PENASARAN
INGIN TAU ...AH....INFORMASINYA.
1 Agustus 2013 pukul 11:30 by Herman Maulana
PENASARAN INGIN TAU ? ...
===================
(I).SIAPA ITU SALAFY WAHABI ???
MEREKA ADALAH KAUM KHAWARIJD
Ini dia Hadistnya ! : Apa kata
Syahabat Nabi ? Wakana bnu Umar ya rohum syiroro Kholqillah wa qolla innahum an
tholaqu illa ayatin nazalat fil quffar faja’aluha ‘lal mukminun : Artinya Dan
adalah shahabat Nabi Ibu Umar rda berpendapat,bahwa mereka(kaum Khawarij)
makhluk Allah yang paling jahat,mereka mengambil Ayat-Ayat Qur’an yang
sebenarnya turun untuk orang kafir,tetapi dipasangkanya (dihantamkan) kepada
orang mukmin. (fathul Bari’ Juz XV hal-313-dalam kitab KH.Sirajuddin Abas
itiqod Ahlussunnah Wal-Jama’ah hal 165) ====================
(II).SAYA MAU LIHAT SEPERTI APA SIH
?
=================================
(III).LALU BAGAIMANA NIH ,SIKAP KITA
? JAGAN MEMULAI..
Ini dia Hadist-hadistnya ! :
5 LANGKAH MELAWAN WAHABI SI MURTAD
MENGAJAK MURTAD BERDASARKAN HADIST
1.DEBATLAH WAHABI ITU
Rasulullah saw bersabda: “Jika ia
(Dajjal) muncul dan aku ada ditengah2 kamu, aku akan mgalahkan dia degan Dalil.
Dan, apabila ia muncul, sedangkan aku tidak ada di tengah-tengah kamu,
hendaklah tiap-tiap orang berbantah (Debat) dengan dia” (HR Ath Thabrani ),
dalam Al Kabir, Ibnu Asakir dari Hazrat Abdur Rahman bin Jabir ibnu Nufair r.h
dari ayahnya dan dari datuknya ); dan Kanzul-Umal, Juz XIV/38790 Hadist ini
telah dirasakan semua oleh kita sekarang, dan diperintahkan oleh Allah dan
Rasul-Nya melawan kaum takfiri (Wahabi).
2.PERANGILAH WAHBAI ITU Nabi juga
bersabda :
سَيَخْرُجُ فِي آخِرِ الزَّمانِ قَومٌ
أَحْدَاثُ اْلأَسْنَانِ سُفَهَاءُ اْلأَحْلاَمِ يَقُوْلُوْنَ قَوْلَ خَيْرِ
الْبَرِيَّةِ يَقْرَؤُونَ اْلقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمْ يَمْرُقُوْنَ
مِنَ الدِّيْنَ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ ، فَإذَا
لَقِيْتُمُوْهُمْ فَاقْتُلُوْهُمْ ، فَإِنَّ قَتْلَهُمْ أَجْراً لِمَنْ قَتَلَهُمْ
عِنْدَ اللهِ يَوْمَ اْلقِيَامَة “
Akan keluar di akhir zaman, suatu
kaum yang masih muda, berucap dengan ucapan sbeaik-baik manusia (Hadits Nabi),
membaca Al-Quran tetapi tidak melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari
agama Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya, maka jika kalian
berjumpa dengan mereka, perangilah mereka, karena memerangi mereka menuai
pahala di sisi Allah kelak di hari kiamat “. (HR. Imam Bukhari 3342)
Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda:
إنَّ مِن بعْدِي مِنْ أُمَّتِي
قَوْمًا يَقْرَؤُنَ اْلقُرآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَلاَقِمَهُمْ يَقْتُلُوْنَ أَهْلَ
اْلإسْلاَمِ وَيَدَعُوْنَ أَهْلَ اْلأَوْثَانِ، يَمْرُقُوْنَ مِنَ اْلإسْلاَمِ
كمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مَنَ الرَّمِيَّةِ، لَئِنْ أَدْرَكْتُهُمْ
لَأَقْتُلَنَّهُمْ قَتْلَ عَادٍ “
Sesungguhnya setelah wafatku kelak
akan ada kaum yang pandai membaca al-Quran tetapi tidak sampai melewati
kerongkongan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah
berhala, mereka lepas dari Islam seperti panah yang lepas dari busurnya
seandainya (usiaku panjang dan) menjumpai mereka (kelak), maka aku akan
memerangi mereka seperti memerangi (Nabi Hud) kepada kaum ‘Aad “.(HR. Abu Daud,
kitab Al-Adab bab Qitaalul Khawaarij : 4738)
3.BUNUNUHLAH WAHABI ITU (ATAU
TERBUNUH (MATID SYAHID))
NABI MUHAMMAD SAW BERSABDA :
سَيَكُونُ فِى أُمَّتِى اخْتِلاَفٌ
وَفُرْقَةٌ قَوْمٌ يُحْسِنُونَ الْقِيلَ وَيُسِيئُونَ الْفِعْلَ وَيَقْرَءُونَ
الْقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينِ مُرُوقَ
السَّهْمِ مِنَ الرَّمِيَّةِ لاَ يَرْجِعُونَ حَتَّى يَرْتَدَّ عَلَى فُوقِهِ هُمْ
شَرُّ الْخَلْقِ وَالْخَلِيقَةِ طُوبَى لِمَنْ قَتَلَهُمْ وَقَتَلُوهُ يَدْعُونَ
إِلَى كِتَابِ اللَّهِ وَلَيْسُوا مِنْهُ فِى شَىْءٍ مَنْ قَاتَلَهُمْ كَانَ
أَوْلَى بِاللَّهِ مِنْهُمْ قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا سِيمَاهُمْ قَالَ :
التَّحْلِيقُ “
Akan ada perselisihan dan
perseteruan pada umatku, suatu kaum yang memperbagus ucapan dan memperjelek
perbuatan, mereka membaca Al-Quran tetapi tidak melewati kerongkongan, mereka
lepas dari Islam sebagaimana anak panah lepas dari busurnya, mereka tidak akan
kembali (pada Islam) hingga panah itu kembali pada busurnya. Mereka
seburuk-buruknya makhluk. Beruntunglah orang yang membunuh mereka atau dibunuh
mereka. Mereka mengajak pada kitab Allah tetapi justru mereka tidak mendapat
bagian sedikitpun dari Al-Quran. Barangsiapa yang memerangi mereka, maka orang
yang memerangi lebih baik di sisi Allah dari mereka “, para sahabat bertanya “
Wahai Rasul Allah, apa cirri khas mereka? Rasul menjawab “ Bercukur gundul “.
(Sunan Abu Daud : 4765)
4.HARDIKLAH WAHABI ITU ,KARENA IA
TITISAN MASIHID DAJJAL KENAPA WAHABERS ITU SEKAIPUN KALAH DALAM PERDEBATAN
DEGAN DAIL ,SEBAGAIMNA DISAMPAIKAN RASULULLAH SAW,TAPI MATI-MATIAN TETAP DIA
TAK KAN PERNAH DIAM,DAN AKAN MUNCUL LAGI,BAHKAN BIKIN HADIST PALSU ATAU HADIST
KATROLAN MEREKA ? KARENA MEREKA TITISAN MASIHID DAJJAL,YANG KELAK TERTAUT DEGAN
TUHANYA DAJJAL KELAK. Perhatikan ya !!!!
Ketika sayyidina Ali dan para
pengikutnya selesai berperang di Nahrawain, seseorang berkata :
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي
أَبَادَهُمْ وَأَرَاحَنَا مِنْهُمْ “
Alhamdulillah yang telah
membinasakan mereka dan mengistirahatkan kita dari mereka “, maka sayyidina Ali
menyautinya :
كَلاَّ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ
إِنَّ مِنْهُمْ لَمَنْ هُوَ فِي أَصْلاَبِ الرِّجَالِ لَمْ تَحْمِلْهُ النِّسَاءُ
وَلِيَكُوْنَنَّ آخِرَهُمْ مَعَ اْلمَسِيْحِ الدَّجَّال “
Sungguh tidak demikian, demi jiwaku
yang berada dalam genggaman-Nya, sesungguhnya akan ada keturunan dari mereka
yang masih berada di sulbi-sulbi ayahnya dan kelak keturunan akhir mereka akan
bersama dajjal “.
5.JAGA ZIKIRULLAH ! TEGAKKAN MEJELIS
TAHLIL,ILMU TAUHID/ILMU KALAM /ILMU THASAUF APA ALASAN SALAFI WAHABI MEMERANGI
MAJELIS TAHLILAN ? SUPAYA SEPI DARI ZIKIRULLAH DAN TUHANYA MUNCUL,MAKANYA
MEREKA MENGHARAMKAN MEMBACA SOAQOLLAHUL'AZIM,SERTA MELAKUKAN PERINGATAN
NUZUL-QUR'AN,MENCIUM AL-QUR'AN
Rasulullah Saw bersabda :
لَا يَخْرُجُ الدَّجَّالُ حَتَّى
يَذْهَلَ النَّاسُ عَنْ ذِكْرِهِ وَحَتَّى تَتْرُكَ الْأَئِمَّةُ ذِكْرَهُ عَلَى
الْمَنَابِرِ “
Dajjal tidak akan muncul sehingga
sekalian manusia telah lupa untuk mengingatnya dan sehingga para Imam tidak
lagi menyebut-nyebutnya di atas mimbar-mimbar.” (HR. Ahmad 16073)
INGAT INILAH KENYATAAN HADIST
RASULULLHA SAW, TERUS ADAKAH MEREKA MENCEGAH RAJANYA MELAKUKAN PERSEMBAHAN
DEGAN BERHALA ?....Mikir ya.....!
LATA DAN UZZA AKAN DISEMBAH KEMBALI
Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إنَّ مِن بعْدِي مِنْ أُمَّتِي
قَوْمًا يَقْرَؤُنَ اْلقُرآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَلاَقِمَهُمْ يَقْتُلُوْنَ أَهْلَ
اْلإسْلاَمِ وَيَدَعُوْنَ أَهْلَ اْلأَوْثَانِ، يَمْرُقُوْنَ مِنَ اْلإسْلاَمِ
كمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مَنَ الرَّمِيَّةِ، لَئِنْ أَدْرَكْتُهُمْ
لَأَقْتُلَنَّهُمْ قَتْلَ عَادٍ “
Sesungguhnya setelah wafatku kelak
akan ada kaum yang pandai membaca al-Quran tetapi tidak sampai melewati
kerongkongan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah
berhala, mereka lepas dari Islam seperti panah yang lepas dari busurnya
seandainya (usiaku panjang dan) menjumpai mereka (kelak), maka aku akan
memerangi mereka seperti memerangi (Nabi Hud) kepada kaum ‘Aad “.(HR. Abu Daud,
kitab Al-Adab bab Qitaalul Khawaarij : 4738)
Mengapa kita diperintahkan
memerangi,membunuh Wahabi ? karena mereka bukan Isam lagi,yakni orang-orang
Murtad,jika membunuh mereka kita berpahala jika kita terbunuh maka kita mati
Syahid. Yang penting jagan memulai !. Tahan degan kesabaran melalui
tahapan-tahapanya terahir solusinya membunuh mereka !,Karena mereka wahabers
sudah merancang diri sebagai pembunuh manusia khususunya umat Islam,dan untuk
ditundukkanya kepada agama dan Tuhan Dajjal mereka .
(IV). LALU ? :
1.SIAPAKAH HIZBU TAHRIR DAN HIBNU
TAHRIR INDONESIA ITU ? “SIY’AH IRAN DAN SYI’AH
FAKISTAN”, BERDASARKAN
HADIST MEREKA KAUM QODORIYAH,PARTAINYA DAJJAL.
2.APAKAH WAHABI BERMUSUHAN DEGAN
HIZBU TAHRIR DAN HIZBU TAHRIR INDONESIA YAN G PENGIKUTNYA DAN PELOPORNYA ADALA
JAMA’AH KARKUN ? “SO PASTI !.
3.LALU BAGAIMANA MEREKA ? “
MEREKALAH YANG AKAN SALING BUNUH DIBAWA KENDALI YAHUDI.
4.DARRI MANA SIH WAHABI ITU ? “
ASALNYA MAHZAB HAMBALI LALU DARI MANA SYI’AH FAKISTAN ,FIRQOH QODORIYAH ITU
DARI MANA ? “ ASALANYA MAZHAB HANAFI. LALU NABINNYA SIAPA ? “ MIRZA GULHAM
AHMAD.
5.APA SIH ITIQOD FIRQOH MEREKA ? “
QODORIYAH ( TIDAK PERCAYA DEGAN TAKDIR)
(V). LALU BAGAIMANA
JADINYA ??? “ MEREKA GERAKAN PARTAI DAJJAL. ADA KETERANGANYA ? “SO PASTI… !
Ini dia hadistnya : Kaum qodoriyah
Partai Dajjal "An khuzaifa Qola Qola Rasulullahi sholallahu'alaihi
wassalam Li kulli ummatin majusu, Wama jusu hazihi ummati alazinaya qulun
laqodr. Man mataa minhum fala tasyhadu janazatah,waman maridho minhum
falata'uduhum wahum syaiah Addajjal wahaqqun 'alallah ayulhiqihum biddajjal.
Artinya : Dari Huzaifah,beliau berkata : Bersabda Rasulullah Saw, Bagi
tiap-tiap umat ada majusinya. Majusi ummat ini ilalah mereka yang tidak percaya
kepada TAKDIR,Kalau mereka kematian jagan diziarahi,kalao mereka sakit jangan
dijenguk,mereka adalah PARTAI DAJJAL,memang ada hak bagi Tuhan mengaitkan
mereka degan Dajjal.(HR.Abu Daud-Sunan Abi Daud IV
(VI.)APA DAN BAGAIMANA PARTAI DAJJAL
ITU ?
Ini dia Jawabanya ! :
KESESATAN PENDIRI HIZBUT
TAHRIR;TAQIYUDDIN IBROHIM AN-NABHANI
--
MEREKA KAUM FIRQOH QODORIYAH------
An-Nabhani:"Tidak ada kaitan
Qadla'dan Qadar padanya (perbuatan manusia)". Lihat Nizham al Islam
halaman 22.
An-Nabhani:"
Dan jika (penguasa) menyalahi
syari'at atau tidak mampu mengurus negara, maka wajib dilengserkan saat itu
juga". Lihat Nizham al Islam 68. An-Nabhani:"Nabi mewajibkan setiap
muslim untuk membai'at seorang khalifah dan menyifati orang yang meninggal dan
tidak membai'at bahwa matinya mati jahiliyah". Lihat Asy-Syakhshiyyah
al-Islamiyyah Juz.2 halaman 9.
An-Nabhani:"Berpangku tangan
dari mengangkat khalifah bagi umat Islam termasuk dosa besar". Lihat
Asy-Syakhshiyyah al-Islamiyyah Juz.2 halaman 13.
An-Nabhani:"Seluruh umat Islam
berdosa besar karena berpangku tangan dari mengangkat khalifah bagi umat Islam.
Bila umat Islam sepakat untuk tidak mengangkat khalifah maka masing-masing dari
mereka berdosa". Lihat Asy-Syakhshiyyah al-Islamiyyah Juz.2 halaman 13.
An-Nabhani:"Waktu yang
diberikan kepada kaum muslimin untuk mengangkat khalifah adalah dua malam, maka
tidak halal bagi umat Islam bermalam dua malam tanpa membaiat seorang
khalifah". Lihat Asy-Syakhshiyyah al-Islamiyyah Juz.2 halaman 15.
(VII.)AH..SAYA MAU BACANYA YANG
LEBIH LENGKAP !!!!
(VII).LALU BAGAIMANA KITA ?
KEMBALILAH KE “ AHLUSSUNNAH
WAL-JAMA’AH,IKUTI SUNNAH RASULULLAH,SUNNAH CHULAFA IROSYIDIN DAN PEDOMANI
PERINGATANYA SUPAYA JAGAN BERFIRQOH-FIRQOH,IKUTI ULAMAK SEBAGAI
MANA SABDA RASULULLAH : AL-ULAMAK WARISYATUL AMBIAYAK.
Allahumma soli’ala sayyidina
Muhammad wa’ala alihi wa ashabihi ajma’in
Semoga bermanfa’at ! Click Link di sini :
https://www.facebook.com/notes/herman-maulana/penasaran-ingin-tau-ahinformasinya/584461331600677
CIRI-CIRI LAIN WAHABI/SALAFI MENURUT
SABDA RASULULLAH !
DAN ITU SUNNAH LARANGAN DAN HARUS DIWASPADI !!
Oleh Von Edison Alouisci
Nabi s a w telah memberitakan tentang golongan Khawarij ini dalam beberapa
hadits beliau, maka hadits-hadits seperti itu adalah merupakan tanda kenabian
beliau s a w, karena termasuk memberitakan sesuatu yang masih ghaib (belum
terjadi). Seluruh hadits-hadits ini adalah shahih, sebagaimana terdapat dalam
kitab shahih BUKHARI & MUSLIM
dan sebagian yang lain terdapat dalam selain kedua kitab tsb. Hadits-hadits itu
antara lain :
1. Fitnah itu datangnya dari sini, fitnah itu datangnya dari arah sini, sambil
memberikan ke arah timur (Najed-pen ).
2. Akan muncul segolongan manusia dari arah timur, mereka membaca Al Qur'an
tetapi tidak bisa membersihkannya, mereka keluar dari agamanya seperti anak
panah yang keluar dari busurnya dan mereka tidak akan kembali ke agama hingga
anak panah itu bisa kembali ketempatnya (busurnya), tanda-tanda mereke bercukur
kepala (GUNDUL - pen).
3. Akan ada dalam ummatku perselisihan dan perpecahan kaum yang indah
perkataannya namun jelek perbuatannya. Mereka membaca Al Qur'an, tetapi
keimanan mereka tidak sampai mengobatinya, mereka keluar dari agama seperti
keluarnya anak panah dari busurnya, yang tidak akan kembali seperti tidak
kembalinya anak panah ketempatnya. Mereka adalah sejelek-jelek makhluk, maka
berbahagialah orang yang membunuh mereka atau dibunuh mereka. Mereka menyeruh
kepada kitab Allah, tetapi sedikitpun ajaran Allah tidak terdapat pada diri
mereka. Orang yang membunuh mereka adalah lebih utama menurut Allah.
Tanda-tanda mereka adalah bercukur (GUNDUL - pen).
4. Di Akhir zaman nanti akan keluar segolongan kaum yang pandai bicara tetapi
bodoh tingkah lakunya, mereka berbicara dengan sabda Rasulullah dan membaca Al
Qur'an namun tidak sampai pada kerongkongan mereka, meraka keluar dari agama
seperti anak panah keluar dari busurnya, maka apabila kamu bertemu dengan
mereka bunuhlah, karena membunuh mereka adalah mendapat pahala disisi Allah
pada hari kiamat.
5. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur'an namun
tidak sampai mengobati mereka, mereka keluar dari agama seperti anak panah
keluar dari busurnya, mereka tidak akan bisa kembali seperti anak panah yang
tak akan kembali ketempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur (GUNDUL - pen).
6. Kepala kafir itu seperti (orang yang datang dari) arah timur, sedang
kemegahan dan kesombongan (nya) adalah (seperti kemegahan dan kesombongan
orang-orang yang) ahli dalam (menunggang) kuda dan onta.
7. Dari arah sini inilah databgnya fitnah, sambil mengisyaratkan ke arah timur
(Najed - pen).
8. Hati menjadi kasar, air bah akan muncul disebelah timur dan keimanan di
lingkungan penduduk Hijaz (pada saat itu penduduk Hijaz terutama kaum muslimin
Makkah dan Madinah adalah orang-orang yang paling gigih melawan profokator
Wahabi dari sebelah timur / Najed - pen).
9. (Nabi s a w berdo'a) Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan
Yaman, para sahabat berkata : Dan dari Najed, wahai Rasulullah, beliau berdo'a:
Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan Yaman, dan pada yang ketiga
kalinya beliau s a w bersabda : Di sana (Najed) akan ada keguncangan fitnah
serta disana pula akan muncul tanduk syaitan.
10. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur'an namun
tidak sampai membersihkan meraka. Ketika putus dalam satu kurun, maka muncul
lagi dalam kurun yang lain, hingga adalah mereka yang terakhir bersama-sama
dengan dajjal.
Dalam hadits-hadits tsb dijelaskan, bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur
(gundul-pacul - pen). Dan ini adalah merupakan nash atau perkataan yang jelas
ditujukan kepada kaum khawarijin yang datang dari arah timur, yakni para
penganut Ibnu Abdil Wahab, karena dia telah memerintahkan setiap pengikutnya
bercukur rambut kepalanya hingga mereka yang mengikut kepadanya tidaklah
dibolehkan berpaling dari majelisnya sebelum melakukan perintah tsb (bercukur -
gundul pacul). Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya dari
aliran-aliran SESAT lainnya.
Oleh sebab itu, hadits-hadits tsb jelas ditujukan kepada mereka, sebagaimana
apa yang telah dikatakan oleh Sayyid Abdurrahman Al-Ahdal, seorang mufti di
Zubaid. Beliau r a berkata : "Tidak usah seseorang menulis suatu buku
untuk menolak Ibnu Abdil Wahhab, akan tetapi sudah cukup ditolak oleh
hadits-hadits Rasulullah s a w itu sendiri yang telah menegaskan bahwa
tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul), karena ahli bid'ah sebelumnya
tidaklah pernah berbuat demikian selain mereka.
Muhammad bin Abdul Wahhab (pendiri Wahabiisme - pen) sungguh pernah juga
memerintah kaum wanitanya untuk bercukur (gundul - pen). Pada suatu saat ada
seorang wanita masuk agamanya dan memperbarui Islamnya sesuai dengan infiltrasi
yang dia masukkan, lalu dia memerintahkan wanita itu bercukur kepala (gundul
pacul - pen). Kemudian wanita itu menjawab :"anda memerintahkan kaum
lelaki bercukur kepala, seandainya anda memerintahkan mereka bercukur jenggot
mereka maka boleh anda memerintahkan kaum wanita mencukur rambut kepalanya,
karena rambut kaum wanita adalah kedudukannya sama dengan jenggot kaum lelaki.
Maka dia kebingungan dan tidak bisa berkata apa-apa terhadap wanita itu. Lalu
kenapa dia melakukan hal itu, tiada lain adalah untuk membenarkan sabda Nabi s
a w atas dirinya dan para pengikutnya, yang dijelaskan bahwa tanda-tanda mereka
adalah bercukur (gundul). Jadi apa yang dia lalukan itu semata-mata membuktikan
kalau Nabi s a w itu benar dalam segala apa yang disabdakan.
Adapun mengenai sabda Nabi s a w yang mengisyaratkan bahwa akan ada dari arah
timur (Najed - pen) keguncangan dan dua tanduk syaithon, maka sebagian ulama
mengatakan bahwa yang dimaksud dengan dua tanduk syaithon itu tiada lain adalah
Musailamah Al-Kadzdzab dan Muhammad Ibn Abdil Wahhab.
Sebagian ahli sejarah menyebutkan peperangan BANY HANIFAH, mengatakan : Di
akhir zaman nanti akan keluar di negeri Musailamah seorang lelaki yang
menyerukan agama selain agama Islam. Ada beberapa hadits yang didalamnya
menyebutkan akan timbulnya fitnah, diantaranya adalah :
1. Darinya (negeri Musailamah dan Muhammad bin Abdul Wahhab) fitnah yang besar
yang ada dalam ummatku, tidak satupun dari rumah orang Arab yang tertinggal
kecuali dimasukinya, peperangan bagaikan dalam api hingga sampai keseluruh
Arab, sedang memeranginya dengan lisan adalah lebih sangat (bermanfaat - pen)
daripada menjatuhkan pedang.
2. Akan ada fitnah yang menulikan, membisukan dan membutakan, yakni membutakan
penglihatan manusia didalamnya sehingga mereka tidak melihat jalan keluar, dan
menulikan dari pendengaran perkara hak, barang siapa meminta dimuliakan
kepadanya maka akan dimuliakan.
3. Akan lahir syaithon dari Najed, Jazirah Arab akan goncang lantaran
fitnahnya.
Al-Allamah Sayyid Alwi bin Ahmad bin Hasan bin Al-Quthub As-Sayyid Abdullah
Al-Haddad Ba'Alawi didalam kitabnya :"Jalaa'uzh zhalaam fir rarrdil Ladzii
adhallal 'awaam" sebuah kitab yang agung didalam menolak faham wahabi,
beliau r a menyebutkan didalam kitabnya sejumlah hadits, diantaranya ialah
hadits yang diriwayatkan oleh Abbas bin abdul Muthalib r a sbb :
"Akan keluar di abad kedua belas nanti dilembah BANY HANIFAH seorang
lelaki, tingkahnya seperti pemberontak, senantiasa menjilat (kepada penguasa
Sa'ud - pen) dan menjatuhkan dalam kesusahan, pada zaman dia hidup banyak kacau
balau, menghalalkan harta manusia, diambil untuk berdagang dan menghalalkan
darah manusia, dibunuhnya manusia untuk kesombongan, dan ini adalah fitnah,
didalamnya orang-orang yang hina dan rendah menjadi mulia (yaitu para petualang
& penyamun digurun pasir - pen), hawa nafsu mereka saling berlomba tak
ubahnya seperti berlombanya anjing dengan pemiliknya".
Kemudian didalam kitab tersebut Sayyid Alwi menyebutkan bahwa orang yang
tertipu ini tiada lain ialah Muhammad bin Abdul Wahhab dari Tamim. Oleh sebab
itu hadits tersebut mengandung suatu pengertian bahwa Ibnu Abdul Wahhab adalah
orang yang datang dari ujung Tamim, dialah yang diterangkan hadits Nabi s a w
yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abu Sa'id Al-Khudri r a bahwa Nabi s a w
bersabda :
"Sesungguhnya diujung negeri ini ada kelompok kaum yang membaca Al Qur'an,
namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama
seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka membunuh pemeluk Islam dan
mengundang berhala-berhala (Amerika, Inggeris dan kaum Zionis baik untuk
penggalian berhala purbakala atau untuk kepentingan yang lain - pen),
seandainya aku menjumpai mereka tentulah aku akan membunuh mereka seperti
dibunuhnya kaum 'Ad.
Dan ternyata kaum Khawarij ini telah membunuh kaum muslimin dan mengundang ahli
berhala (Zionis dan konco-konconya - pen). Ketika Ali bin Abi Thalib dipenggal
oleh kaum khawarij, ada seorang lelaki berkata : "Segala Puji bagi Allah
yang telah melahirkan mereka dan menghindarkan kita dari mereka". Kemudian
Imam Ali berkata : "Jangan begitu, demi Tuhan yang diriku berada didalam
Kekuasaan-Nya, sungguh diantara mereka ada seorang yang dalam tulang rusuknya
para lelaki yang tidak dikandung oleh perempuan, dan yang terakhir diantara
mereka adalah bersama dajjal.
Ada hadits yang diriwayatkan oleh Abubakar didalamnya disebutkan BANY HANIFAH,
kaum Musailamah Al-Kadzdzab, Beliau s a w berkata : "Sesungguhnya lembah
pegunungan mereka senantiasa menjadi lembah fitnah hingga akhir masa dan
senantiasa terdapat fitnah dari para pembohong mereka sampai hari kiamat".
Dalam riwayat lain disebutkan :
"Celaka-lah Yamamah, celaka karena tidak ada pemisah baginya" Di
dalam kitab Misykatul Mashabih terdapat suatu hadits berbunyi sbb : "Di
akhir zaman nanti akan ada suatu kaum yang akan membicarakan kamu tentang
apa-apa yang belum pernah kamu mendengarnya, begitu juga (belum pernah)
bapak-bapakmu (mendengarnya), maka berhati-hatilah jangan sampai menyesatkan
dan memfitnahmu".
Allah SWT telah menurunkan ayat Al Qur'an berkaitan dengan BANY TAMIM sbb :
"Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar (mu)
kebanyakan mereka tidak mengerti". (QS. 49 Al-Hujurat : 4).
Juga Allah SWT menurunkan ayat yang khitabnya ditujukan kepada mereka sbb :
"Jangan kamu semua mengangkat suaramu diatas suara Nabi". (QS. 49
Al-Hujurat 2)
Sayyid Alwi Al-Haddad mengatakan : "Sebenarnya ayat yang diturunkan dala
kasus BANY HANIFAH dan mencela BANY TAMIM dan WA"IL itu banyak sekali,
akan tetapi cukuplah sebagai bukti buat anda bahwa kebanyakan orang-orang
Khawarij itu dari mereka, demikian pula Muhammad bin Abdul Wahhab dan tokoh pemecah
belah ummat, Abdul Aziz bin Muhammad bin Su'ud adalah dari mereka".
Diriwayatkan bahwa Nabi s a w bersabda : "Pada permulaan kerasulanku aku
senantiasa menampakkan diriku dihadapan kabilah-kabilah pada setiap musim dan
tidak seorangpun yang menjawab dengan jawaban yang lebih buruk dan lebih jelek
daripada penolakan BANY HANIFAH".
Sayyid Alwi Al-Haddad mengatakan : "Ketika aku sampai di Tha'if untuk
ziarah ke Abdullah Ibnu Abbas r a, aku ketemu dengan Al-Allamah Syeikh Thahir
Asy-Syafi'i, dia memberi tahukan kepadaku bahwa dia telah menulis kitab guna
menolak faham wahabi ini dengan judul : "AL-INTISHARU LIL AULIYA'IL
ABRAR".
Dia berkata kepadaku : "Mudah-mudahan lantaran kitab ini Allah memberi
mafa'at terhadap orang-orang yang hatinya belum kemasukan bid'ah yang datang
dari Najed (faham Wahabi), adapun orang yang hatinya sudah kemasukan maka tak
dapat diharap lagi kebahagiannnya, karena ada sebuah hadits riwayat Bukhari :
'Mereka keluar dari agama dan tak akan kemabali'. Sedang yang dinukil sebagian
ulama yang isinya mengatakan bahwa dia (Muhammad bin Abdul Wahhab) adalah
semata-mata meluruskan perbuatan orang-orang Najed, berupa anjuran terhadap
orang-orang Baduy untuk menunaikan sholat jama'ah, meninggalkan perkara-perkara
keji dan merampok ditengah jalan, serta menyeru kemurnian tauhid, itu semua
adalah tidak benar.
Memang nampaknya dari luar dia telah meluruskan perbuatan manusia, namun kalau
ditengok kekejian-kekejiannya dan kemungkaran-kemungkaran yang dilakukannya
berupa :
1. Mengkafirkan ummat sebelumnya selama 600 tahun lebih (yakni 600 sebelum masa
Ibnu Taimiyah dan sampai masa Wahabi, jadi sepanjang 12 abad lebih- pen).
2. Membakar kitab-kitab yang relatif amat banyak (termasuk Ihya' karya
Al-Ghazali)
3. Membunuh para ulama, orang-orang tertentu & masyarakat umum.
4. Menghalalkan darah dan harta mereka (karena dianggap kafir - pen)
5. Melahirkan jisim bagi Dzat Allah SWT.
6. Mengurangi keagungan Nabi Muhammad s a w, para Nabi & Rasul a s serta
para Wali r a
7. Membongkar makam mereka dan menjadikan sebagai tempat membuang kotoran
(toilet).
8. Melarang orang membaca kitab "DALAA'ILUL KHAIRAT", kitab Ratib dan
dzikir-dzikir, kitab-kitab maulid Dziba'.
9. Melarang membaca Shalawat Nabi s a w diatas menara-menara setelah melakukan
adzan, bahkan telah membunuh siapa yang telah melakukannya.
10. Menyuap orang-orang bodoh dengan doktrin pengakuan dirinya sebagai nabi dan
memberi pengertian kepada mereka tentang kenabian dirinya dengan tutur kata
yang manis.
11. Melarang orang-orang berdo'a setelah selesai menunaikan sholat.
12. Membagi zakat menurut kemauan hawa nafsunya sendiri.
13. Dia mempunyai i'tikad bahwa Islam itu sempit.
14. Semua makhluk adalah syirik.
15. Dalam setiap khutbah dia berkara bahwa bertawasul dengan para Nabi,
Malaikat dan para Wali adalah kufur.
16. Dia mengkafirkan orang yang mengucapkan lafadz : "maulana atau
sayyidina" terhadap seseorang tanpa memperhatikan firman Allah yang
berbunyi : "Wasayyidan" dan sabda Nabi s a w kepada kaum anshar :
"Quumuu li sayyidikum", kata sayyid didalam hadits ini adalah
shahabat Sa'ad bin Mu'adz.
17. Dia juga melarang orang ziarah ke makam Nabi s a w dan menganggap Nabi s a
w itu seperti orang mati lainnya.
18. Mengingkari ilmu Nahwu, lughat dan fiqih, bahkan melarang orang untuk
mempelajarinya karena ilmu-ilmu tsb dianggap bid'ah.
Dari ucapan dan perbuatan-perbuatanya itu jelas bagi kita untuk menyakini bahwa
dia telah keluar dari kaidah-kaidah Islamiyah, karena dia telah menghalkan
harta kaum muslimin yang sudah menjadi ijma' para ulama salafushsholeh tentang
keharamannya atas dasar apa yang telah diketahui dari agama, mengurangi
keagungan para Nabi dan Rasul, para wali dan orang-orang sholeh, dimana menurut
ijma' ulama' keempat mazhab Ahlissunnah wal jama'ah / mazhab Salafushsholeh bahwa
mengurangi keagungan seperti itu dengan sengaja adalah kufur, demikian kata
sayyid Alwi Al-Haddad".
Dia berusia 95 tahun ketika mati dengan mempunyai beberapa orang anak yaitu
Abdullah, Hasan, Husain dan Ali mereka disebut dengan AULADUSY SYEIKH atau PUTRA-PUTRA
MAHA GURU AGUNG (menurut terminologi yang mereka punyai ini adalah bentuk
pengkultus-individuan, mengurangi kemuliaan para Nabi dan Rasul tapi memuliakan
dirinya sendiri - dimana kekonsistensiannya ? - pen). Mereka ini mempunyai anak
cucu yang banyak dan kesemuanya itu dinamakan AULADUSY SYEIKH sampai sekarang.
Hanya kepada Allah jualah kita pintakan semoga mereka diberikan petunjuk menuju
jalan kebenaran (inilah pengikut Salaf yang sejati tidak pernah mendo'akan
kejelekan kepada siapa saja yang telah mengucapkan kalimat Syahadat. mendo'a
untuk kejelekan enggak pernah apalagi mengkafirkan atau memusyrikkan sesama
muslim - pen)
- TAMAT -
Dari kitab : Durarus Saniyah fir Raddi alal Wahabiyah. Karya : Syeikhul Islam
As-Sayyid Al-Allamah Al-Arif Billah Ahmad bin Zaini Dahlan Asy-Syafi'i.
Catatan : Kalau melihat 18 point doktrin Wahabi diatas maka jelaslah bahwa
Muhammad bin Abdul Wahhab adalah seorang preman dan petualang akidah serta sama
sekali tidak dapat digolongkan bermazhab Ahlissunnah Wal Jama'ah atau mazhab
Salafush-Sholeh. Ada lagi doktrin yang tidak disebutkan oleh penulis diatas
yaitu :
1. Melarang penggunaan alat pengeras untuk adzan atau dakwa atau apapun.
2. Melarang penggunaan telpon.
3. Melarang mendengarkan radio dan TV
4. Melarang melagukan adzan.
5. Melarang melagukan / membaca qasidah
6. Melarang melagukan Al Qur'an seperti para qori' dan qari'ah yakni yang
seperti dilagukan oleh para fuqoha
7. Melarang pembacaan Burdah karya imam Busiri rahimahullah
8. Melarang mengaji "sifat 20" sebagai yang tertulis dalam kitab
Kifatayul Awam, Matan Jauharatut Tauhid, Sanusi dan kitab-kitab Tauhid Asy'ari
/ kitab-kitab Ahlissunnah Wal Jama'ah, karena tauhid kaum Wahabi berkisar
Tauhid "Rububiyah & Iluhiyah" saja.
9. Imam Masjidil Haram hanya seorang yang ditunjuk oleh institusi kaum Wahabi
saja, sedang sebelum Wahabi datang imam masjidil Haram ada 4 yaitu terdiri dari
ke 4 madzhab Ahlussunnah yaitu Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hanbali. Inilah
apakah benar kaum Wahabi sebagai madzhab Ahlissunnah yang melarang madzhab
Ahlissunnah, tepatnya Wahabi adalah : "MADZHAB YANG MENGHARAMKAN
MADZHAB".
10. Melarang perayaan Maulid Nabi pada setiap bulan Rabiul Awal.
11. Melarang perayaan Isra' Mi'raj yang biasa dilaksanakan setiap malam 27
Rajab, jadi peraktis tidak ada hari-hari besar Islam, jadi agama apa ini kok
kering banget ?
12. Semua tarekat sufi dilarang tanpa kecuali.
13. Membaca dzikir "La Ilaaha Illallah" bersama-sama setelah shalat
dilarang
14. Imam dilarang membaca Bismillah pada permulaan Fatihah dan melarang
pembacaan Qunut pada shalat subuh.
Jika demikian apa bedanya dengan kaum PRIMITIF ?. Dasar Baduy jahil, tahu agama
sedikit sudah dimodifikasinya.
Doktrin-doktrin Wahabi ini tidak lain berasal dari guru Muhammad bin Abdul
Wahhab yang adalah seorang orientalis Inggris bernama Mr. Hempher yang bekerja
sebagai mata-mata Inggris di Timur Tengah guna mengadu domba kaum muslimin
Imprealisme / Kolonialisme Inggris memang telah berhasil mendirikan sekte-sekte
bahkan agama baru ditengah ummat Islam seperti Ahmadiyah dan Baha'i, jadi
Wahabiisme ini sebenarnya bagian dari program kerja kaum kolonial.
Mungkin pembaca menjadi tercenggang kalau melihat nama-nama putra-putra
Muhammad bin Abdul Wahhab yaitu Abdullah, Hasan, Husain dan Ali dimana adalah
nama-nama yang tekait dekat dengan nama tokoh-tokoh ahlibait, hal ini tidak
lain putra-putranya itu lahir sewaktu dia belum menjadi rusak karena fahamnya
itu dan boleh jadi nama-nama itu diberi oleh ayah dari Muhammad bin Abdul
Wahhab yang adalah seorang sunny yang baik dan sangat menetang putranya setelah
putranya rusak fahamnya demikian pula saudara kandungnya yang bernama Sulaiman
bin Abdul Wahhab sangat menentangnya dan menulis buku tentangan kepadanya yang
berjudul :"ASH-SHAWA'IQUL ILAHIYAH FIRRADDI ALA WAHABIYAH". Nama-nama
itu diberikan oleh ayahnya tidak lain untuk tabarukan kepada para tokoh suci
dari para ahlilbait Nabi s a w. Kemudian nama-nama itu tidak muncul lagi dalam
nama-nama orang yang sekarang disebut-sebut atau digelari Auladusy Syaikh tsb.
Diantara kekejaman dan kejahilan kaum Wahabi adalah meruntuhkan kubah-kubah
diatas makam sahabat-sahabat Nabi s a w yang berada di Mu'ala (Makkah), di
Baqi' & Uhud (Madinah) semuanya diruntuhkan dan diratakan dengan tanah
dengan mengunakan dinamit penghancur. Demikian juga kubah diatas tanah dimana
Nabi s aw dilahirkan, yaitu di Suq al Leil di ratakan dengan tanah dengan
menggunakan dinamit dan dijadikan tempat parkir onta, saat ini karena gencarnya
desakan kaum muslimin international maka kabarnya dibangun perpustakaan.
Benar-benar kaum Wahabi itu golongan paling jahil diatas muka bumi ini. Tidak
pernah menghargai peninggalan sejarah dan menghormati nilai-nilai luhur Islam
Semula Alkubbatul Khadra atau kubah hijau dimana Nabi Muhammad s a w dimakamkan
juga akan didinamit dan diratakan dengan tanah tapi karena ancaman
international maka orang-orang biadab itu menjadi takut dan mengurungkan
niatnya. Semula seluruh yang menjadi manasik haji itu akan dimodifikasi
termasuk maqom Ibrahim akan digeser tapi karena banyak yang menentang termasuk
Sayyid Almutawalli Syakrawi dari Mesir maka diurungkanya.
Setelah saya memposting 2 kali tentang Wahabi ini seorang ikhwan mengirim email
ke saya melalui Japri dan mengatakan pada saya bahwa pengkatagorian Wahabi sebagai
kelompok Khawarij itu kurang tepat, karena Wahabi tidak anti Bany Umaiyah
bahkan terhadap Yazid bin Muawiyahpun membelanya. Dia memberi difinisi kepada
saya bahwa Wahabi adalah gabungan sekte-sekte yang telah menyesatkan ummat
Islam, terdiri dari gabungan khawarij, Bany Umaiyah, Murji'ah, Mujassimah,
Musyabbihah dan Hasyawiyah. Teman itu melanjutkan jika anda bertanya kepada
kaum Wahabi mana yang lebih kamu cintai kekhalifahan Bany Umaiyah atau
Abbasiyah, mereka pasti akan mengatakan lebih mencintai Bany Umaiyah dengan
berbagai macam alasan yang dibuat-buat yang pada intinya meskipun Bany Abbas
tidak suka juga pada kaum alawi tapi masih ada ikatan yang lebih dekat
dibanding Bany Umaiyah dan bany Umaiyah lebih dahsad kebenciannya kepada kaum
alawi, itulah alasannya.
***
Wahai saudaraku yang budiman, waspadalah terhadap gerakan Wahabiyah ini mereka
akan melenyapkan semua mazhab baik Sunny (Ahlussunnah Wal Jama'ah) maupun
Syi'ah, meraka akan senantiasa mengadu domba kedua mazhab besar. Sekali lagi
waspadalah dan waspadalah gerakan ini benar-benar berbahaya dan jika kalian
lengah, kalian akan terjenggang dan terkejut kelak. Gerakan ini dimotori oleh
juru dakwa-juru dakwa yang radikal dan ekstrim, yang menebarkan kebencian dan
permusuhan dimana-mana yang didukung oleh keuangan yang cukup besar.
Kesukaan mereka menuduh golongan Islam yang tak sejalan dengan mereka dengan
tuduhan kafir, syirik dan ahlil bid'ah, itulah ucapan yang didengung-dengungkan
disetiap mimbar dan setiap kesempatan, mereka tak pernah mengakui jasa para
ulama Islam manapun kecuali kelompok mereka sendiri. Di negeri kita ini mereka
menaruh dendam dan kebincian mendalam kepada para Wali Songo yang menyebarkan
dan meng Islam kan penduduk negeri ini.
Mereka mengatakan ajaran para wali itu masih kecampuran kemusyrikan Hindu dan
Budha, padahal para Wali itu jasanya telah meng Islam kan 90 % penduduk negeri
ini. Mampukah wahabi-wahabi itu meng Islam kan yang 10 % sisanya ?
mempertahankan yang 90 % dari terkapan orang kafir saja tak bakal mampu,
apalagi mau menambah 10 % sisanya. Jika bukan karena Rahmat Allah yang
mentakdirkan para Wali Songo untuk berdakwa ke negeri kita ini tentu
orang-orang yang asal bunyi dan menjadi corong bicara kaum wahabi itu masih
berada dalam kepercayaan animisme, penyembah berhala atau masih kafir lainnya
(Naudzu Billah min Dzalik).
Claim Wahabi bahwa mereka penganut As-Salaf, As-Salafushsholeh dan Ahlussunnah
wal Jama'ah serta sangat setia pada keteladanan sahabat dan tabi'in adalah
omong kosong dan suatu bentuk penyerobotan HAK PATEN SUATU MAZHAB. Mereka
bertanggung jawab terhadap hancurnya peninggalan-pininggalan Islam sejak masa
Rasul suci Muhammad s a w, masa para sahabatnya r a dan masa-masa setelah itu.
Meraka menghancurkan semua nilai-nilai peninggalan luhur Islam dan mendatangkan
arkiolog-arkiolog (ahli-ahli purbakala) dari seluruh dunia dengan biaya ratusan
juta dollar untuk menggali peninggalan-peninggalan pra Islam baik yang dari
kaum jahiliyah maupun sebelumnya dengan dalih obyek wisata dsb. Mereka dengan
bangga setelah itu menunjukkan bahwa zaman pra Islam telah menunjukkan kemajuan
yang luar biasa, maka jelaslah penghancuran nilai-nilai luhur peninggalan Islam
tidak dapat diragukan lagi merupakan peleyapan bukti sejarah hingga timbul
suatu keraguan dikemudian hari.
Oleh karena itu janganlah dipercaya kalau mereka mengaku-ngaku sebagai faham
yang hanya berpegang pada Al Qur'an adan As-Sunnah serta keteladanan
Salafushsholeh apalagi mengaku sebagai GOLONGAN YANG SELAMAT DSB, itu semua
omong kosong dan kedok untuk menjual barang dagangan berupa akidah palsu yang
disembunyikan. Sejarah hitam mereka dengan membantai ribuan orang di Makkah dan
Madinah serta daerah lain di wilayah Hijaz (yang sekarang di namakan Saudi,
suatu nama bid'ah karena nama negeri Rasulullah s a w diganti dengan nama satu
keluarga kerajaan yaitu As-Sa'ud). Yang terbantai itu terdiri dari para
ulama-ulama yang sholeh dan alim, anak-anak yang masih balita bahkan dibantai
dihadapan ibunya.
LIHAT GAMBAR DI BAWAH INI.. WAHABI JIPLAK KELAKUAN YAHUDI ISRAEL !!

CIRI-CIRI LAIN WAHABI/SALAFI MENURUT
SABDA RASULULLAH !
DAN ITU SUNNAH LARANGAN DAN HARUS DIWASPADI !!
Oleh Von Edison Alouisci