi kepada saya bahwa Wahabi adalah gabungan sekte-sekte yang telah menyesatkan ummat Islam, terdiri dari gabungan khawarij, Bany Umaiyah, Murji'ah, Mujassimah, Musyabbihah dan Hasyawiyah. Teman itu melanjutkan jika anda bertanya kepada kaum Wahabi mana yang lebih kamu cintai kekhalifahan Bany Umaiyah atau Abbasiyah, mereka pasti akan mengatakan lebih mencintai Bany Umaiyah dengan berbagai macam alasan yang dibuat-buat yang pada intinya meskipun Bany Abbas tidak suka juga pada kaum alawi tapi masih ada ikatan yang lebih dekat dibanding Bany Umaiyah dan bany Umaiyah lebih dahsad kebenciannya kepada kaum alawi, itulah alasannya.

***

Wahai saudaraku yang budiman, waspadalah terhadap gerakan Wahabiyah ini mereka akan melenyapkan semua mazhab baik Sunny (Ahlussunnah Wal Jama'ah) maupun Syi'ah, meraka akan senantiasa mengadu domba kedua mazhab besar. Sekali lagi waspadalah dan waspadalah gerakan ini benar-benar berbahaya dan jika kalian lengah, kalian akan terjenggang dan terkejut kelak. Gerakan ini dimotori oleh juru dakwa-juru dakwa yang radikal dan ekstrim, yang menebarkan kebencian dan permusuhan dimana-mana yang didukung oleh keuangan yang cukup besar.

Kesukaan mereka menuduh golongan Islam yang tak sejalan dengan mereka dengan tuduhan kafir, syirik dan ahlil bid'ah, itulah ucapan yang didengung-dengungkan disetiap mimbar dan setiap kesempatan, mereka tak pernah mengakui jasa para ulama Islam manapun kecuali kelompok mereka sendiri. Di negeri kita ini mereka menaruh dendam dan kebincian mendalam kepada para Wali Songo yang menyebarkan dan meng Islam kan penduduk negeri ini.

Mereka mengatakan ajaran para wali itu masih kecampuran kemusyrikan Hindu dan Budha, padahal para Wali itu jasanya telah meng Islam kan 90 % penduduk negeri ini. Mampukah wahabi-wahabi itu meng Islam kan yang 10 % sisanya ? mempertahankan yang 90 % dari terkapan orang kafir saja tak bakal mampu, apalagi mau menambah 10 % sisanya. Jika bukan karena Rahmat Allah yang mentakdirkan para Wali Songo untuk berdakwa ke negeri kita ini tentu orang-orang yang asal bunyi dan menjadi corong bicara kaum wahabi itu masih berada dalam kepercayaan animisme, penyembah berhala atau masih kafir lainnya (Naudzu Billah min Dzalik).

Claim Wahabi bahwa mereka penganut As-Salaf, As-Salafushsholeh dan Ahlussunnah wal Jama'ah serta sangat setia pada keteladanan sahabat dan tabi'in adalah omong kosong dan suatu bentuk penyerobotan HAK PATEN SUATU MAZHAB. Mereka bertanggung jawab terhadap hancurnya peninggalan-pininggalan Islam sejak masa Rasul suci Muhammad s a w, masa para sahabatnya r a dan masa-masa setelah itu. Meraka menghancurkan semua nilai-nilai peninggalan luhur Islam dan mendatangkan arkiolog-arkiolog (ahli-ahli purbakala) dari seluruh dunia dengan biaya ratusan juta dollar untuk menggali peninggalan-peninggalan pra Islam baik yang dari kaum jahiliyah maupun sebelumnya dengan dalih obyek wisata dsb. Mereka dengan bangga setelah itu menunjukkan bahwa zaman pra Islam telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa, maka jelaslah penghancuran nilai-nilai luhur peninggalan Islam tidak dapat diragukan lagi merupakan peleyapan bukti sejarah hingga timbul suatu keraguan dikemudian hari.

Oleh karena itu janganlah dipercaya kalau mereka mengaku-ngaku sebagai faham yang hanya berpegang pada Al Qur'an adan As-Sunnah serta keteladanan Salafushsholeh apalagi mengaku sebagai GOLONGAN YANG SELAMAT DSB, itu semua omong kosong dan kedok untuk menjual barang dagangan berupa akidah palsu yang disembunyikan. Sejarah hitam mereka dengan membantai ribuan orang di Makkah dan Madinah serta daerah lain di wilayah Hijaz (yang sekarang di namakan Saudi, suatu nama bid'ah karena nama negeri Rasulullah s a w diganti dengan nama satu keluarga kerajaan yaitu As-Sa'ud). Yang terbantai itu terdiri dari para ulama-ulama yang sholeh dan alim, anak-anak yang masih balita bahkan dibantai dihadapan ibunya.

LIHAT GAMBAR DI BAWAH INI.. WAHABI JIPLAK KELAKUAN YAHUDI ISRAEL !!

 



CIRI-CIRI LAIN WAHABI/SALAFI MENURUT SABDA RASULULLAH !

DAN ITU SUNNAH LARANGAN DAN HARUS DIWASPADI !!


Oleh Von Edison Alouisci